Archive for fatoni

BAB IV

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Proses pembelajaran adalah suatu proses komunikasi yang melibatkan banyak unsur didalamnya. Dengan kata lain, tanpa adanya unsur-unsur tersebut suatu proses pembelajaran tidak akan berjalan. Adapun unsur minimal yang harus ada dalam pembelajaran antara lain adalah komunikator, komunikan, pesan dan media. Keempat unsur tersebut saling berkaitan satu sama lain. Dengan kata lain, jika salah satu unsur tidak terpenuhi maka proses pembelajaran tidak akan terlaksana.
Dalam makalah ini, pemakalah mencoba menjelaskan sedikit dari unsur-unsur dalam pembelajaran, khusunya pembelajaran maharotul kalam. Yaitu meliputi: pengertian unsur, unsur pembelajaran, dan unsur-unsur yang ada di dalam pembelajaran maharotul kalam.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah pengertian unsur?
2. Apakah pengertian unsur pembelajaran?
3. Apa saja unsur dalam pembelajaran maharotul kalam?

C. TUJUAN PEMBAHASAN
1. Mengetahui pengertian unsur
2. Mengetahui pengertian unsur pembelajaran
3. Mengetahui unsur-unsur yang ada di dalam pembelajaran maharotul kalam.


BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Unsur Pembelajaran
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “unsur” berarti bagian terkecil dari suatu benda. Sedangkan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Sehingga dapat dikatakan bahwa unsur pembelajaran adalah sesuatu atau bagian-bagian penyusun proses pembelajaran yang menjadikan proses pembelajaran dapat terlaksana.

Unsur-unsur dalam pembelajaran maharotul kalam
Proses pembelajaran adalah kegiatan komunikasi yang melibatkan banyak unsur. Dan dalam pembelajaran terdapat unsur-unsur yang harus dipenuhi sebagai syarat tercapainya kegiatan pembelajaran tersebut. Unsur-unsur minimal dalam pembelajaran maharatul kalam pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan unsur-unsur pembelajaran yang lainnya, yaitu adanya seorang siswa atau peserta didik, suatu tujuan dan suatu prosedur kerja untuk mencapai tujuan. Lebih jauhnya, Ahmad salim dalam mudzakkarat al-daurat al-tarbawiyyah (1987:1) menjelaskan bahwa proses pembelajaran adalah kegiatan komunikasi yang melibatkan 4 unsur, yaitu komunikator, komunikan, pesan dan media. Komunikator adalah unsur pemberi pesan, yang dalam hal ini adalah para guru, komunikan adalah unsur yang diberi pesan, yang dalam hal ini adalah para pelajar, pesan adalah bahan yang diberikan, dan media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu.

1. Unsur pembelajaran pada diri guru (komunikator)
a. Motivasi membelajarkan siswa
Guru harus memiliki motivasi untuk membelajarkan siswa.motivasi itu sebaiknya timbul dari kesadaran yang tinggi untuk mendidik peserta didik menjadi warga Negara yang baik.jadi, guru memiliki hasrat untuk menyiapkan siswamenjadi pribadi yang memiliki pengetahuan dan kemanpuan tertentu, dalam hal ini kemampuan maharotul kalam. Namun, diakui bahwa motivasi membelajarkan itu sering timbul karena insentif yang diberikan, sehingga guru melaksanakan tugasnya sebaik mungkin kedua jenis motivasi itu diperlukan untuk membelajarkan siswa.
b. Kondisi guru siap membelajarkan siswa
Guru perlu memiliki kemampuan dalam proses pembelajaran, disamping kemampuan kepribadian dan kemampuan kemasyarakatan.kemampuan dalam proses pembelajaran sering disebut kemampuan professional. Guru perlu berupaya meningkatkan kemampuan-kemampuan tersebut agar senantiasa berada dalam kondisi siap untuk membelajarkan siswa.
c. Pribadi guru
Pribadi guru sendiri pada dasarnya merupakan sumber tak tertulis yang sangat penting serta sangat kaya dan luas yang perlu dimanfaatkan secara maksimal. Itu sebabnya, guru-guru senantiasa diminta agar terus belajar untuk memperkaya dan memperluas serta mendalami ilmu pengetahuan, sehingga pada waktunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan belajar dan berdaya guna bagi kepentingan proses belajar siswa. Sehingga, bagi pengajar mata ajaran maharotul kalam dituntut untuk memperluas dan mendalami ilmu maharotul kalam itu sendiri.

2. Unsur pembelajaran pada komunikan
a) motivasi belajar
motivasi belajar menuntut sikap tanggap dari pihak guru serta kemampuan untuk mendorong motivasi dengan berbagai upaya pembelajaran.
Prinsip yang dapat digunakan oleh guru dalam rangka memotivasi siswa agar ia dapat belajar, ialah:
1) Prinsip kebermaknaan: siswa termotivasi untuk mempelajari hal-hal yang bermakna baginya.
2) Prasyarat: siswa lebih suka mempelari sesuatu yang baru jika dia memiliki pengalaman prasyarat (prerekuisit).
3) Model: siswa lebih suka memperoleh tingkah lakubaru bila disajikan dengan suatu model perilaku yang dapat diamati dan ditiru.
4) Komunikasi terbuka: siswa lebih suka belajar bila penyajianditata agar supaya pesan-guru terbuka terhadap pendapat siswa.
5) Daya tarik: siswa lebih suka belajar bila perhatiannya tertarik oleh penyajianyang menyenangkan/menarik.
6) Aktif dalam latihan: siswa lebih senang belajar bila dia dapat berperan aktif dalam latihan/praktik dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran maharotul kalam.

3. Sumber dan alat yang digunakan sebagai bahan belajar (media)
- Buku pelajaran yang sengaja disiapkan dan berkenaan dengan mata ajaran tertentu. Sehingga dalam pembelajaran maharotul kalam bahan-bahan pembelajaran baik berupa sumber pokok atau sumber pelengkap harus disiapkan.pembelian buku-buku sumber telah disiapkan dalam pedoman kurikulum dan berdasarkan pilihan guru berdasarkan pertimbangan tertentu.
- Pengadaan alat bantu belajar
Namun perlu diperhatikan dengan alat bantu, karena tidak semua alat bantu bisa membantu siswa dalam pembelajaran, tetapi malah sebaliknya. Bisa jadi, siswa justru susah memahami pelajaran yang diajarkan oleh Guru karena kesalahan pemakaian media atau alat bantu.
Adapun alat bantu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran maharatul kalam misalnya adalah:
- Papan tulis : untuk menulis kata-kata yang sulit diucapkan yang dimana guru menulis kata tersebut serta menjelaskannya sedangkan murid mengikuti apa yang dikatakan oleh guru.
- OHP (overhead projector) : dengan menggunakan projector guru bisa memberikan kosa kata baru yang akan diberikan kepada murid tanpa harus menulis dipapan tulis.
- Radio/audio : dengan menggunakan alat bantu audio para murid bisa mendengarkan sebuah percakapan. Kemudian para murid akan menirukan percakapan tersebut.

4. Unsur-unsur lain
- sumber masyarakat juga merupakan sumber yang paling kaya bagi bahan belajar siswa. Hal-hal yang tidak tertulis dalam buku dan belum terkuasai oleh guru, ternyata ada dalam masyarakat berupa objek, kejadian dan peninggalan sejarah. Hal-hal tersebut dapat digunakan sebagai bahan belajar. Untuk itu, guru perlu menyiapkan program pembelajaran dalam upaya memanfaatkan masyarakat sebagai sumber bahan belajar bagi siswanya.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Unsur pembelajaran adalah sesuatu atau bagian-bagian yang harus ada dalam proses pembelajaran. Tanpa adanya unsur pembelajaran, maka proses pembelajaran tidak akan terlaksana. Demikian juga dengan unsur dalam pembelajaran maharotul kalam, berarti adalah segala sesuatu yang menjadikan suatu proses pembelajaran maharotul kalam dapat terlaksana. Adapun unsur-unsur pembelajaran tersebut meliputi: komunikator, komunikan, pesan dan media. Dimana ke-empat unsur tersebut saling berkaitan demi tercapainya proses pembelajaran, dalam hal ini pembelajaran maharotul kalam.