Program Pembinaan dan Pelatihan Terhadap Perkembangan Industri Kecil Menengah Oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Di Tulungagung

 

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN TulungagungOleh :  FEBRILIA EKA WARDANI

NIM. 17402153367Pembangunan di bidang industri merupakan bagian integral dari pembangunan Nasional yang harus dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan, sehingga pembangunan bidang industri dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Kontribusi Sembilan sektor lapangan usaha Indonesia menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan tetap sebagai The Leading Sector yang memberikan sumbangan terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor industri merupakan komponen utama dalam pembangunan ekonomi Nasional. Yang mana dalam sektor ini tidak saja berpotensi memberikan kontribusi ekonomi yang sangat besar melalui nilai tambah, lapangan pekerjaan dan devisa, akan tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang besar dalam transformasi budaya bangsa kearah moderenisasi kehidupan masyarakat yang menunjang pembentukan daya asing Nasional.

Dalam meningkatkan kualitas dan SDM maka Pemerintah harus lebih bijak mengenalkan program yang direncanakan untuk diberikan kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengembangkan ilmu dan sumber daya yang mereka miliki untuk diterapkan dalam kehidupan mereka yang mana perlu juga peran penting dari Pemerintah untuk menghasilkan masyarakat yang mandiri. Maka dari itu untuk mewujudkan pelaksanaan progam Pemerintah tentang Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Tulunggaung ini harus memperhatikan keluhan dan masalah yang disampaikan oleh masyarakat yang mana diantaranya yaitu minimnya perhatian dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang mana tidak berjalannya industri kecil menengah  itu karena belum optimalnya dan belum sempurnanya perhatian dari pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam memberikan pelatihan  yang diberikan oleh Pemerintah yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan kepada Industri Kecil dan Menengah.

Disamping itu Pemerintah  kurang memberikan pembinaan dan pelatihan terhadap perkembangan Industri Kecil Menengah, dimana perlu pembelajaran bagaimana cara yang baik dan benar dalam berusaha. Yang mana Industri Kecil Menengah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Kecil, Usaha Mikro dan Usaha Menengah pada pasal 16 sampai pasal 20 tentang Pengembangan Usaha. Dalam perkembangannya Industri Kecil Menengah di Kota Tulunggaung tumbuh dan berkembang baik sebagaimana pesat pertumbuhan ekonomi di Kota Tulungagung. Dari beberapa informasi dan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung Industri Kecil Menengah (IKM) di Tulungagung ini sebanyak kurang lebih 500 Industri Kecil Menengah formal (yang mempunyai izin) dari berbagai jenis usaha yang ada di Kota Tulungagung. Dan selain itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tulungagung telah melakukan pembinaan atau pelatihan kepada Industri Kecil Menengah yang mana progam dan kegiatannya yaitu  (1) Program  Peningkatan Kapasitas  IPTEKdan Sistem Produksi (2) Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (3) Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik melakukan penelitian mengenai pemograman peningkatan dan pengembangan DISPERINDAG Tulungagung.

A.    Pembinaan Terhadap Perkembangan Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Tulungagung

Industri Kecil Menengah di Kota Tulungagung harus ada pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan khususnya terkait dengan Industri Kecil Menengah. Pembinaan-pembinaan yang dilakukan selama ini oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan adalah dengan melakukan pembinaan terhadap perkembangan Industri Kecil Menengah di Kota Tulungagung.

Pembinaan itu sendiri terdapat dalam pengembangan industri kecil menengah yang tentunya tidak lepas dari peranan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dimana didalam peranannya tentu ada pembinaan yang dilakukan. Dengan adanya pembinaan diharapkan kepada para pelaku industri kecil menengah bisa memahami dan mengembangkan industri mereka dengan baik.

Pembinaan terhadap industri kecil menengah yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam waktu satu bulan bisa terjadi 3 kegiatan dengan Industri Kecil Menengah yang berbeda yang mana kegiatan ini lebih dari sebuah kegiatan pembinaan itu diadakan lagi terhadap pelaku usaha yang ada di Kota Tulungagung, pembinaan-pembinaan yang dilakukannya berupa mengadakan pembinaan dan penyuluhan mengenai industri kecil yang dilakukan oleh pakar industri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Kemudian pelatihan para pelaku usaha industri kecil menengah di Kota Tulungagung diambil beberapa  pengusaha untuk dilakukan pembinaan dan pelatihan. Dengan adanya pembinaan pembinaan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan diharapkan para pengusaha industri kecil menengah yang ada di Kota Tulungagung bisa memahami dan mengembangkan usahanya. Dan diharapkan dengan adanya pembinaan industri kecil menengah nantinya mereka menjadi industri skala besar.

B.     Pelatihan Terhadap Perkembangan Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Tulungagung

Pelatihan merupakan suatu proses dimana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, proses ini terikat dengan berbagai tujuan organisasi, pelatihan dapat dipandang secara sempit maupun luas. Secara terbatas, pelatihan menyediakan para pegawai dengan pengetahuan yang spesifik dan dapat diketahui serta keterampilan yang digunakan dalam pekerjaan mereka saat ini. Terkadang ada batasan yang ditarik antara pelatihan dengan pengembangan, dengan pengembangan yang bersifat lebih luas dalam cakupan serta memfokuskan pada individu untuk mencapai kemampuan baru yang berguna baik bagi pekerjaannya saat ini maupun di masa mendatang.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tulungagung juga melakukan pelatihan terhadap industri kecil menengah yang mana melihat hasil yang diberikan kepada pengusaha setelah Dinas Perindustrian melakukan pembinaan. Selain itu juga perlu diberikan kesempatan untuk menerapkan hasil penelitian dilapangan untuk mempraktekkan teori melalui pengembangan kemitraan.

Dari pembinaan yang dilakukan maka perlu adanya pelatihan terhadap pelaku usaha industri kecil menengah apakah mereka telah menerapkan apa yang diberikan kepada mereka dan juga mengawasi hasil produksi yang mereka hasilkan di pasaran apakah sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan dan sesuai Undang-Undang yang berlaku tentang Perlindungan Konsumen.

 

C.    Konsep Pembinaan dan Pelatihan Terhadap Perkembangan Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Tulungagung

Salah satu kebijakan Dinas Perindustrian, sebelum memulai membuka usaha perindustrian terlebih dahulu wajib mengikuti kegiatan pembinaan dan pelatihan yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung guna terwujudnya tenaga ahli yang kompeten dan memiliki daya guna bagi masyarakat.

D.    Pihak-Pihak Yang Terkait

Industri kecil merupakan kegiatan ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Sedangkan industri menengah adalah kegiatan ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Kecil atau Usaha Besar yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dalam pembinaan dan pelatihan terhadap perkembangan industri kecil menengah terdapat pihak-pihak yang terkait yaitu :

1.      Manfaat Bagi Pemerintah

a.       Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi

b.      Meningkatkan kepuasan konsumen

c.       Dengan adanya Industri Kecil Menengah dapat  membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Tulungagung.

2.      Manfaat Bagi Pelaku Industri Kecil dan Menengah

a.       Dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan terhadap industri kecil menengah di Kabupaten Tulungagung

b.      Mendapatkan tambahan pengetahuan dari kegiatan pembinaan dan pelatihan mengenai perkembangan Industri Kecil Menengah

c.       Mendapatkan fasilitas atau alat bantu perindustrian untuk membantu menunjang berjalannya proses produksi yang dihasilkan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>