Upaya Peningkatan Ekonomi Usaha Kecil Dengan Menggunakan Strategi Pemberdayaan Oleh Kopsyah BMT Sahara Kauman Tulungagung

IMG20180208091454Penulis Mega Murti Brilianti Perbankan Syariah yang sedang menyelesaikan tugas magang/PPL di BMT Sahara Kauman Tulungagung

Bank syariah maupun lembaga keuangan syariah lainnya memiliki salah satu tugas utama yaitu sebagai lembaga intermediasi yang mengalihkan dana dari penabung kepada pengguna dana untuk kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya berupa pembelian barang maupun jasa sehingga perekonomian dapat tumbuh dan meningkatkan standar kehidupan.

Koperasi Syariah Baitul Maal Wa Tamwil Sahara Kauman Tulungagung memiliki sebuah tujuan meningkatkan kesejahteraan bersama melalui kegiatan ekonomi yang menaruh perhatian pada nilai-nilai dan kaidah-kaidah muamalah yang memegang teguh keadilan, keterbukaan dan kehati-hatian. Salah satu usaha Kopsyah BMT Sahara dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat adalah dengan cara menyediakan permodalan dan melakukan pendampingan usaha bagi anggota, mitra dan masyarakat luas.

Berdasarkan penjelasan diatas, suatu bank syariah maupun lembaga keuangan syariah lainnya akan menerapkan suatu strategi yang digunakan untuk meningkatkan perekonomian nasabah/anggota pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya sehingga akan membantu dalam  upaya peningkatkan pendapatan negara. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membuat laporan tentang strategi pemberdayaan dalam peningkatan ekonomi usaha kecil di Kopsyah BMT Sahara Kauman Tulungagung.

Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) merupakan lembaga institusi yang menjalankan dua bagian secara terpadu, yaitu bait al-maal dan bait at-tamwil. Dua bagian tersebut adalah melakukan kegiatan sosial dan dakwah dengan cara menghimpun dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) serta melakukan kegiatan bisnis dengan cara pemberian modal usaha.

BMT juga merupakan salah satu jenis lembaga keuangan syariah yang hadir di masyarakat sebagai organisasi bisnis yang juga berperan sosial. Usaha ini seperti usaha perbankan yang menghimpun dana anggota dan calon anggota serta menyalurkannya kepada sektor ekonomi yang halal dan menguntungkan. Sehingga kegiatan BMT adalah mengembangkan usaha-usaha produktif dan mendorong kegiatan sosial dengan menggalang titipan dana sosial serta menyalurkannya dengan prinsip pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan dan amanahnya.

IMG20180208091231Kopsyah BMT Sahara adalah sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berperan sebagai penggerak dan media penghubung antara aghniya’ (pihak yang kelebihan dana), dan dhu’afa (pihak yang kekurangan dana) dengan menerapkan prinsip muamalah islam. Hal ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang sering kali terperosok dengan tangan-tangan rentenir yang mencocoki bunga yang tinggi dan hanya bertujuan profit oriented.

Kopsyah BMT Sahara berdiri pada tanggal 10 Maret 1999 dan beroperasi secara legal dengan sertifikat operasi yang dikeluarkan oleh Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) Nomor :10115/SO/Pinbuk/III/1999 sebagai Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) BMT binaan PINBUK berdasarkan naskah kerja sama antara Bank Indonesia dengan PINBUK Nomor : 003/MOU/PH.BK.PINBUK/XI-95 tanggal 27 September 1995. Kemudian BMT Sahara diperkuat dengan Badan Hukum dari Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang disahkan oleh Kantor Koperasi dan UMKM melalui Surat Keputusan Nomor : 188.2/164/BH/XVI.29/304/XII/2006.

Kopsyah BMT Sahara sebagai lembaga keuangan alternatif yang didirikan oleh, dari dan untuk masyarakat telah memberikan harapan baru bagi pengembangan ekonomi masyarakat bawah. Ini karena perputaran dananya semaksimal mungkin digunakan untuk masyarakat sendiri sehingga lebih sesuai dengan tradisi dan tujuan masyarakat.

Salah satu fungsi dari lembaga keuangan baik bank maupun non-bank adalah funding atau pengumpulan dana, adapun produk penghimpun dana di Kopsyah BMT Sahara antara lain adalah Simpanan mudharabah biasa atau Simasis Biasa yaitu simpanan anggota Kopsyah BMT yang jumlah, penarikan dan pengambilannya tidak ditentukan oleh pihak Kopsyah BMT.

Simpanan mudharabah berjangka (Deposito) atau Simasis Berjangka yaitu simpanan anggota Kopsyah BMT Sahara yang jumlahnya sesuai dengan keinginan anggota dengan jangka waktu jatuh tempo yang ditentukan oleh pihak Kopsyah BMT mulai dari jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan dan 36 bulan.

Investasi wadiah yad amanah merupakan titipan harta (uang) dari pemilik dana (anggota) kepada pengguna titipan dana (Kopsyah BMT Sahara) dimana harta tersebut dapat dimanfaatkan berdasarkan ijin dari pemilik dana. Keutuhan harta tersebut dijamin oleh Kopsyah BMT Sahara sedangkan manfaat yang diterima digunakan sepenuhnya oleh Kopsyah BMT Sahara.

Fungsi yang lain dari lembaga keuangan adalah penyalur dana (financing), produk penyalur dana di Kopsyah BMT Sahara antara lain adalah Pembiayaan Musyarakah yaitu pembiayaan dengan akad syirkah atau kerjasama antara Kopsyah BMT Sahara dengan anggota dimana modal yang digunakan tidak sepenuhnya berasal dari Kopsyah BMT Sahara melainkan hanya sebagian atau hanya sebagai penyertaan modal, dan hasil keuntungan dari usaha akan dibagi antara kedua belah pihak sesuai dengan kesepakatan pada jangka waktu yang telah ditentukan.

Pembiayaan Murabahah yaitu pembiayaan dengan sistem akad jual beli, dimana anggota yang membutuhkan barang berupa alat sarana usaha maka Kopsyah BMT Sahara akan menyediakan barang tersebut. Dengan demikian Kopsyah BMT Sahara akan bertindak sebagai penjual dan anggota bertindak sebagai pembeli. Selain itu pembayaran, bagi hasil dan jangka waktu akan ditentukan berdasarkan kesepakatan dari kedua belah pihak.

Pembiayaan Mudharabah yaitu pembiayaan dengan menggunakan akad kerjasama usaha antara pihak pemilik dana (shahibul maal) sebagai pihak yang menyediakan dana sepenuhnya dengan pihak pengelola dana (mudharib) dengan pembagian keuntungan sesuai dengan nisbah yang telah disepakati oleh kedua belah pihak diawal akad. Sedangkan jika mengalami kerugian akan ditanggung oleh pemilik modal, kecuali jika ditemukan adanya kelalaian atau kesalahan oleh pihak pengelola dana seperti penyelewengan, kecurangan, atau penyalahgunaan dana, maka kerugian akan ditanggung oleh pengelola dana (mudharib).

Jasa lainnya yang terdapat di Kopsyah BMT Sahara Kauman adalah arisan anggota Kopsyah BMT yang diadakan setiap satu bulan sekali selama 30 bulan sebesar Rp 20.000,00 per bulan, yang diundi setiap tanggal 5 jam 13.00 WIB di kantor pusat Kopsyah BMT Sahara Kauman Tulungagung.

Sebagai salah satu lembaga keuangan syariah, Kopsyah BMT Sahara memiliki peran sebagai penggerak dan media penghubung antara aghniya’ (pihak yang kelebihan dana), dan dhu’afa (pihak yang kekurangan dana) dengan menerapkan prinsip muamalah islam. Hal ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang sering kali terperosok dengan tangan-tangan rentenir yang mencocoki bunga yang tinggi dan hanya bertujuan profit oriented.

Salah satu usaha Kopsyah BMT Sahara dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat adalah dengan cara menyediakan permodalan dan melakukan pendampingan usaha bagi anggota, mitra dan masyarakat luas. Adapun hambatan yang terjadi yaitu berupa usaha yang dijalankan oleh anggota tidak mengalami perkembangan disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kondisi anggota dan kondisi ekonomi. Oleh karena itu, Kopsyah BMT Sahara akan melakukan pendampingan bagi anggota dan pemberian permodalan guna meningkatkan perekonomian anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Kopsyah BMT Sahara memiliki suatu tujuan yang nyata, yakni meningkatkan kesejahteraan bersama melalui kegiatan ekonomi yang menaruh perhatian pada nilai-nilai dan kaidah-kaidah muamalah yang memegang teguh keadilan, keterbukaan dan kehati-hatian. Hal ini berarti bahwa Kopsyah BMT Sahara telah melakukan usahanya guna membantu masyarakat khususnya anggotanya untuk meningkatkan taraf kehidupan dan pendapatan mereka.

IMG20180209100937Salah satu cara atau strategi yang dilakukan oleh Kopsyah BMT Sahara dalam bidang pemberdayaan guna meningkatkan ekonomi usaha anggotanya adalah dengan memberikan bantuan permodalan kepada anggota maupun calon anggota yang membutuhkan modal usaha guna untuk meningkatkan produktivitasnya maupun meningkatkan provitabilitasnya. Bantuan permodalan yang diberikan oleh Kopsyah BMT Sahara adalah berupa pembiayaan menggunakan akad musyarakah dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan dan bagi hasil yang telah disepakati diawal perjanjian.

Adapun beberapa sektor usaha yang dibiayai oleh Kopsyah BMT Sahara yaitu sebagai berikut :

No

Jenis Usaha

Jumlah Orang

2017

2016

1.

Pertanian

385

382

2.

Peternakan

142

136

3.

Perdagangan

532

539

4.

Jasa

231

227

5.

Konveksi

112

118

6.

Konsumtif

292

281

7.

Sektor Lain

328

329

Jumlah

2.022

2.012[1]

 

Para anggota yang memperoleh pembiayaan tentu saja berusaha untuk meningkatkan usahanya sehingga akan meningkatkan keuntungannya pula. Bila keuntungan ini secara kumulatif dikembangkan lagi dalam artian dikembalikan kedalam struktur permodalan, maka peningkatan akan berlangsung secara terus menerus. Apabila pendapatan terus meningkat, hal ini akan menyebabkan pembayaran pajak perusahaan tersebut juga akan bertambah, maka pendapatan negara via pajak juga akan bertambah sehingga baik secara langsung ataupun tidak melalui pembiayaan pendapatan nasional akan bertambah.

Selain dengan menggunakan bantuan permodalan, strategi pemberdayaan yang ada di Kopsyah BMT Sahara adalah dengan memberikan dampingan kepada anggota serta pemberian pelatihan-pelatihan usaha yang diadakan oleh Dinas Koperasi setiap tahunnya kepada para anggota sesuai dengan jenis usahanya.

Dari permasalahan yang saya ambil seperti yang telah saya jelaskan diatas Kopsyah BMT Sahara dalam melakukan strategi pemberdayaan guna meningkatkan perekonomian usaha kecil yang termasuk kedalam anggotanya tidak hanya terpaku dalam pemberian bantuan permodalan usaha melainkan juga dengan adanya pendampingan serta pelatihan yang diberikan kepada anggotanya oleh pihak Kopsyah BMT Sahara guna meningkatkan produktivitas usaha anggotanya dan juga meningkatkan provitabilitasnya secara terus menerus dan berkesinambungan.

Sebagaimana tujuan dari Kopsyah BMT Sahara yaitu meningkatkan kesejahteraan bersama melalui kegiatan ekonomi yang menaruh perhatian pada nilai-nilai dan kaidah-kaidah muamalah yang memegang teguh keadilan, keterbukaan dan kehati-hatian. Kopsyah BMT Sahara telah melakukan salah satu fungsi dari pembiayaan yaitu meningkatkan perekonomian umat, meningkatkan produktifitas dan lain sebagainya. Dari beberapa teori yang saya ambil, jika saya kaitkan dengan strategi pemberdayaan dalam peningkatan ekonomi usaha kecil yang dilakukan oleh Kopsyah BMT Sahara adalah sesuai dengan fungsi dan tujuan dari lembaga keuangan syariah yaitu untuk meningkatkan perekonomian umat melalui pembiayaan berupa bantuan permodalan usaha.

Berdasarkan hasil pengamatan dan kesimpulan yang telah saya sajikan maka selanjutnya saya menyampaikan saran-saran yang kiranya dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang terkait atas hasil pengamatan tersebut.

Kopsyah BMT Sahara sudah menjalankan fungsi sekaligus tujuannya sebagai lembaga keuangan syariah yaitu ikut serta membantu dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Salah satu strategi adalah dengan memberikan bantuan permodalan usaha kepada anggota yang membutuhkan tambahan modal. Agar strategi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan minim risiko, pengelola atau karyawan bagian pembiayaan harus lebih selektif lagi dalam melakukan survey dan pemberian pembiayaan kepada anggota maupun calon anggota sehingga hambatan-hambatan seperti pembayaran angsuran yang macet dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga akan memberikan dampak yang positif bagi lembaga dan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.


[1] Buku Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopsyah BMT Sahara Tahun 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>