Archive for May 17, 2018

Pendidikan dan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Hukum dan Jurnalistik

 

IMG-20180517-WA0032

Setelah lama ditunggu kehadiranya, kali ini Center of Fikih Nusantara Fakultas Syari’ah dan ilmu hukum  mendapatkan kesampatan emas untuk mengembangkan nyali intelektualitas, Senin 14 Mei 2018 Fasih kehadiran dua narasmber dari pakar kajian hukum yakni ibu Dhiana Puspitawtati, S.H, LLM, Ph,D dari Universtas Brawijaya Malang. dan pakar kajian fikih Nusantara Bpk Drs, Mun’im DZ, yang saat ini mengemban amanah sebagiai wasekjend PBNU tuk merangsang ghirah akademik mahasiswa, khususnya dalam kajian hukum dan huku m Islam.

IMG-20180517-WA0034

Dalam forum yang bertajuk Pendidikan dan pelatihan  penulisan karya ilmiah hukum dan Jurnalistik, Ibu Dhiana yang merupakan alumnus Program Doctor of Philosophy dari  University of Queensland Austrtalia memberikan penguatan terhadap instrument-instrumen wajib dalam mengkaji hukum yang terdiri dari kekosongan hukum, konflik hukum serta kekeburan hukum, Mahasisiwa harus dapat mengembangkan karya bidang hukum memlaui tiga akar masalah tersebut, selain itu, bangunan karya ilmiah yang ideal tersusun dari abstrak, ragkaiain outline dilnjutkan menulis konten atau isi yang dimaksut oleh penulis. Keteepatan, konsistensi serta goresan isi hati dan fikiran secara koheren (bahasa yang mengalir) juga sangat dibutuhkan untuk membuahkan sebuah karya yang layak baca dan tidak berujung pada titik kejenuhan bagi pembaca. Fikih Ahkam Fokus Studi berpusat pada keputusan para pemimpin dan ulama terkait kasus hukum yang sedang terjadi, sedangkan fikih da’wah fokus kepada pola Islamisasi yang dilakukan secara gradual dalam masyarakat Nusantara, Fikih Siyasah fokus pada proses partisipasi umat Islam dalam kekuasaan Negara.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan budaya lokal yang berasakan pada kaidah al ‘adah muhakkamah. Untuk melengkapi seni kemampuan  menulis mahasiswa, wakil dekan 1 Fakultas Syariah dan Ilmu hukum turut memberikan materi berupa teknik penulisan karya ilmiah.

IMG-20180517-WA0033

Tidak hanya terkungkung dalam wacana hukum, Bapak Mun’im DZ dalam kesempatan ini turut memberikan penguatan intelektual kepada mahasiswa terkait lokus yang tepat dalammengkaji Fikih Nusantara, BudayaNusantara sebagai Lokus dan Fikih berfungsi sebagai perspektifl . ragam kajian fikih di bumu Nusantara dapat dikembangkan dalam berbagai corak, dari segi fikih da’wah, fikih ahkam  hingga fikih siyasah. Pembagian ini sungguh telah mewakili maksut dan tujuan Institusi kita, fikih ahkam dan siyasah jelas merupakan representasi dari kajian pokok fakultas syariah dan ilmu hukum, sedangkan fikih da’wah lebih berorientasi terhadap upaya-upaya transformasi pemikiran yang bersinergi dengan maksud dan tujuan IAIN Tulungagung sebagai kampus da’wah dan peradaban.