Sistem Pengendalian Internal Piutang Dagang Pada UD Lestari Dusun Sukorejo Desa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung

 

 FOTO BLOG LAB FEBI

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Akuntansi Syariah

 

Fakultas konomi Bisnis Islam IAIN Tulungagung

 

 

Oleh:

 

ENNY AYU AMBAR WANTI

 

NIM. 12403183016

 

 

Dosen Pembimbing Lapangan

 

SRI DWI ESTININGRUM, S.E.AK, M.M., C.A

 

NIP. 197209082007102001

 

  

 

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

 

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

 

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Pada umumnya setiap perusahaan yang didirikan memiliki tujuan untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya guna mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut erat kaitannya dengan penjualan, karena penjualan mempunyai peran yang sangat penting disamping faktor-faktor lainnya seperti modal. Perusahaan dagang dapat memperoleh laba melalui kegiatan penjualan barang dagangan yang dilakukan kepada konsumen. Perusahaan dagang dapat menjual barang dagangannya secara tunai maupun kredit. Dari beberapa perusahaan dagang banyak yang menerapkan penjualan secara kredit dalam rangka meningkatkan penjualannya. Penjualan kredit seperti ini di dalam perusahaan dagang umumya disebut piutang dagang. Sedangkan pada lembaga keuangan laba usaha yang diterima adalah dari suku bunga pinjamann, piutang pada lembaga keuangan seperti ini terjadi saat pemberiaan kredit kepada nasabah.

Piutang dagang adalah kas yang belum dibayarkan oleh konsumen atas barang yang diterima, akibat pemberian jangka waktu pembayaran dari pihak perusahaan. Selain itu piutang dagang merupakan suatu bentuk investasi yang cukup besar bagi perusahaan, maka harus dikelola secara efisien sehingga keuntungan-keuntungan yang didapatkan lebih meningkat. Di dalam piutang dagang sering terjadi kendala yaitu piutang tak tertagih dan keterlambatan pembayaran. Hal ini bisa terjadi karena adanya kecurangan yang dilakukan oleh karyawan perusahaan yang menangani piutang dagang, sistem pencatatan akuntansi piutang dagang yang tidak baik, serta tidak teraturnya karyawan yang mengontrol pembayaran kredit. Semua itu merupakan resiko dari penjualan kredit yang dapat menghambat kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu diperlukan sistem pengendalian internal yang baik sehingga dapat menunjang efektifitas piutang dagang dalam sebuah perusahaan.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_ENNY AYU AMBAR WANTI_12403183016<<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>