MEMULAI DENGAN JARIYAH BUKU

Oleh:
Eni Setyowati

 jariyah buku 1

Jangankan disuruh menulis, disuruh membaca saja susahnya minta ampun. Ya...itulah kondisi saat ini di sekitar kita. Bahkan di kalangan akademisi yang berkewajiban untuk banyak membacapun, masih kesulitan untuk membudayakan membaca dan menulis, bagaimana dengan masyarakat biasa? Padahal dengan membaca kita akan menyibak sesuatu yang tersembunyi dan menyingkap tabir kebodohan. Ilmu adalah cahaya bagi hati nurani, kehidupan dan obat bagi kita yang sedang dahaga.

Apalagi jika cara kita mengajak mereka untuk membaca dan menulis kurang menarik dan kurang tepat, pasti mereka akan menyinyir kita dengan perkataan "untuk apa membaca dan menulis", toh kita bisa langsung tanya ke "mbah google". Namun demikian, saya kira kita tidak boleh patah semangat. Jangan sampai kita yang mengajak, malah kita yang ikut ikutan mereka.

Hal ini sering saya alami. Memang sangat sulit untuk membudayakan membaca apalagi disuruh untuk membeli buku....mereka akan mengatakan, "mending untuk membeli pulsa hehehe". Beberapa hal yang sering saya lakukan untuk mengajak membaca, baik itu di kalangan akedimisi maupun di kalangan masyarakat biasa adalah dengan jariyah buku (memberikan buku secara gratis) baik itu buku karya individu maupun buku keroyokan. Kesan awal yang saya lihat mereka sangat senang, tetapi tidak tahu untuk selanjutnya mereka akan membacanya atau tidak, tetapi saya kembalikan ke niat awal saya untuk mengajak mereka senang membaca. Selain menjariyahkan buku, biasanya saya juga memberi motivasi kepada mereka.

Beberapa kali yang selalu saya lakukan dalam jariyah buku adalah pada saat penutupan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa di sekolah-sekolah. Kebetulan sudah beberapa kali saya menjadi dosen pembimbing lapang mahasiswa PPL. Di akhir pelaksanaan biasanya saya memberikan kenang-kenangan beberapa buku. Selain itu juga pada saat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa, seringkali saya juga menjariyahkan buku untuk perpustakaan desa. Di kesempatan lain misalnya pada saat saya mengikuti pelatihan maupun mengikuti pengajian ibu-ibu saya juga menyempatkan untuk menjariyahkan buku kepada ibu-ibu, juga pada saat acara dharma wanita.

 jariyah buku 2

 jariyah buku 3

Beberapa kegiatan seperti itu menurut saya cukup bagus untuk memotivasi dan mengajak masyarakat untuk membudayakan membaca. Meskipun kita juga tidak bisa menyangkal bahwa sebagian dari mereka akan meremehkan, namun saya selalu kembali dari niat awal, niat yang baik InshaAllah akan mendapatkan hasil yang baik juga...Aamiin.

Saya percaya jika kita melakukan segala sesuatunya dengan hati yang tulus dan niat yang baik, hasil akan kembali kepada kita dan energi positif akan mempengaruhi kepada yang kita ajak untuk baik. Firman Allah dalam Q.S. Al Adalah ayat 7 - 8 menyebutkan, "Barang siapa berbuat kebaikan sekecil apapun perbuatan baik itu, dia akan menyaksikan hasilnya. Begitu pula yang melakukan perbuatan buruk itu, dia akan menyaksikan hasilnya." Semoga segala niat baik kita akan memberikan dampak yang baik juga....Aamiin YRA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>