STRATEGI PRODUKSI, PEMASARAN DAN PENGEMBANGAN USAHA PADA PT. HIKMAH STONE DI DESA GESIKAN KECAMATAN PAKEL KABUPATEN TULUNGAGUNG

WhatsApp Image 2021-08-31 at 21.10.05

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Tulungagung

Oleh Chandra Rizal Saputra

NIM. 12405183416

Dosen Pembimbing Lapangan Syamsul Umam, S.HI, M.H

NIP. 2009118002

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG 2021

Pandemi Covid-19 sudah ada di Indonesia sejak awal tahun 2019. Sudah hampir 2 tahun lamanya masyarakat Indonesia berjuang untuk menghentikan penyebaran virus ini. Semua sektor kehidupan masyarakat terganggu, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata hingga sektor ekonomi. Terganggunya semua sektor dikarenakan adanya pembatasan aktivitas manusia demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Aktivitas manusia semuanya dilakukan dari rumah, sekolah dari rumah, kerja dari rumah, dan sebagainya. Akibat pandemi banyak kegiatan operasional perusahaan yang terganggu yang menyebabkan menurunnya produktivitas perusahaan. Sehingga banyak perusahaan mengalami kerugian. Karena mengalami kerugian, perusahaan terpaksa harus membuat kebijakan perusahaan yang dapat menyelamatkan perusahaan. Bahkan hingga banyak perusahaan yang membuat kebijakan dengan terpaksa merumahkan karyawannya. Dengan dirumahkannya para karyawan, banyak orang yang semula kerja menjadi tidak kerja. Sehingga banyak dari mereka yang harus memutar otak dan berusaha keras untuk dapat menghidupi keluarganya. Akhirnya banyak dari mereka yang memilih untuk merintis usaha dengan memanfaatkan peluang – peluang usaha yang ada. Seperti berjualan makanan secara online, karena pada kondisi pandemi orang – orang akan lebih memilih untuk hidup praktis dan simpel. Selain berjualan makanan, banyak para pelaku usaha baru yang menawarkan kebutuhan – kebutuhan yang penting di masa pandemi seperti masker dan handsanitizer. Selain itu masih banyak lagi para pelaku usaha baru yang mencoba dan menawarkan inovasi produk dengan menambahkan manfaat dan nilai sehingga dapat menghasilkan uang. Covid-19 merubah semua tatanan kebiasaan yang ada di masyarakat. Di masa pandemi ini masyarakat harus mematuhi prokes yang sudah ditetapkan mulai dari menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Semua orang harus memakai masker saat ingin pergi atau keluar dari rumah. Dan apabila ingin masuk ke dalam suatu tempat, masyarakat diwajibkan untuk mencuci tangan. Banyak sekali di pasang wastafel dan kran – kran air di tempat – tempat umum seperti tempat ibadah, toko, rumah makan dan tempat umum lainnya. Di masa pandemi, permintaan terhadap wastafel mengalami peningkatan. Dengan modal keterampilan yang dimiliki untuk mengubah batu kali menjadi wastafel, hal tersebut 2 dimanfaatkan oleh Bapak Suyanto dan anak laki-lakinya untuk memulai usaha PT. Hikmah Stone yang berfokus pada pembuatan wastafel. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan adalah batu kali. Wastafel yang ditawarkan memiliki harga lebih murah dibandingkan wastafel yang terbuat dari marmer. Oleh karena itu, lebih diminati oleh para pembeli. Namun, dengan semakin banyaknya permintaan wastafel juga dapat meningkatkan persaingan. Banyak pelaku usaha lain yang mencoba memanfaatkan peluang tersebut juga. Banyak pesaing – pesaing usaha yang menawarkan produk yang lebih murah seperti tempat cuci tangan dari ember plastik.

Selanjutnya>>>LAPORAN PPL_CHANDRA RIZAL S_12405183416<<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>