Perhitungan Target Penjualan Dalam Upaya Meningkatkan Laba Di Masa Pandemi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Elhijaaz Boutique And Craft Di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung

 

WhatsApp Image 2021-03-28 at 11.25.21 (1)

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

 

Oleh:

Yusvia Nur Afifah

NIM. 12403183005

 

Dosen Pembimbing Lapangan:

Sri Dwi Estiningrum, S.E., Ak., M.M., C.A.

NIP. 197209082007102001

 

 

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM IAIN TULUNGAGUNG

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan usaha yang memiliki pengaruh kuat dan berpotensi terhadap pergerakan roda perekonomian. Adanya UMKM telah memberikan kontribusi dan perananannya dalam mengurangi pengangguran. Isu menarik tentang UMKM sudah sejak lama dibahas, diawali dari adanya krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997 hingga terjadi resesi ekonomi. Hal ini dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia sendiri dalam mempertahankan nilai rupiah ditengah krisis. Pada saat itu, UMKM salah satu usaha yang tidak terpengaruh terhadap adanya krisis dan dalam kenyataannya dapat bertahan hingga kini. Bahkan, data terbaru yang dipublikasikan oleh BPS (Badan Pusar Statistik) tahun 2017-2018 jumlah UMKM mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Sector UMKM cenderung ke faktor pemanfaatan sumber daya alam dan padat karya seperti perikanan, perdagangan, pertanian, dan perkebunan. Salah satu produk yang tercipta di UMKM ini adalah batik ecoprint. Pada tahun 2017 batik ecoprint meningkat pesat di Indonesia. Batik ecoprint ini dapat dijadikan tren gaya hidup masyarakat ramah lingkungan karena batik ini menggunakan pewarna alami seperti dedaunan dan bunga yang berasal dari alam. Produk yang dihasilkan adalah lembaran kain dan produk fashion yang memiliki nilai tambah dalam budaya lokal dan ramah lingkungan.

Sesuai dengan namanya eco yang berasal dari kata ekosistem (alam) dan print yang artinya mencetak. Dapat diartikan ecoprint adalah proses untuk mentransfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung. Teknik ini dilakukan dengan cara menempelkan tanaman yang memiliki pigmen warna kepada kain yang kemudian direbus di dalam kuali besar. Tanaman yang digunakan pun merupakan tanaman memiliki sensitivitas tinggi terhadap panas, karena hal tersebut merupakan faktor penting dalam mengekstraksi pigmen warna. Batik ecoprint merupakan produk yang unik karena tidak bisa diulang, dikarenakan bahan pewarna (daun dan bunga) yang dipakai tidak akan sama. Maksudnya pewarna yang digunakan ecoprint hanya berlaku sekali pakai, dan tidak mungkin ada dua produk yang sama persis.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>