Monthly Archives: June 2014

Berikut ini diumumkan kepada mahasiswa Semester II, IV, dan VI Jurusan Tadris Matematika (TMT) IAIN Tulungagung bahwa nilai mata kuliah dapat diakses di alamat berikut.

A. Kalkulus I

1. Kalkulus I_A
2. Kalkulus I_B
3. Kalkulus I_C

B. Pengantar Logika

1. Pengantar Logika_D
2. Pengantar Logika_E
3. Pengantar Logika_F
4. Pengantar Logika_G

C. Praktikum Pembelajaran Berbasis IT

1. Prakt. Model Pemb. Berbasis IT

D. Kalkulus Lanjut

1. Kalkulus Lanjut_A
2. Kalkulus Lanjut_B
3. Kalkulus Lanjut_C
4. Kalkulus Lanjut_D
5. Kalkulus Lanjut_E

E. Persamaan Differensial

1. Persamaan Differensial_C
2. Persamaan Differensial_D
3. Persamaan Differensial_E

F. Desain Eksperimen

1. Desain Eksperimen_A
2. Desain Eksperimen_B
3. Desain Eksperimen_C

KETERANGAN PENILAIAN

1. Rumus Nilai Akhir (NA)

  • Bagian E

NA = (40% UTS) + (60% UAS)

  • Bagian A, B, D, dan F

NA = (30% TUGAS) + (30% UTS) + (40% UAS)

2. Konversi Nilai disesuaikan dengan ketentuan IAIN Tulungagung, yaitu:

  • Bagian E dan F

A(80 – 100), B(70 – 79), C(60 – 69), D(50 – 59), dan E(0 – 49)

  • Bagian A, B, C, dan D

A+(96 – 100), A(91 – 96), A-(86 – 91), B+(81 – 86), B(76 – 81), B-(71 – 76), C+(66 – 71), C(61 – 66), D(56 – 61), dan E(0 – 56)

(Artikel dimuat dalam Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, Volume II, Edisi II, Maret 2014, ISSN: 2337-7666. Program Studi Pendidikan Matematika STAIN Palopo)

oleh: Beni Asyhar

I. PENDAHULUAN

Secara umum Matematika merupakan ilmu yang mempelajari pola dari struktur, perubahan, dan ruang; secara informal. Dan dapat pula disebut sebagai ilmu tentang bilangan dan angka. Matematika merupakan alat yang dapat memperjelas dan menyederhanakan suatu keadaan atau situasi melalui abstraksi, idealisasi, atau generalisasi untuk suatu studi ataupun pemecahan masalah (Diknas, 2001:1)

Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari pada saat kita mau mengatur uang belanja bagi ibu rumah tangga, uang saku anak-anak, mengatur uang kiriman bagi anak kost, dan lain-lain; secara tidak langsung itu semua merupakan bagian dari Matematika, yang mana hal itu membutuhkan suatu pemecahan masalah. Oleh karena itu, masalah tersebut dapat dicari solusinya dengan menggunakan ilmu Matematika, walaupun tidak menafikan Matematika bahwa Matematika hanya sebatas ilmu yang dipelajari untuk itu. Padahal jika ditelaah lebih mendalam, sebenarnya Matematika banyak sekali terapannya, yaitu: dalam Fisika, Kimia, Biologi, dan juga dalam bidang ilmu sosial, dan lain-lain.Matematika memiliki bahasa dan aturan yang terdefinisi dengan baik, penalaran yang jelas dan sistematis, dan struktur atau keterkaitan antar konsep yang kuat. Unsur utama pekerjaan matematika adalah penalaran deduktif (penalaran yang bermula dari yang bersifat umum ke khusus) yang bekerja atas dasar asumsi (kebenaran konsistensi). Selain itu, matematika juga bekerja melalui penalaran induktif (penalaran yang bermula dari yang bersifat khusus ke umum) yang didasarkan fakta dan gejala yang muncul untuk sampai pada perkiraan tertentu. Tetapi perkiraan ini, tetap harus dibuktikan secara deduktif, dengan argumen yang konsisten.

Matematika juga merupakan suatu disiplin ilmu yang dibutuhkan dalam bidang-bidang disiplin ilmu lainnya. Perkembangan teknologi yang semakin canggih yang pada akhirnya dapat menghemat tenaga, sumber daya, dan pikiran merupakan hasil pemikiran Matematika. Akan tetapi, dengan adanya hasil pemikiran yang telah diperoleh itu tidak banyak orang yang menyadari bahwa hal itu merupakan hasil jerih payah pemikiran Matematika (Nasoetion, 1980:1).

Continue reading