Zakat: Ibadah Sosial dan Religius

Sikap yang mereka lakukan tidak lain adalah merupakan sikap kehati-hatian (ihtiyath) masyarakat awam yang memegang teguh prinsip-prinsip ajaran Islam. Mereka takut kalau-kalau hasil panen mereka wajib dizakati tetapi mereka tidak mengeluarkan zakatnya, sehingga lebih baik mereka mengeluarkan zakat meskipun belum terkena kewajiban. Kalaupun kemudian bukan merupakan zakat, maka mereka tidak mengalami kerugian, karena apa yang telah mereka keluarkan dan berikan kepada orang lain merupakan bentuk ibadah sosial-religius yang tentu Allah sudah memperhitungkan kebaikan atau pahalanya. Baik kebaikan dalam hubungannya dengan sesama manusia maupun kebaikan yang berhubungan dengan Tuhan. Termasuk dalam hal ini adalah zakat fitrah yang dibayarkan atau dikeluarkan khusus pada bulan Ramadhan sebelum shalat ‘Idul Fitri dilaksanakan.

Apabila keadaan yang terjadi adalah keadaan sebagaimana di atas, berarti seseorang telah melakukan dan menjaga keseimbangan serta keserasian antara dua dimensi, yaitu menjaga keserasian dimensi sosial dan dimensi religius secara bersamaan. Mereka telah menjaga keseimbangan kesalehan religius dengan kesalehan sosial. Suatu langkah dan sikap yang sangat dirasa berat oleh kebanyakan umat Islam. Karena seringkali yang terjadi adalah salah satu diantara dua dimensi, kalau tidak dimensi sosial atau dimensi religius yang diunggulkan, atau mungkin setengah-setengah. Selain itu juga karena saleh dalam dimensi sosial saja akan menyebabkan seseorang jauh dari Tuhan, dan sebaliknya, jika seseorang saleh dalam dimensi religius saja maka dia akan dikucilkan oleh masyarakat. Jadi menjaga keserasian dan keseimbangan dimensi sosial dan religius (hubungan vertikal dan horisontal) adalah merupakan sikap atau perilaku yang sangat penting, dan ini tidak mudah. Wa Allahu A’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>