Badan Usaha Milik Desa Amanah Desa Jarakan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Memberdayakan Ekonomi Masyarakat

6Penulis Shella Nurhadiatin Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung yang sedang menyelesaikan Magang/PPL di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tulungagung

Kabupaten Tulungagung berada di ujung Selatan Provinsi Jawa Timur, di ujung Selatan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, di ujung Timur berbatasan dengan Kabupaten Blitar, di ujing Utara berbatasan dengan Kabupaten Kediri, di ujung Barat berbatasan dengan Kabupaten Trenggalek dan memiliki semboyan “Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto”. Luas wilayahnya mencapai 1055, 65 km2 , meliputi 19 Kecamatan, 257 Desa, dan 14 Kelurahan. Dinas – dinas yang ada di Tulungagung banyak sekali dan salah satunya adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang terletak di Jln.Sultan Agung No.20, Dinas ini termasuk badan yang terbentuk sesuai Peraturan Daerah No.40 Tahun 2011.

Kabupaten Tulungagung memiliki 197 BUMDesa se- Kabupaten Tulungagung. Dari sekian banyak BUMDesa terdapat 10 BUMDEsa terbaik, dan salah satunya yaitu BUMDesa “AMANAH” Desa Jarakan Kecamatan Gondang, dengan memiliki 4 sektor unit yaitu peminjaman sound sistem, peminjaman mesin jahit, pengangkutan sampah, dan simpan pinjam. Desa Jarakan merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung dengan batas-batas wilayah yaitu Sebelah Utara Desa Bolorejo,  Sebelah Timur Tiudan, Sebelah Selatan Desa Ngrendeng, dan Sebelah Barat Desa Mojoarum

1Desa Jarakan Kecamatan Gondang memiliki luas wilayah 76.135Ha yang terbagi dalam 2 ( dusun ) dusun yaitu dusun bakalan, dusun Krajan, Terdiri dari 4 RW dan 18RT. Adapun jumlah penduduk Jarakan sebanyak 2638 jiwa atau 830 KK, terdiri dari 1288 laki laki dan 1350 perempuan. Mata pencaharian masyarakat desa Jarakan bervariasi seperti (contoh ) : tani, buruh tani, PNS dan sebagian besar adalah swasta. Potensi wiraswasta yang masih sangat mungkin untuk dikembangkan di desa ini adalah usaha industri kerajinan teralis, usaha bordir, bubut kayu, ternak sapi dan unggas. Di mana usaha ini banyak menyerap tenaga kerja dan keuntungan yang sangat menjanjikan. Selain itu potensi lahan pekarangan dan pertanian yang begitu luas belum bisa dimaksimalkan fungsinya, diharapkan nanti akan dikembangkan usaha pemanfaatan lahan kosong dengan budidaya tanaman holtikultura, di mana hasilnya nanti akan diusahakan diolah kembali sehingga bisa dipasarkan dalam bentuk barang jadi / setengah jadi. Disinilah nantinya dibutuhkan ahli – ahli / orang-orang yang mau dan mampu berfikir untuk menciptakan kreasi usaha baru demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di desa Jarakan ada beberapa LKM (Lembaga Keuangan Mikro) antara lain : Kopwan “ Seruni Dan Gapoktan “Maju Jaya

2Sejarah BUMDesa Amanah yaitu diambil dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh Bapemas Provinsi Jawa Timur dan BPMPD Kabupaten Tulungagung, pada tahun 2015, desa Jarakan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung telah memperoleh Program BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa ) dengan kebijakan pengembangan didasarkan pada Pemberdayaan Usaha yang diwujudkan dalam usaha simpan pinjam serta Usaha Sektor Riil dan Pemberdayaan Lingkungan yang diimplementasikan secara menyeluruh sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai pelaku kegiatan. Pengelolaan program dipercayakan kepada masyarakat melalui pembentukan institusi lembaga ekonomi berupa  BUMDesa yang diharapkan mampu menjadi lembaga pelaksana program dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam rangka pengentasan kemiskinan dengan fungsinya sebagai Lembaga Keuangan Mikro Pedesaan melalui penyediaan permodalan bagi rumah tangga miskin secara mudah, murah dan cepat. Dalam perkembangannya, BUMDesa Amanah Desa Jarakan Kecamatan Gondang dalam setiap tahunnya sejak berdiri pada tahun 2015 s/d tahun 2017terenumeratori masuk sebagai BUMDesa kategori sehat dan keberadaannya sangat membantu masyarakat dalam pelayanan permodalan bagi Rumah Tangga Miskin Berpotensi (RTMB). Sejalan dengan hal tersebut,serta sesuai dengan bimbingan dari BPMPD. BUMDesa Amanah didirikan atas musyawarah warga dengan mendatangkan dari tokoh warga masyarakat. Ketuanya yaitu Yuda Bayu Kusuma, Sekretarisnya  Suriyanti dan Bendaharanya Yamyunah. Sejarah pendirian BUMDesa dilatar belakangi untuk bagaimana Desa itu bisa mandiri dan bisa menyopong ekonomi atau perekonomian Desa. Usahnya yang sedang dikembangkan BUMDesa Amanah sebagai berikut:

3Usaha Persewaan Sound Sistem

Keinginan keberadaan BUMDesa di desa harus sangatlah bermanfaat dan berguna untuk masyarakat. Salah satunya usahanya adalah Persewaan Sound Sistem. BUMDesa ingin ketika masyarakat desa mempunyai hajat yang menggunakan jasa sound sistem sebagai Usaha yang dimiliki desa, BUMDesa  bisa melayani, dan tentunya memasang tarif murah bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

4Usaha Jasa Pengambilan Sampah

Usaha lain yang dijalankan oleh BUMDesa Amanah untuk menunjang perkembangan BUMDesa adalah usaha sektor riil,  kegiatan ini diwujudkan dalam  bentuk jasa pengambilan sampah. Dengan usaha ini selain mayoritas dari konsumen jasa BUMDesa adalah dari desa Jarakan sendiri, konsumen juga merambah di lain desa yang ada di kec Gondang. Dengan usaha ini BUMDesa berusaha menciptakan peluang lapangan pekerjaan bagi anggotanya, meskipun sekarang  belum mempunyai tempat pembuangan sampah sementara atau tempat pengolahan sampah mandiri BUMDesa tetap berjalan ,karena kesulitan mencari lahan untuk di sewa sebagai tempat pengolahan ataupun pembuangan sampah sementara, namun kedepannya usaha ini sangat perlu untuk di tingkatkan lagi karena sampah nantinya kalau tidak cepat ditangani akan menjadikan masalah besar bagi masyarakat, dan agar tenaga kerja yang terserap semakin banyak juga. Secara tidak langsung BUMDesa telah berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat dan membantu program dari pemerintah dalam hal kelestarian lingkungan.

7Usaha Perkriditan Mesin Jahit

Perkreditan Mesin Jahit adalah salah satu usaha yang dikelola BUMDesa Amanah, karena dari usaha perkriditan mesin jahit ini diharapkan tujuan utama dengan didirikannya BUMDesa yaitu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian usaha ekonomi produktif di pedesaan bisa di wujudkan. Bentuknya adalah dengan pemberian bantuan pinjaman modal sarana/ barang dengan bunga ringan, proses mudah dan cepat.

Simpan Pinjam

5BUMDesa mendapatkan kepercayaan mendapatkan program Jalin Matra. Yang memperoleh program Jalin Matra adalah warga masyarakat yang masuk data PGTT Tahun 2015, dan di klarivikasi termasuk orang yang kurang mampu. BUMDesa memberikan pinjaman diharapkan untuk modal usaha dan memperbesar usahanya. Syarat untuk peminjaman adalah fotocopy ktp ,mengisi administrasi, dan minta tanda tangan Bu Kades. Untuk peminjaman sementara maksimal 3 juta, karena keterbatasan dana dan agar dana bisa Kegiatan PPL yang diadakan di DPMD Tulungagung merupakan Secara umum praktik yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan profesionalitas sesuai dengan kompetensi yang ada dalam prodi ekonomi syariah serta mengembangkan ilmu dengan praktik langsung di lapangan. Secara khusus untuk bagaimana peran dalam memberdayakan usaha ekonomi desa, peran dalam pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi, peran dalam partisipasi dan lembaga masyarakat, peran dalam menata pemerintahan desa. Atas nama saya sendiri, semoga dengan adanya pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan di DPMD akan memberikan ilmu dan pengalaman bagi saya. Semoga ilmu yang saya dapatkan menjadi berkah hidup saya. Dari PPL ini, saya menyajikan karya esai disesuaikan dengan pengetahuan serta pengalaman di DPMD Tulungagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>