Silabus FK

SILABUS

Jurusan/Prodi              : Tarbiyah/PAI

Kode Mata Kuliah      :

Nama Mata Kuliah      : Fiqh Kontemporer

Bobot                          : 2 SKS

Semester                      : 4

Mata Kuliah Prasyarat            :

Standar Kompetensi   : Mampu memahami, mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis dan mengkritisi berbagai persoalan fiqh kontemporer

 

Kompetensi Dasar

Indikator

Pengalaman Belajar

Materi Pokok

Waktu

Alat/Bahan/Sumber Belajar

Penilaian

1

2

3

4

5

6

7

  1. Memahami dan menjelaskan persoalan yang berkaitan dengan pornografi dan pornoaksi
  2. Menjelaskan dan menganalisis berbagai pendapat para pakar, ulama tentang pornografi dan pornoaksi.

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian pornografi dan pornoaksi
  2. Menjelaskan pornografi dan pornoaksi dalam pandangan beberapa peneliti
  3. Menjelaskan kontroversi seputar pornografi
  4. Membreak down akar permasalahan pornografi dan pornoaksi
  5. Menjelaskan pornografi-pornoaksi dan nilai-nilai sosial
  6. Menjelaskan pandangan Islam tentang pornografi dan pornoaksi
  7. Mengikuti kuliah
  8. Menelaah buku-buku yang terkait dengan pornografi dan pornoaksi dalam perspektif Islam
  9. Membuat resume buku
  10. Membuat makalah
  11. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  12. Membuat rangkuman kuliah

Pornografi dan pornoaksi dalam Perspektif Islam

100 menit

  1. Khaled M. Abou El Fadl, Melawan Tentara Tuhan: Antara yang Berwenang dan yang Sewenang-wenang, terj. Kurniawan Abdullah, (Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2003)
  2. Majelis Ulama Indonesia Pusat, Keputusan Fatwa Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, nomor 287 Tahun 2001 tentang Pornografi dan Pornoaksi, 22 Agustus 2001
  3. Abdul Munir Mulkhan, Masalah-masalah Teologi dan Fiqh Dalam Tarjih Muhammadiyah, (Yogyakarta: Roykhan, 2005)
  4. Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), penj. M. Djamaluddin Miri, (Surabaya: LTN NU Jawa Timur bekerjasama dengan Diantama, 2004)

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Memahami dan menjelaskan persoalan yang berkaitan dengan perkawinan beda agama di Indonesia
  2. Menjelaskan dan menganalisis berbagai pendapat para ulama tentang perkawinan beda agama

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian perkawinan beda agama
  2. Menjelaskan pengaturan perkawinan beda agama dalam perundang-undangan perkawinan di Indonesia
  3. Menjelaskan beberapa pandangan atas perkawinan beda agama di Indonesia
  4. Menjelaskan perkawinan antara muslim dengan non muslim dalam wacana agama
    1. Mengikuti kuliah
    2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan perkawinan beda agama di Indonesia
    3. Membuat resume buku
    4. Membuat makalah
    5. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
    6. Membuat rangkuman kuliah

Perkawinan Beda Agama di Indonesia

 

  1. M. Atho Mudzhar, Fatwa-Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sebuah Studi tentang Pemikiran Hukum Islam di Indonesia 1975-1988, (Jakarta: INIS, 1993
  2. M. Idris Ramulyo, Hukum Perkawinan, Hukum Kewarisan, Hukum Acara Peradilan Agama, Dan Zakat Menurut Hukum Islam, (Jakarta: Sinar Grafika, 2000)
  3. Marzuki Wahid dan Rumadi, Fiqh Madzhab Negara Kritik Atas Politik Hukum Islam di Indonesia, (Yogyakarta: LKiS, 2001)
  4. Wahbah az-Zuhaili, al-Fiqhu al-Islami wa Adillatuh, IX, (Beirut: Dar al-Fikr, 1997)
  5. e.   Masjfuk Zuhdi, Masail Fiqhiyah: Kapita Selekta Hukum Islam, (Jakarta: Haji Masagung, 1994)
  6. M. Hasbi ash-Shiddieqy, Hukum-Hukum Fiqih Islam, (Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1991)

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan monogami, poligami, dan perceraian
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang monogami, poligami, dan perceraian

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian monogami, poligami dan perceraian
  2. Menyebutkan dan menjelaskan dasar atau dalil syara’ atas monogami, poligami dan perceraian,
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang monogami, poligami, dan perceraian
  4. Mengkritisi dasar landasan para ulama tentang monogami, poligami, dan perceraian

  1. Mengkuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan monogami, poligami dan perceraian
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  5. Dialog/diskusi antara mahasiswa dengan dosen
  6. Membuat cacatan kritis dan rangkuman

Monogami, Poligami dan Perceraian

100 menit

  1. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  2. Khoiruddin Nasutin, Riba dan Poligami (Sebuah Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh), Yogyakarta: Pustaka Pelajar-ACAdeMIA, 1996.
  3. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  4. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  5. Abu Yasid, Fiqh Realitas: Respon Ma’had Aly terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
  6. Ridwan, Membongkar Fiqh Negara: Wacana Keadilan Gender dalam Hukum Keluarga Islam, Yogyakarta: PSG iain Purwokerto & Unggun Religi, 2005.

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan abortus dan menstrual regulation
  2. Menjelaskan hukum, macam/metode abortus dan menstrual regulation
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang abortus dan menstrual regulation

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian abortus dan menstrual regulation
  2. Menjelaskan hukum abortus dan menstrual regulation menurut hukum di Indonesia
  3. Menjelaskan hukum abortus dan menstrual regulation menurut hukum Islam
  4. Menjelaskan macam dan metode abortus dan menstrual regulation
  5. Menjelaskan pendapat para ulama tentang abortus dan menstrual regulation
  6. Mengkritisi dalil-dalil yang digunakan oleh para ulama dalam hal abortus dan menstrual regulation

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan abortus dan menstrual regulation
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  5. Membuat catatan kritis dan rangkuman kuliah

Abortus dan menstrual regulation

100 menit

  1. Masjfuk Zuhdi, Islam dan Keluarga Berencana di Indonesia, Surabaya: Al-Ikhlas, 1986.
  2. Moelyanto, KUHP, Jakarta: Bina Aksara, 1985.
  3. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006
  4. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002.
  5. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  6. Masjfuk Zuhdi, Masail Fiqhiyah: Kapita Selekta Hukum Islam, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  7. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.
  8. Muhammad Manshur, Fikih Orang Sakit, terj. Iman Sulaiman & Nabiel Fuad Almusawa, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan homosek-sual, lesbian dan onani/masturbasi
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang homoseksual, lesbian dan onani/masturbasi

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian homoseksual, lesbian dan onani/masturbasi
  2. Menjelaskan dasar-dasar/dalil syara’
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang homoseksual, lesbian dan onani/masturbasi
  4. Mengkritisi dasar argumentasi pendapat para ulama tentang homoseksual, lesbian, dan onani/masturbasi
  5. Mengikuti kuliah
  6. Menelaah buku-buku yang terkait dengan homoseksual, lesbian, dan onani/masturbasi
  7. Membuat makalah
  8. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  9. Membuat catatan kritis dan rangkuman kuliah

Homoseksual, lesbian dan onani/ masturbasi

100 menit

  1. Sayid Sabiq, Fiqh Sunnah.
  2. Ali Ahmad al-Jurjawi, Hikmah al-Tasyri’ wa Falsafatuh, Kairo: 1931.
  3. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  4. Moelyanto, KUHP, Jakarta: Bina Aksara, 1985.
  5. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  6. KH. A. Mustofa Bisri, Fikih Keseharian Gus Mus, Surabaya: Khalista, 2005.
  7. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.
  8. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)
  2. Menjelaskan hal-hal yang terkait dengan bayi tabung
  3. Menjelaskan inseminasi buatan baik pada hewan maupun manusia
  4. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)
  5. Mengkritisi dasar argumentasi pendapat para ulama tentang bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)

 

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan bayi tabung dan inseminasi buatan
  3. Membuat resume buku
  4. Membuat makalah
  5. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  6. Membuat catatan kritis dan rangkuman kuliah

Bayi tabung dan inseminasi buatan (hewan dan manusia)

100 menit

  1. Mahmud Syaltut, al-Fatwa.
  2. Abdul Wahab Khallaf, Ilmu Ushul al-Fiqh, Jakarta: al-Majelis al-A’la al-Indonesia li al-Islamiyah, 1972.
  3. M. Ali, The Religion of Islam, Pakistan: Ahmadiyah Anjuman Isha’at Islam, 1950.
  4. Rayid Ridha, Tafsir al-Manar, Mesir: Dar al-Manar, 1367 H.
  5. Al-Shan’ani, Subul al-Salam
  6. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  7. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  8. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.
  9. Muhammad Manshur, Fikih Orang Sakit, terj. Iman Sulaiman & Nabiel Fuad Almusawa, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.
  10. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  11. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  12. Dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan pengertian pencangkokan organ tubuh
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang pencangkokan organ tubuh

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian pencangkokan organ tubuh
  2. Menjelaskan pencangkokan organ tubuh menurut hukum Islam
  3. Menjelaskan dalil-dalil syara’
  4. Menjelaskan tipe donor organ tubuh
  5. Menjelaskan pendapat para ulama tentang pencangkokan organ tubuh
  6. Mengkritisi dasar pendapat para ulama tentag pencangkokan organ tubuh
  7. Mengikuti kuliah
  8. Menelaah buku-buku yang terkait dengan pencangkokan organ tubuh
  9. Membuat makalah
  10. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  11. Membuat rangkuman kuliah

Pencangkokan organ tubuh

100 menit

  1. Mahmud Syaltut, Al-Fatwa
  2. Sayid Sabiq, Fiqh Sunnah, jilid III.
  3. Al-Suyuthi, al-Jami’ al-Shaghir, Kairo: Musthafa al-Babi al-Halabi wa Auladuh, 1954.
  4. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006
  5. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002.
  6. Masjfuk Zuhdi, Masail Fiqhiyah: Kapita Selekta Hukum Islam, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  7. Abu Yasid, Fiqh Realitas: Respon Ma’had Aly terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
  8. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.

 

  1. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  2. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan operasi pergantian dan penyempur-naan kelamin
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang operasi pergantian dan penyempur-naan kelamin

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin
  2. Menjelaskan operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin menurut hukum Islam
  3. Menjelaskan dalil-dalil syara’ tentang operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin
  4. Menjelaskan pendapat para ulama tentang operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin
  5. Mengkritisi dasar argumentasi para ulama tentang operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  5. Membuat catatan kritis dan rangkuman kuliah

Operasi pergantian dan penyempurnaan kelamin

100 menit

  1. Al-Suyuthi, al-Jami’ al-Shaghir, Kairo: Musthafa al-Babi al-Halabi wa Auladuh, 1954.
  2. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  3. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002.
  4. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  5. Masjfuk Zuhdi, Masail Fiqhiyah: Kapita Selekta Hukum Islam, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  6. KH. A. Mustofa Bisri, Fikih Keseharian Gus Mus, Surabaya: Khalista, 2005.
  7. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.
  8. Muhammad Manshur, Fikih Orang Sakit, terj. Iman Sulaiman & Nabiel Fuad Almusawa, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.
  9. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan bunuh diri dan euthanasia
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bunuh diri dan euthanasia

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertain bunuh diri dan euthanasia
  2. Menjelaskan dalil-dalil syara’ atas bunuh diri dan euthanasia
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bunuh diri dan euthanasia
  4. Menganalisis dan mengkritisi pendapat para ulama tentang bunuh diri dan euthanasia

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan bunuh diri dan euthanasia
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
  5. Membuat rangkuman kuliah

Bunuh diri dan euthanasia

100 menit

  1. Yusuf Qardhawi, Fatwa-fatwa Kontemporer, jilid 2
  2. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  3. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  4. KH. A. Mustofa Bisri, Fikih Keseharian Gus Mus, Surabaya: Khalista, 2005.
  5. Abu Yasid, Fiqh Realitas: Respon Ma’had Aly terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
  6. Muhammad Manshur, Fikih Orang Sakit, terj. Iman Sulaiman & Nabiel Fuad Almusawa, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2003.
  7. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Memahami dan menjelaskan persoalan yang berkaitan dengan zakat dan pajak
  2. Menjelaskan dan menganalisis berbagai pendapat para ulama tentang zakat dan pajak.

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian zakat secara umum
  2. Menjelaskan pengertian pajak
  3. Menjelaskan persamaan zakat dan pajak
  4. Menjelaskan perbedaan zakat dan pajak
  5. Menjelaskan & mengenalisis pendapat para ulama tentang zakat dan pajak

1. Mengikuti kuliah

2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan zakat dan pajak

3. Membuat resume buku

4. Membuat makalah

5. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas

6. Membuat rangkuman kuliah

Zakat dan Pajak

100 menit

  1. Mahmud Syaltut, Al-Fatwa, Kairo: Dar al-Qalam, t,t.
  2. Abu Zahrah, Zakat dalam Perspektif Sosial, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1995.
  3. Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Jakarta: Litera Antar Nusa, 1993.
  4. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  5. M. Ali Hasan, Zakat, Pajak, Asuransi Lembaga Keuangan, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2000.
  6. Masdar F. Mas’udi, Agama Keadilan Risalah Zakat (Pajak) dalam Islam, Jakarta: PT. Pustaka Firdaus, 1991.
  7. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  8. Mahjuddin, Masailul Fiqhiyah Berbagai Kasus yang Dihadapi Hukum Islam Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 2003.
  9. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  10. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  11. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan pengertian asuransi dan macam-macamnya
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang asuransi

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian asuransi secara bahasa dan istilah
  2. Menyebutkan dan menjelaskan macam-macam asuransi
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang asuransi.
    1. Menganalisis dasar/argumentasi para ulama tentang asuransi
    2. Mengikuti kuliah
    3. Menelaah buku-buku yang terkait dengan asuransi
    4. Membuat resume buku
    5. Membuat makalah
    6. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
    7. Membuat rangkuman kuliah

Asuransi

100 menit

  1. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  2. M. Ali Hasan, Zakat, Pajak, Asuransi Lembaga Keuangan, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2000.
  3. Yusuf Qardhawi, Al-Halal wa al-Haram, Beirut: Maktabah al-Islam, t.t.
  4. M. Abdul Manan, Teori dan Praktek Ekonomi Islam, Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1993.
  5. A. Abbas Salim, Dasar-dasar Asuransi, Jakarta: Rajawali Pers, 1989.
  6. Abdul Munir Mulkhan, Masalah-masalah Teologi dan Fiqh Dalam Tarjih Muhammadiyah, Yogyakarta: Roykhan, 2005.
  7. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002.
  8. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  9. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  10. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  11. Dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan pengertian dan macam-macam bank, riba, rente dan fee
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bank, rente dan fee

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian bank dan rente
  2. Menjelaskan pengertian bank dan fee
  3. Menjelakan macan-macam bank dan riba
  4. Menjelaskan pendapat para ulama tentang bank, rente dan fee
    1. Mengikuti kuliah
    2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan bank dan rente, bank dan fee
    3. Membuat resume buku
    4. Membuat makalah
    5. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
      1. Membuat rangkuman kuliah

Bank, rente, dan Fee

100 menit

  1. al-Maraghy, Tafsir al-Maraghy.
  2. M. Ali al-Shabuni, Tafsir Ayat al-Ahkam, Damaskus: Maktabah al-Ghazali, t.t.
  3. Yusuf Qardhawi, al-Halal wa al Haram, Beirut: Maktabah al-Islamiy.
  4. Yusuf Qardhawi, Fatwa-fatwa Kontemporer, Jakarta: Gema Insani Pers, 1995.
  5. Mahmud Syaltut, al-Fatwa.
  6. Khoiruddin Nasutin, Riba dan Poligami (Sebuah Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh), Yogyakarta: Pustaka Pelajar-ACAdeMIA, 1996.
  7. Abdul Munir Mulkhan, Masalah-masalah Teologi dan Fiqh Dalam Tarjih Muhammadiyah, Yogyakarta: Roykhan, 2005.
  8. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002.
  9. M. Masyhur Amin & Ismail S. Ahmad (ed.), Dialog Pemikiran, Islam dan Realitas Empirik, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1993.
  10. Muhammad Tanthowi, dkk., Problematika Pemikiran Muslim: Sebuah Analisis Syar’iyah, terj. Wahib Wahab, Yogyakarta: Adi Wacana, 1997.
  11. KH. A. Mustofa Bisri, Fikih Keseharian Gus Mus, Surabaya: Khalista, 2005.
  12. Tim Pembukuan Purnasiswa MHM, Fleksibilitas Fiqh: Antara Realita dan Wacana, Surabaya: Khalista, 2006.
  13. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  14. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  15. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan pengertian dan macam-macam undian dan lotere
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang undian dan lotere

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertain undian dan lotere secara etimologi dan terminologi.
  2. Menjelaskan macam-macam undian dan lotere
  3. Menjelaskan pendapat para ulama tentang undian dan lotere
  4. Menganalisis dan mengkritisi dasar/argumentasi pendapat para ulama tentang undian dan lotere
  5. Menjelaskan dampak negatif dari undian dan lotere

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan undian dan lotere
  3. Membuat resume buku
  4. Membuat makalah
  5. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
    1. Membuat rangkuman kuliah

Undian dan lotere

100 menit

  1. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  2. A. Hasan, Soal Jawab Tentang Berbagai Masalah Agama, Bandung: CV. Diponegoro, 1994.
  3. Abdul Munir Mulkhan, Masalah-masalah Teologi dan Fiqh Dalam Tarjih Muhammadiyah, Yogyakarta: Roykhan, 2005.
  4. M.B. Hooker, Islam Mazhab Indonesia: Fatwa-fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, Jakarta: Teraju, 2002
  5. Tim Pembukuan Purnasiswa MHM, Fleksibilitas Fiqh: Antara Realita dan Wacana, Surabaya: Khalista, 2006.
  6. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.

 

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan pengertian pasar uang dan bursa valuta asing/saham
  2. Menjelaskan berbagai pendapat para ulama tentang bursa valuta asing/saham

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

1        Menjelaskan pengertian pasar uang dan bursa valuta asing/saham

2        Menjelaskan pasar uang dan bursa valuta asing/saham

3        Menjelaskan pendapat para ulama tentang pasar uang dan bursa valuta asing/saham

4        Mengkritisi dasar/argumetasi pendapat para ulama tentang pasar uang dan bursa valuta asing/saham

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan pasar uang dan bursa valuta asing/saham
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
    1. Membuat rangkuman kuliah

Pasar uang dan bursa valuta asing/saham

100 menit

  1. Yusuf Qardhawi, Al-Halal wa al-Haram.
  2. Yusuf Qardhawi: Fatwa-fatwa Kontemporer, jilid 2.
  3. Masjfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyah, Jakarta: Haji Masagung, 1994.
  4. M. Ali Hasan, Zakat, Pajak, Asuransi Lembaga Keuangan, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2000.
  5. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  6. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  7. dst.

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

 

1

2

3

4

5

6

7

  1. Menjelaskan penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit
  2. Menjelaskan pendapat para ulama tentang penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit

Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan:

  1. Menjelaskan pengertian dan macam-macam jual beli
  2. Menjelaskan hal-hal yang terkait dengan penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit
    1. Menjelaskan pendapat para ulama tentang penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit
    2. Mengkritisi dasar pendapat para ulama tentang penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit

 

  1. Mengikuti kuliah
  2. Menelaah buku-buku yang terkait dengan penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit
  3. Membuat makalah
  4. Menyajikan makalah dalam diskusi kelas
    1. Membuat rangkuman kuliah

Penjualan barang di atas harga sebenarnya karena kredit

100 menit

  1. Sayid Sabiq, Fiqh Sunnah, jilid XII.
  2. M. Yusuf Qardhawi, Al-Halal wa al-Haram fi Islam, Beirut: al-Maktab al-Islami, 1978.
  3. M. Ali Hasan, Zakat, Pajak, Asuransi Lembaga Keuangan, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2000.
  4. Qureshi, Iqbal, Anwar, Islam dan Teori Pembungaan Uang, Jakarta: PT. Tinta Mas, 1971.
  5. Imam Ghazali Said & A. Ma’ruf Asrori (peny.), Ahkamul Fuqaha’: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M), terj. M. Djamaluddin Miri, Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama, 2004.
  6. Kutbuddin Aibak, Kajian Fiqh Kontemporer, Surabaya: eLKAF, 2006.
  7. dst

1. Kehadiran

2. Keaktifan kelas

3. Tugas

4. UTS

5. UAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>