Upaya Koperasi Serba Usaha Malindo Artha Kalidawir Tulungagung dalam Menghimpun dan Menyalurkan Dana kepada Masyarakat Kalidawir dan Sekitarnya

Exif_JPEG_420Penulis Ginanjar Marina Sari Mahasiswa PPL/Magang KSU Malindo Artha Kalidawir Jurusan Perbankan Syariah FEBI IAIN Tulungagung

Secara umum, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Kegiatan usaha simpan pinjam di koperasi serba usaha adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghimpun dan menyalurkan dana melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk anggota, calon anggota, dan anggota lain yang bersangkutan.

Koperasi Serba Usaha (KSU) Malindo Artha didirikan oleh para pengusaha kecil dan menengah pada 1 Juli 2003 yang memberikan solusi dalam mengatasi kesulitan untuk mendapatkan permodalan. Salah satu kegiatan koperasi simpan pinjam untuk memenuhi tujuannya adalah dengan cara memberikan pinjaman modal kerja kepada masyarakat yang sebagian besar merupakan pengusaha ekonomi golongan menengah ke bawah. Pemberian pinjaman ini lebih diutamakan pada upaya untuk memperbaiki ekonomi rakyat di sekitar koperasi dan menunjang pembangunan nasional.

Pada awal berdirinya, Malindo Artha hanya melayani pemberangkatan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan berangkat ke luar negeri dengan tujuan ke negara, seperti negara-negara di Asia, Timur Tengah, Amerika, dan lain-lain. Namun, seiring dengan perkembangannya, saat ini Malindo Artha juga banyak melayani calon anggota yang mempunyai usaha di berbagai sektor, seperti sektor simpan-pinjam yang diperuntukkan bagi anggota yang mempunyai usaha di bidang, seperti pertanian, perdagangan, pertambangan, dan peternakan. Selain itu, Koperasi Serba Usaha (KSU) Malindo Artha saat ini juga melayani dalam hal travelling, pembayaran listrik dan angsuran BPJS, penitipan HER kendaraan sepeda motor, serta pembelian pulsa telepon dan listrik.

Exif_JPEG_420Dengan melihat kebutuhan ekonomi masyarakat sekitar Kalidawir, Tulungagung tersebut, maka dengan adanya produk Simpan Pinjam di KSU Malindo Artha Kalidawir sangatlah bagus bagi anggota dan calon anggota untuk menabung pada produk simpanan dan mengajukan permohonan pinjaman pada produk pinjaman/kredit, dibandingkan dengan badan perkreditan lainnya, seperti perbankan. Mekanisme pengelolaan simpanan yang ditawarkan kepada anggota cukup menarik karena koperasi memberikan imbalan jasa pada simpanannya. Begitu pula dengan pemberian pinjaman, imbalan jasa yang dikenakan kepada calon anggota juga tidak lumayan besar presentasinya, dikarenakan hal tersebut disesuaikan dengan ketetapan suku bunga Bank Indonesia. Selain itu, pencairan dana yang diajukan bagi calon anggota sangatlah cepat tanpa melakukan survey di lokasi peminjam terlebih dahulu, sehingga banyak masyarakat sekitar yang lebih tertarik mengajukan pinjaman ke KSU Malindo Artha Kalidawir Tulungagung.

Permasalahan yang sering terjadi di Koperasi Serba Usaha (KSU) Malindo Artha Kalidawir Tulungagung adalah pada produk pinjaman, di antaranya adalah mengenai kredit macet pada penyaluran dana. Banyak anggota peminjam dana yang seringkali terlambat dalam membayar angsurannya setiap bulan sesuai jangka waktu pinjaman yang telah disepakati di awal. Selain itu, permasalahan yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian jaminan yang diberikan pada saat akan meminjam dana dengan permintaan dana yang dibutuhkan oleh calon anggota. Pada saat akan meminjam dana, ada pula calon anggota yang tidak membawa persyaratan secara lengkap dalam pengajuan pinjaman.

Sebagai Koperasi Serba Usaha, KSU Malindo Artha Kalidaiwr selalu berupaya untuk memberikan kemudahan pada saat meminjamkan dana pada produk pinjaman, dengan alasan bahwa pihak koperasi sendiri tidak mau mempersulit calon anggota yang sedang membutuhkan dana, terutama pada waktu yang mendesak. Namun, dengan dipermudahkannya prosedur pemberian pinjaman kepada calon anggota, sering kali terjadi pengembalian pinjaman/kredit macet. Dengan kata lain, calon anggota tersebut terlena dengan fasilitas dan kemudahan yang diberikan oleh pihak koperasi sendiri.

GINANJAR MARINA SARI_17401153149_PERBANKAN SYARIAH_Dokumentasi 1Biasanya, pengembalian pinjaman/kredit macet tersebut terjadi karena pihak peminjam mengalami masalah perekonomian, gagal panen atau tidak mendapatkan keuntungan dalam usahanya. Apabila pada pengembalian pinjaman/kredit macet tersebut terjadi dalam waktu 1-2 bulan, maka pihak koperasi akan menghubungi anggota tersebut dan meminta untuk segera melunasi tanggungannya. Namun, apabila sampai beberapa hari anggota tersebut tidak datang ke koperasi, maka akan diberikan surat tagihan yang akan disampaikan oleh bagian Marketing ke rumah anggota tersebut, yang berisikan jumlah pinjaman, jasa, dan denda keterlambatan yang harus dibayarkan oleh anggota.

 

Sedangkan, permasalahan yang sering terjadi pada produk simpanan itu biasanya berkaitan dengan presentasi imbalan jasa (bunga) yang diterima di saldo rekening simpanan milik anggota. Anggota tersebut ada yang berpendapat bahwa imbalan jasa yang diberikan koperasi itu masih rendah, maka pihak koperasi akan menjelaskan kepada calon anggota tersebut yang akan mengajukan simpanan di lembaga keuangan tersebut. Biasanya apabila dijelaskan secara baik-baik, maka anggota tersebut mau menerima ketetapan tersebut. Biasanya, calon anggota yang akan mengajukan simpanan meminta suku bunga untuk diturunkan. Sedangkan, apabila pengelola koperasi sendiri juga tidak dapat memberikan kemudahan dengan cara menurunkan suku bunga, karena hal tersebut sudah menjadi kebijakan kantor KSU Malindo Artha Tulungagung. Namun, hal tersebut jarang terjadi, karena biasanya terdapat anggota yang tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

Penerapan produk simpan-pinjam di Koperasi Serba Usaha Malindo Artha Kalidawir Tulungagung ini selalu berupaya memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para anggota yang telah menjadi bagian dari koperasi yang senantiasa menyimpan dananya pada Koperasi Serba Usaha ini. Selain itu, anggota koperasi ini juga dapat memanfaatkan produk pinjaman untuk memenuhi kebutuhannya.

GINANJAR MARINA SARI_17401153149_PERBANKAN SYARIAH_Dokumentasi 4Bentuk fasilitas dan perhatian dari koperasi sendiri itu biasanya memberikan souvenir berupa kalender tahun baru di awal tahun. Selain itu, bagi anggota yang dianggap loyal oleh pihak koperasi, maka akan diberikan souvenir berupa payung atau kaos. Sehingga, hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk menarik calon anggota/penyimpan untuk terus memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh koperasi tersebut. Selain itu, untuk menjaga kelangsungan usaha di Koperasi Serba Usaha (KSU) Malindo Artha Kalidawir, tetap melakukan prosedur pemberian kredit dengan melakukan survey secara berkala terhadap usaha yang dimiliki anggota dalam upaya untuk mencegah terjadinya pengembalian pinjaman/kredit macet.

 

Melalui karya esai ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Bapak Prof. Dr. H. Maftukhin, M.Ag., selaku Rektor IAIN Tulungagung.
  2. Bapak Dr. H. Dede Nurohman, M.Ag., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung.
  3. Bapak Siswahyudianto, M.M., selaku Kepala Laboratorium Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung yang telah memberikan kesempatan bagi penulis untuk bisa memuat karya esainya.
  4. Bapak Jusuf Bachtiar, S.S., M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan selama menjalankan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), termasuk juga bimbingan dalam pembuatan esai ini.
  5. Bapak Drs. H. Sudja’i, M.M., selaku pemimpin KSU Malindo Artha yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa selama menjalankan Praktik Pengalaman Lapangan di Koperasi Malindo Artha Kalidawir Tulungagung.
  6. Ibu Anik Entriani, S.E., M.Sy., selaku Dosen Pamong KSU Malindo Artha yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di Koperasi Malindo Artha Kalidawir Tulungagung.
  7. Bapak Ahmad Shodiq, M.Sy., selaku Koordinator dan Kepala Unit I KSU Malindo Artha Kalidawir Tulungagung yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, dan perhatian penuh kepada mahasiswa selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan.
  8. Kedua orang tua yang selalu memberikan semangat, bimbingan, dan doa kepada penulis dalam mendukung penulisan esai ini.
  9. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu terselesaikannya penyusunan esai ini sebagai tugas tambahan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>