Monthly Archives: August 2021

foto oto

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

IAIN TULUNGAGUNG

Oleh :

WIGA WINDY ANDHINI

NIM. 12406183136

Dosen Pembimbing Lapangan :

Moh. Rois Abin, M.Pd.I.

NIDN.  2010068801

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

2021

Dengan terjadinya pandemi Covid-19 tentu memberi pengaruh yang buruk terhadap perekonomian negara, hal tersebut juga menyebabkan banyak perusahaan melakukan PHK, banyak perusahaan maupun pedagang kecil yang gulung tikar. Dengan situasi pandemi Covid-19 seperti ini membuat Pemerintah Desa Kedungsigit membuat peraturan untuk mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19. Pandemic Covid-19 yang tidak kunjung berakhir membuat tahun 2020-2021 menimbulkan permasalahan yang sangat vital dan penting untuk diatasi. Oleh sebab itu pemerintah Desa Kedungsigit diharuskan untuk mengambil kebijakan strategis yang bertujuan untuk memulihkan perekonomian Desa pada masa Pandemic Covid-19. Kebijakan tersebut berupa pengalihan alokasi dana desa yang dimanfaatkan dalam menanggulangi dan membantu perekonomian masyarakat desa yang terkena dampak Pandemic Covid-19.

Alokasi dana desa diwujudkan untuk mendanai program yang terdapat dalam pemerintahan desa untuk melakukan aktivitas pemerintahan serta pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah Desa Kedungsigit diharuskan untuk merealokasikan pemakaian dana desa yang sebelumnya digunakan untuk kewenangan desa yang terdiri dari penyelenggaraan pemerintah desa dalam menjalankan pelayanan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan melakukan pemberdayaan bagi masyarakat desa, dengan terpaksa perlu direalokasikan untuk mengatasi permasalahan dari segi kesehatan, sosial, dan ekonomi yang disebabkan oleh Pandemic Covid-19.

Selengkapnya>>> LAPORAN PPL GEL 2_Wiga Windy Andhini_12406183136_MKS6C<<<

WhatsApp Image 2021-08-13 at 04.54.00

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

TAMARA ALVIANA SARI

NIM. 12406183166

 

Dosen Pembimbing Lapangan

 

Mega Tunjung Hapsari, M.AP

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

HALAMAN PERSETUJUAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

2021

 

Desa merupakan satuan wilayah terendah dalam struktur ketatanegaraan di Indonesia. Desa diharapkan dapat menjadi mandiri secara sosial, budaya, ekonomi dan politik. Hal ini menjadi salah satu bentuk kebijakan pembangunan yang dipandang strategis karena memberikan perhatian yang sangat besar kepada desa, dimana menguatkan wilayah terendah yaitu desa untuk dapat berkompetisi secara global. Sistem dan mekanisme kelembagaan ekonomi di pedesaan tidak berjalan efektif dan berimplikasi terhadap bantuan dari sisi keuangan maupun tidak.

Dibalik keuntungan pemberian Dana Desa yang begitu besar saat ini dengan tujuan untuk percepatan pembangunan desa-desa di Indonesia, dikhawatirkan dapat menimbulkan beberapa masalah. Salah satunya kebijakan Dana Desa ini akan meningkatkan ketergantungan pemerintah desa dalam hal kemandirian keuangan. Hal ini dapat mengakibatkan desa kurang produktif dalam memanfaatkan potensi yang ada dan aset desa yang dimiliki. Pada era otonomi desa sekarang ini, desa dapat membangun kemampuan sumber daya yang ada di desa  ekonomi dan keuangannya dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Selengkapnaya>>>>LAPORAN PPL TAMARA ALVIANA SARI12406183166-dikonversi<<<<

IMG_20210812_180642

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

FENI YULIANA

NIM. 12406183189

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Novi Khoiriawati, S.E., M.Acc.

 

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

2021

Peternakan merupakan bagian dari pembangunan dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk menyediakan pangan hewani berupa daging, susu serta telur yang bernilai gizi tinggi, meningkatkan pendapatan peternak serta menambah devisa dan memperluas kesempatan kerja. Peternakan pada masa yang akan datang diharapkan dapat mendukung pembangunan perekonomian bangsa.

Pemerintah berusaha untuk meningkatkan pendapatan peternak dan memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat dengan mendayagunakan dan mengembangkan potensi ternak daerah. Potensi ternak yang bernilai jual tinggi salah satunya adalah ayam broiler. Sebagaimana diketahui ayam broiler merupakan ternak penghasil daging yang relatif lebih cepat masa produksinya dibandingkan dengan ternak potong lainnya. Hal ini yang menjadi salah satu alasan peternak untuk megusahakan peternakan ayam broiler. Pembangunan peternakan ayam broiler didukung dengan semakin kuatnya industri perusahaan pembibitan, perusahaan pakan ternak, perusahaan obat hewan dan industri-industri perusahaan pengolahan produk peternakan.

IMG-20210831-WA0194

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

DELLA ANANDA PUNGKI SALSABILA

NIM. 12406183171

Dosen Pembimbing Lapangan

MEGA TUNJUNG HAPSARI, M.AP.

 

MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam sistem anggaran. Desa memiliki peran yang sangat strategis sebagai salah satu unit pemerintahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, kepentingan dan kebutuhan, terutama dalam pelaksanaan tugas di bidang pelayanan publik. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yaitu Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mendukung semua sektor masyarakat, salah satunya pengalokasian dana pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa, sehingga dapat memaksimalkan pembangunan desa.

BUMDes dijadikan sebagai pilar demokrasi karena BUMDes dianggap sebagai lembaga ekonomi masyarakat yang memiliki peran strategis yang dijadikan sebagai alat untuk mendongkrak perekonomian masyarakat pedesaan. BUMDes diciptakan untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan asset desa, meningkatkan kegiatan usaha masyarakat, menciptakan peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja.


 

 

IMG_20210831_195933-min

 

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

PENGEMBANGAN PEMASARAN USAHA SINAR ABADI BAKERY

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

IZZATUL ABADIYAH
NIM. 12405183303

Dosen Pembimbing Lapangan
Dr. H. Dede Nurohman, M. Ag

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Bakery merupakan makanan jadi yang terbuat dari tepung terigu sebagai bahan utama produksinya. Roti yang semula berkembang di luar negeri kini semakin populer dikonsumsi oleh seluruh masyarakat Indonesia dari semua kalangan. Memang awalnya, roti itu sebagai pengganti nasi saat sarapan pagi terutama masyarakat golongan menengah ke atas. Tetapi kini banyak masyarakat bahkan dari semua kalangan itu mengonsumsi roti sebagai pengganjal perut saat lapar.
Kemudian sekarang ini roti telah berkembang diseluruh pelosok daerah. Hal ini tentu saja dapat mendorong para masyarakat yang memiliki jiwa pebisnis untuk membangun usaha bakery. Keadaan ini menjadikan skala usaha yang bergerak di usaha bakery semakin beragam, mulai dari yang kecil atau home industri, menengah hingga industri yang besar. Banyak dijumpai perusahaan roti berskala kecil di daerah-daerah yang ada Indonesia ini. Bahkan tetap bertahan dan mampu berkembang dalam menghadapi pandemi covid-19 seperti sekarang ini.
Di Blitar saat ini sudah banyak toko-toko bakery yang telah hadir untuk memuaskan para penggemar roti. Salah satunya usaha Sinar Abadi Bakery ini yang berada di Jln. Mentaraman Kecamatan Talun Kabupaten Blitar yang kini sudah mulai berkembang hingga memiliki pelanggan sebanjak 300 pelanggan dari berbagai desa. yang awalnya beliau ini membuka usaha bakery ini dikarenakan beliau dulu sudah pernah jualan makanan ringan dan juga kakak beliau yang baru saja berhenti dari pekerjaannya dipabrik roti, sehingga beliau dan kakaknya berinisiatif membuka usaha roti sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sekalian memanfaatkan kemampuan beliau dalam pemasaran.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_IZZATUL ABADIYAH_12405183303<<<

 

 

 

 

 

 

Kompres

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung Oleh :

Ahmad Mubayyinul Umamy

NIM. 12406183181

Dosen Pembimbing Lapangan

Hj. Amalia Nuril Hidayati. SE. M, Sy

 JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG 2021

Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Pemerintah juga telah menetapkan definisi UMKM dalam undang-undang nomor 20 tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Definisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menurut undang-undang tersebut adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.1

Di Indonesia sendiri, UMKM memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian negara. Ini disebabkan sektor UMKM yang merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar, paling banyak menyerap lapangan kerja, serta relatif tahan terhadap krisis keuangan. Selain itu, kelompok ini terbukti tahan banting terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi, sebagai contoh Indonesia pernah diterpa krisis ekonomi hebat pada tahun 1998 yang membuat perusahaan-perusahaan besar tumbang, namun saat krisis ekonomi tersebut, sektor UMKM banyak yang tetap bertahan. Aktivitas roda ekonomi dari UMKM di Indonesia justru menjadi penyelamat negara yang sedang berada dalam kondisi terpuruk.

Selengkapnya>>>Laporan PPL_Ahmad Mubayyinul Umamy

WhatsApp Image 2021-08-31 at 21.10.05

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Tulungagung

Oleh Chandra Rizal Saputra

NIM. 12405183416

Dosen Pembimbing Lapangan Syamsul Umam, S.HI, M.H

NIP. 2009118002

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG 2021

Pandemi Covid-19 sudah ada di Indonesia sejak awal tahun 2019. Sudah hampir 2 tahun lamanya masyarakat Indonesia berjuang untuk menghentikan penyebaran virus ini. Semua sektor kehidupan masyarakat terganggu, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata hingga sektor ekonomi. Terganggunya semua sektor dikarenakan adanya pembatasan aktivitas manusia demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Aktivitas manusia semuanya dilakukan dari rumah, sekolah dari rumah, kerja dari rumah, dan sebagainya. Akibat pandemi banyak kegiatan operasional perusahaan yang terganggu yang menyebabkan menurunnya produktivitas perusahaan. Sehingga banyak perusahaan mengalami kerugian. Karena mengalami kerugian, perusahaan terpaksa harus membuat kebijakan perusahaan yang dapat menyelamatkan perusahaan. Bahkan hingga banyak perusahaan yang membuat kebijakan dengan terpaksa merumahkan karyawannya. Dengan dirumahkannya para karyawan, banyak orang yang semula kerja menjadi tidak kerja. Sehingga banyak dari mereka yang harus memutar otak dan berusaha keras untuk dapat menghidupi keluarganya. Akhirnya banyak dari mereka yang memilih untuk merintis usaha dengan memanfaatkan peluang – peluang usaha yang ada. Seperti berjualan makanan secara online, karena pada kondisi pandemi orang – orang akan lebih memilih untuk hidup praktis dan simpel. Selain berjualan makanan, banyak para pelaku usaha baru yang menawarkan kebutuhan – kebutuhan yang penting di masa pandemi seperti masker dan handsanitizer. Selain itu masih banyak lagi para pelaku usaha baru yang mencoba dan menawarkan inovasi produk dengan menambahkan manfaat dan nilai sehingga dapat menghasilkan uang. Covid-19 merubah semua tatanan kebiasaan yang ada di masyarakat. Di masa pandemi ini masyarakat harus mematuhi prokes yang sudah ditetapkan mulai dari menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Semua orang harus memakai masker saat ingin pergi atau keluar dari rumah. Dan apabila ingin masuk ke dalam suatu tempat, masyarakat diwajibkan untuk mencuci tangan. Banyak sekali di pasang wastafel dan kran – kran air di tempat – tempat umum seperti tempat ibadah, toko, rumah makan dan tempat umum lainnya. Di masa pandemi, permintaan terhadap wastafel mengalami peningkatan. Dengan modal keterampilan yang dimiliki untuk mengubah batu kali menjadi wastafel, hal tersebut 2 dimanfaatkan oleh Bapak Suyanto dan anak laki-lakinya untuk memulai usaha PT. Hikmah Stone yang berfokus pada pembuatan wastafel. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan adalah batu kali. Wastafel yang ditawarkan memiliki harga lebih murah dibandingkan wastafel yang terbuat dari marmer. Oleh karena itu, lebih diminati oleh para pembeli. Namun, dengan semakin banyaknya permintaan wastafel juga dapat meningkatkan persaingan. Banyak pelaku usaha lain yang mencoba memanfaatkan peluang tersebut juga. Banyak pesaing – pesaing usaha yang menawarkan produk yang lebih murah seperti tempat cuci tangan dari ember plastik.

Selanjutnya>>>LAPORAN PPL_CHANDRA RIZAL S_12405183416<<<

IMG-20210831-WA0005

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Tulungagung
Oleh:
CHINDY KARTIKA ANGGIANA
NIM. 12401183314
Dosen Pembimbing Lapangan
DIDIK SETIAWAN, S.E., M.M
NIDN. 2024077905
JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMNI DAN BISNIS ISALAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) sendiri merupakan hal yang baru dalam kegiatan atau aktivitas perniagaan. UMKM ini bergerak dalam hal perdagangan dimana dalam hal ini menyangkut pada aktivitas atau kegiatan berwirausaha. UMKM merupakan suatu usaha perdagangan yang dikelola oleh perorangan atau juga badan usaha yang dalam hal ini termasuk juga sebagai kriteria usaha dalam lingkup kecil atau juga mikro. Peraturan mengenai UMKM sudah dibahas didaalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Kebijakan UMKM yang berkembang selama era reformasi mengindikasikan bahwa
proses komunikasi politik sendiri belum berjalan baik. Sesungguhnya komunikasi politik yang efektif diharapkan dapat dibangun dan ditumbuhkan oleh para eksponen yang bergerak dalam pemberdayaan UMKM. Dengan kondisi yang masih seperti sekarang jangan diharapkan akan ada tenggang rasa dari para pengusaha besar kepada pengusaha
kecil. Belajar dari pengalaman masa lalu untuk bermitra antara pengusaha kecil dan pengusaha besar harus dipaksa dan diikat dengan peraturan formal, begitupun belum dapat berjalan dengan efektif.

Selengkapnya>>>CHINDY KARTIKA_12401183314_PERBANKAN SYARIAH_LAPORAN PPL_compressed<<<