SEMUA KARENA CINTA (CATATAN KOPDAR 3 SPK)

Part 2: 

SPK: MEMANTAPKAN JATI DRI

Eni Setyowati

Kopdar 3 Sahabat Pena Kita (SPK) yang dikemas dalam bentuk seminar sebagaimana dengan Kopdar 1 dan 2 telah membuktikan bahwa SPK telah mengepakkan sayapnya menuju sebuah komunitas yang handal. Seiring dengan dilaksanakannya Kopdar 3 SPK di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada tanggal 27 Juli 2019, di situlah SPK telah menjadi sebuah yayasan berakta notaris. Semua itu tak lain adalah perjuangan para suhu-suhu SPK yang dipandegani oleh Pak Dr. Arfan Muamar, M.Pd.I. sebagai ketua SPK. Menjadi anggota dalam komunitas SPK merupakan kebanggaan tersendiri. Banyak ilmu, banyak teman tentunya. Komitmen, tanggung jawab, kebersamaan, keikhlasan telah diajarkan di komunitas ini.....hingga rasa cinta ini tumbuh menjadi keluarga besar SPK.

Anggota SPK dari berbagai penjuru di Indonesia dan Malaysia membuat semakin mantab komunitas ini. Ada mahasiswa, guru, ibu rumah tangga, dosen, doktor, profesor tidak menjadikan penghalang bagi para anggota SPK, justru keberagaman ini yang menjadikan SPK semakin kaya. Satu setengah tahun usia SPK telah menunjukkan karya-karya yang semakin membahana. Seiring dengan perjalanan waktu SPK pun selalu berbenah. Dari Kopdar 1, 2 hingga yang ke-3 ini telah menunjukkan sebuah kemajuan dan kesolidan. Kopdar yang dikemas dengan acara seminar yang menggandeng lembaga-lembaga maupun Perguruan Tinggi telah membuktikan bahwa SPK telah memantapkan jati diri. Sambutan-sambutan yang sangat baik dari pimpinan perguruan tinggi telah membuka jalan bagi SPK untuk mengabdi bagi bangsa.

Sahabat pena kita, rumah singgah bersama...  Mengasah daya cipta, mengabdi untuk bangsa... Mari bergandeng tangan, bergerak beriringan... Singkirkan s'gala rintangan, wujudkan karya idaman... Kepadamulah kami percayakan, estafet literasi negeri ini... Kepadamulah kami amanatkan, estafet literasi negeri ini... Sahabat pena kita, rumah singgah berama.

Kunyanyikan Mars SPK dengan penuh semangat meskipun ada beberapa bait yang tidak hapal. Untungnya di layar ada teksnya....alhamdulillah sangat membantu. Mars Sahabat Pena Kita yang dirilis saat Kopdar SPK 1 di UNISA Yogyakarta, telah menjadikan semangat bagi para anggota. Berangkat dari berbagai penjuru wilayah menuju tempat pelakasanaan Kopdar merupakan perjuangan yang luar biasa. Kopdar 3 SPK kali ini bertemakan "Profesionalisme Penulis: Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas". Acara dimulai dengan seminar dengan dihadiri 100 peserta dan dibuka oleh Wakil Rektor UNNES Prof. Dr. Agus Nuryatin, M.Hum. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota SPK yang mempercayakan agenda seminar ini di UNNES. UNNES sebagai kampus konservasi siap melakukan pelestarian dan perlindungan baik akademik maupun non akademik. Prof. Agus Nuryatin merupakan sastrawan yang menyukai puisi.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua SPK Dr. Arfan Mu'amar, M.Pd.I. Di hadapan para peserta Kopdar Pak Arfan menyampaikan tentang apa itu SPK. SPK yang didirikan tahun 2018 telah mengalami beberapa perubahan anggota hingga kini dari 77 anggota menjadi 47 anggota, sebanyak 30 anggota terpaksa harus dikeluarkan. Sebagaimana yang disampaikan pak ketua, menjadi anggota SPK harus mempunyai komitmen yang tinggi, namun tidak perlu takut karena persaudaraan yang begitu kental akan membangkitkan komitmen itu. Menjadi anggota SPK mempunyai kewajiban menulis setoran wajib setiap bulan, selain itu menulis setoran sunnah minimal sekali dalam sebulan sesuai dengan kesepakatan tanggal yang diajukan oleh masing-masing anggota. Jika dalam tiga kali anggota tidak menyetor tulisan wajib, maka ketua berhak untuk mengeluarkan anggota tersebut dari grup SPK.... dan 30 itulah yang merupakan yang tidak setor tulisan wajib sebanyak tiga kali. Apakah SPK kejam? Tentu tidak.... Rumah yang kokoh harus dibangun dengan pondasi yang kuat, begitu juga dengan SPK.

Acara dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia Pak Agung Kuswantoro. Berkat beliau, acara seminar dan Kopdar ini berjalan dengan sangat sempurna. Kopdar 3 SPK di UNNES sekaligus launching buku kedua karya SPK "Literasi di Era Disrupsi". Buku dengan tema yang lagi hits ini secara sah di launching oleh Dr. M. Taufiqi. Acara pembukaan seminarpun ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Masruri dan pemberian buku kepada wakil rektor 4 UNNES Prof. Agus Nuryatin.

Istirahat sejenak, nampak para peserta seminar masih antusias mengikuti acara inti yaitu Seminar Profesionalisme penulis dengan empat narasumber handal, Dr. Ngainun Naim, Prof. M. Chirzin, Kandidat Doktor M. Khoiri, dan penulis cerita mas Haidar Musyafa, dengan moderator hebat mas Syahrul dan mas Syaiful Rahman. Tentunya banyak ilmu yang disampaikan oleh para narasumber tentang literasi, ada pak Ngainun dengan "menggugah dan merawat spirit literasi", Prof. Chirzin dengan "meningkatkan kualitas tulisan dengan membaca", Pak Emcho dengan "mengasah dan meningkatkan kreativitas menulis" dan mas Haidar Musyafa dengan "meningkatkan produktivitas menulis". Duduk di urutan kedua membuatku merasa nyaman dan sesekali ikut menjadi backdrop jika para suhu yang berada di deretan depanku berfoto.....lumayanlah numpang wajah hehehe.

Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 17.00 WIB lebih, acara masih berlangsung, hingga akhirnya mendekati Maghrib acarapun selesai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>