Pengaruh Perawatan Usaha Budidaya Jamur Tiram Sebagai Penunjang Omzet Pendapatan Pada BUMDes Bangun Desa Sejahtera Tanjungsari, Boyolangu, Tulungagung

 

IMG-20210301-WA0021

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

MOH. FARID AL FARIZI

NIM. 12406183048

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Mega Tunjung Hapsari, M.AP.

  

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

2021

 

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa upaya ini dilakukan untuk memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan potensi desa. BUMDes adalah suatu lembaga ekonomi dengan modal usaha menganut asas mandiri. Badan usaha ini telah diamanatkan dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2005 tentang Desa. Mendirikan usaha ini harus disertai dengan adanya upaya penguatan kapasitas yang didukung oleh kebijakan daerah (Kabupaten/Kota) yang nantinya akan memfasilitasi dan melindungi usaha ini dari berbagai ancaman persaingan para pemodal besar. BUMDes ini juga termasuk lembaga ekonomi yang baru beroperasi di pedesaan dan masih membutuhkan landasan yang kuat untuk tumbuh dan berkembang lebih maju lagi. Pembangunan landasan bagi pendirian BUMDes adalah pemerintah.

Pendirian BUMDes ini juga didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berkenaan dengan perencanaan dan pendiriannya, BUMDes dibangun atas prakarsa (inisiasi) masyarakat. BUMDes sebagai pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial. Lembaga sosial ini berpihak pada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Sedangkan sebagai lembaga komersial bertujuan mencari keuntungan melalui penawaran sumberdaya lokal (barang dan jasa) ke pasar. BUMDes dibentuk berdasarkan pada perundang-undangan yang berlaku yang sesuai dengan kesepakatan yang telah terbangun di masyarakat desa. Maka dari itu bentuk BUMDes dapat beragam pada setiap desa yang ada karena menyesuaikan dengan karakteristik lokal, sumberdaya, dan potensi yang dimiliki setiap desa.

One thought on “Pengaruh Perawatan Usaha Budidaya Jamur Tiram Sebagai Penunjang Omzet Pendapatan Pada BUMDes Bangun Desa Sejahtera Tanjungsari, Boyolangu, Tulungagung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>