ANALISIS PELAKSANAAN AKAD WADIAH DAN MUDHRABAH PADA PRODUK TABUNGAN IB BAITULLAH HASANAH DI PT. BNI SYARIAH KANTOR CABANG PEMBANTU TULUNGAGUNG

IMG-20180710-WA0025Oleh RIMA ZAHROTUNNISA NIM : 17401153241 sebagai laporan Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung.

  1. Tabungan  IB Baitullah Hasanah

Tabungan Haji IB Baitullah Hasanah merupakan salah satu produk pendanaan yang ada di PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Tulungagung dan dikhususkan bagi masyarakat muslim Indonesia yang berencana menunaikan ibadah haji. Produk Tabungan IB Baitullah Hasanah dalam mata uang Rupiah dan Mata uang asing US Dollar. Rekening Tabungan Haji IB Baitullah Hasanah dapat dibuka secara biasa (peorangan). Pembukaan rekening dalam produk tabungan ini tidak diperuntukan untuk joint atau berkelompok. Setoran awal minimum untuk produk tabungan haji IB Baitullah Hasanah adalah Rp 100.000 dan 500.000.

IMG-20180706-WA0038Pada produk tabungan ini, nasabah tidak dapat dilakukan penarikan saldo sampai dengan dan yang terkumpul memenuhi syarat minimal biaya pendaftaran porsi haji. Biaya pendaftaran porsi haji adalah sebesar Rp. 25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Penambahan saldo tabungan dapat dilakukan melalui setoran tunai, pindah buku, transfer dari rekening non Bank BNI Syariah , ataupun layanan standing instruction yang dimiliki PT. Bank BNI Syariah. Produk Tabungan IB Baitullah Hasanah ditujukan untuk nasabah yang akan melakukan persiapan biaya Haji atau Umrah. Sehingga jika target dana nasabah telah memenuhi dan telah dilakukan pelunasan biaya ibadah haji/pembayaran umrah, maka nasabah berhak untuk mengambil kelebihan dana pada tabungannya dikarenakan memang tidak ada lagi keperluan untuk pembayaran lainnya.

Syarat pembukaan rekening produk tabungan ini adalah fotokopi KTP dan NPWP jika ada serta mengisi formulir pembukaan rekening tabungan haji iB Baitullah Hasanah.

Manfaat Produk Tabungan Haji IB Baitullah Hasanah adalah sebagai berikut:

  1. Nyaman

Hal ini dikarenakan dana nasabah dikelola secara syariah, sehingga memberi ketenangan batin bagi nasabah dalam menjalankan ibadah Haji ke tanah suci.

  1. Terencana

Tahun keberangkatan dan besarnya setoran Tabugan Haji iB Baitullah Hasanah dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah

  1. Menguntungkan

1)        Dimungkinkan memperoleh bonus serta souverir bantal Haji atau lainnya sesuai dengan kebijakan Bank.

2)        Dibebaskan dari biaya penutupan rekening jika sudah tercapai target lunas dan bebas biaya admin.

  1. Fleksibel

Nasabah dapat melakukan penyetoran melalui counterr teller, e-chanel dan standing instruction, dengan pemberitahuan tertulis kepada bank.

  1. Terjamin

1)        Bank online dengan SISKOHAT Kementrerian Agama, sehingga Insya Allah nasabah memperoleh kepastian kuota atau porsi keberangkatan haji.

2)        Bank bekerjasama dengan agen travel haji dan umroh, sehingga dapat menjadi alternatif pilihan nasabah dalam menggunakan jasa penyelenggaraan ibadah haji.

  1. Fasilitas

1)        Buku tabungan

2)        Autikredit untuk setoran bulanan

3)        Dapat didaftarkan menjadi calon jamaah haji melalui SISKOHAT

4)        kartu haji dan umroh Indonesia sebagai kartu ATM/debit yag dapat digunakan di Tanah Suci dan Tanah Air.

 

  1. Keunggulan

1)        Bebas biaya pengelolaan rekening bulana

2)        Bebas premi asuransi kecelakaan diri dan biaya penutupan rekening (khusu untuk rekening mata uang Rupiah)

3)        Lebih mudah mendapatkan nomor porsi haji karena PT. Bank  BNI Syariah merupakan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah haji dan terkoneksi real time online dengan SISKOHAT (sistem Terkomputerisasi Haji Terpadu) Kementrian Agama.

4)        Membantu nasabah dalam merencanaan haji dan umrah

5)        Tersedia dalam mata uang Rupiah dan USD.[1]

  1. Perkembangan nasabah tabungan iB Baitullah Hasanah pada tahun 2018

Tabel nasabah yang menabung produk tabungan iB Baitullah Hasanah pada periode Januari- Juli 2018 di bank PT. BNI Sayariah Kantor Cabang Pembantu Tulungagung

Bulan

Jumlah Perkembangan Nasabah

Januari

42

Februari

47

Maret

55

April

59

Mei

62

Juni

65

Juli

70

Jumlah

400

Banyaknya orang yang ingin menuanaikan ibadah haji ke tanah suci. Kebanyakan usia 50-70 maupun yang masih anak- anak dan remaja. Karena waktu tunggu untuk bisa menunaikan rukun islam yang kelima ketanah suci makkah kira- kira 30 tahun. Apalagi di wilayah Tulungagung banyaknya masyarakat yang setiap tahunya jumlah kuota haji dari kabupaten tulungagung meningkat sehingga terjadi pembatasan kuota untuk jamaah haji yang berangkat haji ke tanah suci.[2]

Dalam praktiknya di PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Tulungagung pada Produk Tabungan iB Baitullah Hasanah menggnakan dua akad yaitu wadiah dan mudharabah.Secara terminology al wadiah adalah memberikan harta untuk dijaga pada penerimannya. Atau akad antara pemilik barang (mudi’) dengan penerima barang titipan (wadi’) untuk menjaga harta dari kerusakan atau kerugian dan untuk keamanan harta[1]. Mudharabh berasal dari kata darb, berarti memukul atau berjalan. Menurut al Zuhayli mudaharabah adalah akad kerjasama usaha antara dua pihak. Pihak pertaa bertindak sebagai pemilik dana (shohibul mal) yang menyediakan seluruh modal dan pihak kedua sebagai pengelola usaha( mudharib).[2]

Nasabah yang membuka produk tabungan iB Baitullah Hasanah kebanyakan menggunakan akad wadiah dibandingkan menggunakan akad mudhrabah. Mungkin nasabah berfikir dengan menggunakan akad mudrabahh akan dikenakan biaya atau potongan administrasi perbulan padahal faktanya tidak ada potongan sama sekali.

Akad Setoran awal Kelebihan

 

Kelemahan
Wadiah Setoran awal pembukaan rekening tabungan wadiah adalah minimal Rp. 100.000 Setoran yang ringan. Tidak mendapatlan bagi hasil
Mudharabah Setoral awal minimal Rp 500.000 Mendapatkan bagi hasil.

Keuntungan yang didapatkan dari akad mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak dan biasanya dalam bentuk presentase

Setoran awal tinggi

 

Nasabah yang membuka produk tabungan iB Baitullah Hasanah kebanyakan menggunakan akad wadiah dibandingkan menggunakan akad mudhrabah. Mungkin nasabah berfikir dengan menggunakan akad mudhrabah akan dikenakan biaya atau potongan administrasi perbulan padahal faktanya tidak ada potongan sama sekali.

Jika diprosentasekan nasabah yang menggunakan akad wadiah jauh lebih banyak menggunakan akad wadiah dibandingkan dengan yang menggunakan akad mdharabah yaitu 75:25 (320:80 dari 400 nasabah) dikarenakan mungkin setoran awalnya yang lebih tinggi.

Berikut adalahTata Cara dan langkah-langkah prosedur pembukaan, pendaftaran, dan penutupan tabungan Haji iB Baitullah Hasanah:

  1. Prosedur pendaftaran jamaah calon haji
    1. Buku rekening tabungan iB baitullah dengan setoran awal Rp. 25.000.000
    2. KTP (fotocopy 5 lembar)\
    3. Kartu keluarga  ( fotocopy 2 lembar)
    4. Kartu golongan darah( fotocopy 2 lembar)
    5. Foto 3×4 (10 lembar)
    6. Dengan ketentuan : background warna putih, tidak boleh menggunakan pakaian dinas, kacamata, kopyah, wanita menggunakan pakaian muslimah, baju harus kntras dengan background, muka tampak 80%
    7. Akte kelahiran atau surat nikah atau ijazah ( fotocopy 1 lembar)

Jika tidak ada slaha satu dari ketiga dokumen tersebut, maka meminta surat keterangan kelahiran dari kelurahan/ kantor desa setempat dan mengetahui camat setempat

  1. Prosedur penutupan atau penarikan rekening rekening karena   meninggal
    1. Buku tabungan nasabah
    2. KTP dan KK nasabah asli atau copy legalisir
    3. Surat nikah nasabah asli atau  copy legalisir
    4. Surat kematian nasabah asli atau copy legalisir
    5. Surat keterangan ahli waris dari desa diketahui kecamatan
    6. Surat kuasa ahli waris bermaterai
    7. KTP dan KK semua ahli waris asli atau copy legalisir
    8. Apabila ahli waris belum memiliki KTP atau belum cukup usia dapat digantikan dengan akte lahir
    9. Foto copy BPIH ( Bukti Pendaftaran Ibadah Haji) dan SPPH ( Surat Pendaftaran Pergi Haji) nasabah
      1. Prosedur Pelunasan Haji Reguler
    10. Pas foto berwarna 3×4 sebanyak 5 lembar
    11. Foto copy KTP yang masih berlaku
    12. Materai Rp 6.000 sebanyak 1 lembar
    13. BPIH ( tanda bukti setoran awal)
    14. SPPH ( surat pendaftaran pergi haji.
    15. Buku tabungan haji.[3]


[1] MuhammadSyafi’I Antonio, Bank Dari Teori Praktik ( Jakarta: Gema Insani, 2001), 148

[2] Ascara, akad dan produk Bank syariah ( Jakarta: Rajawali, 2013), 42

[3] Wawancara dengan Ibu Anisa  (Teller  PT.  Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Tulungagung), tanggal 23 Juli 2018


[1] Brosur BNI Syariah 2018

[2] Wawancara dengan Ibu Anisa  (Teller  PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Tulungagung), tanggal 20 Juli 2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>