Analisis Perhitungan Pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada Usaha Seblak Mewek Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung

 

IMG20210723171244-min 

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Akuntansi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

Putri Hadiyanti Pratiwi

NIM. 12403183252

Dosen Pembimbing Lapangan:

Sri Dwi Estiningrum, S.E., Ak., M.M., C.A.

NIP. 197209082007102001

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

2021

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memang sedang gencar dikembangkan di Indonesia karena UMKM memiliki peranan penting untuk perekonomian Indonesia. Karena penting bagi perekonomian Indonesia, maka terdapat undang-undang khusus yang mengatur tentang UMKM yaitu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008. Di Tulungagung sendiri, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulungagung, jumlah UMKM yang ada telah mencapai 50.000 lebih unit pada tahun 2018. UMKM dinilai penting bagi perekonomian negara sebab mempunyai peran dalam penyerapan tenaga kerja sehingga mengurangi jumlah pengangguran, serta juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan, yang tentu dapat mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara, serta mampu menciptakan stabilitas nasional (LPPI, 2015; 1). Supaya peningkatan pertumbuhan ekonomi negara dan stabilitas nasional terwujud, diharapakan UMKM mempunyai sistem keuangan dan administrasi yang baik. Terwujudnya sistem keuangan dan administrasi yang baik bagi UMKM perlu didukung dengan SDM (sumber daya manusia) yang memahami akuntansi dan perpajakan. Jika pengetahuan akan akuntansi dimiliki, maka UMKM dapat mengetahui pendapatan dan biaya yang dikeluarkan, jumlah asset, serta memiliki kinerja yang selalu terukur dengan baik. Untuk menjadi UMKM naik kelas salah satu cirinya adalah UMKM pajak yang dibayarkan meningkat dan kepatuhan pajak akan bisa meningkat jika wajib pajak UMKM memiliki pengetahuan pajak. Jadi pengetahuan mengenai perpajakan juga dibutuhkan bagi sebuah UMKM (Puspitasari, 2014).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>