ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA DAN BEBAN KERJA KARYAWAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA BADAN USAHA MILIK DESA DANADYAKSA DESA WATESUMPAK KABUPATEN MOJOKERTO

WhatsApp Image 2020-09-21 at 19.07.14

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

 

Oleh

OKKY KHARISMAWAN

NIM. 12401173140

 

Dosen Pembimbing Lapangan

SRI DWI ESTININGRUM, S.E., Ak., M.M.,C.A.

NIP. 197209082007102001

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan program yang wajib diikuti oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung, sebagai salah satu syarat kelulusan. Dalam program praktik pengalaman lapangan ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk memperoleh ilmu dan pengalaman baru di dunia kerja nyata yaitu di lembaga atau institusi yang berhubungan dengan jurusan yang di ambil. Selain itu, dapat digunakan untuk tempat menerapkan ilmu yang diperoleh selama dibangku kuliah kedalam lingkungan pekerjaan.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menjadi lulusan-lulusan sarjana yang siap pakai dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja. PPL dapat membantu mahasiswa memahami dunia kerja secara langsung dengan mengamati sistem kerja, kedewasaan berfikir, serta meningkatkan cara berfikir dalam analisis berdasarkan fakta yang ditemukan secara benar dan informasi yang diperlukan, efektif dalam melakukan wawancara atau observasi dan memiliki pemahaman teori-teori yang didapat dikampus untuk diterapkan sebagai landasan analisis dengan kenyataan dunia kerja.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal sangat diperlukan oleh setiap lembaga, baik lembaga pemerintah maupun swasta. SDM yang handal dapat memiliki kinerja yang baik sehingga memiliki pengaruh positif terhadap kinerja lembaga. Namun, SDM yang handal tidak otomatis dapat meningkatkan kinerja lembaga. Oleh karena itu, SDM yang handal sekalipun perlu di “manage” agar memiliki kinerja yang baik dan mencapai tujuan lembaga.[1]Suatu perusahaan untuk melaksanakan kegiatannya, baik perusahaan yang bergerak dibidang barang maupun jasa akan berusaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Satu hal yang harus diperhatikan yaitu keberhasilan suatu aktivitas didalam perusahaan dalam mencapai tujuan bukan hanya tergantung pada keunggulan teknologi, dana operasi yang tersedia, serta tergantung pada aspek sumber daya manusia.

Motivasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh semua pihak pimpinan di lembaga BUMDes bila mereka menginginkan setiap karyawan dapat memberikan kontribusi positif untuk mencapai tujuan perusahaan, karena dengan motivasi seorang karyawan bisa memiliki semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas yang diharapkan terhadap perkembangan UMKM. Tanpa motivasi seorang karyawan tidak dapat memenuhi tugasnya sesuai standar yang telah ditetapkan. Sekalipun seorang karyawan memiliki kemampuan yang baik, bila tidak memiliki motivasi dalam bekerja, maka hasil pekerjaannya tidak akan maksimal .

Pentingnya motivasi kerja karyawan terhadap perkembangan UMKM, maka wujud perhatian pihak pimpinan lembaga BUMDes mengenai masalah motivasi karyawan dalam bekerja ialah melakukan kegiatan memberi motivasi pada karyawan sehingga karyawan menjadi terdorong dan semangat dalam pencapaian target lembaga sehingga motivasi karyawan dalam bekerja akan tetap terjaga. Pemotivasian ini banyak macamnya seperti kompensasi yang layak dan adil, pemberian penghargaan, insentif dan sebagainya. Apabila kebutuhan karyawan sudah terpenuhi maka karyawan akan saling menghargai hak dan kewajiban sesama karyawan sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman dan kondusif, sehingga karyawan bersungguh-sungguh memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang karyawan.

Beban Kerja merupakan masalah yang sangat penting dalam suatu lembaga di BUMDes karena dalam pekerjaan setiap karyawan harus memenuhi target yang dijadikan sebagai acuan untuk mendorong kinerja karyawan terhadap perkembangan UMKM di desa agar dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh lembaga BUMDes. Beban kerja karyawan yang dirasakan yaitu semakin banyaknya persaingan diluar bank sehingga pihak bank dan karyawan banyak yang tidak memenuhi target dan penyebab utamanya adanya virus covid 19, yang membuat nasabah banyak yang telat bayar angsuran atau kredit macet. Sehingga pihak bank menerima jumlah angsuran nasabah walaupun tidak sesuai dengan jumlah yang ditetapkan. Jadi, berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul: Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Kerja dan Beban Kerja Karyawan Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Pada Badan Usaha Milik Desa DanaDyaksa Desa Watesumpak Kabupaten Mojokerto”.

selanjutnya

OKKY KHARISMAWAN 12401173140 LAPORAN AKHIR PPL GELOMBANG 2 TAHUN 2020 SELESAI-min


[1]Priyono dan Marnis, Manajemen Sumber Daya Manusia.(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007), hlm. 01.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>