Penetapan Tenaga Kerja Di Bidang Akuntansi Dalam Meningkatkan Kualitas Pelaporan Keuangan Di Badan Usaha Milik Desa(BUMDes) Cakra Usaha Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung

WhatsApp Image 2021-09-01 at 21.21.10

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Akuntansi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

Nadila Hananingrum

NIM. 12403183218

Dosen Pembimbing Lapangan:

Sri Dwi Estiningrum,S.E.,Ak., M.M. C.A.

NIP. 19720908 200710 2 001

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Desa dapat dikatakan sebagai hasil dari kombinasi antara kegiatan suatu kelompok manusia dan lingkungannya. Hasil dari kombinasi itu adalah perwujudan di bumi yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografi, sosial, ekonomi, dan kultural yang saling berikatan satu sama lain dan hubungan dengan daerah.  Indonesia merupakan wilayah yang dibangun dengan menyatukan ribuan desa dan bergantung dari desa. Desa menjadi garda utama dan poros penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Konsep pembangunan digambarkan dimulai dari pembangunan akarnya, penggambaran akar yang dimaksud adalah desa sebagai lembaga pemerintahan terkecil dan lembaga pemerintahan yang memiliki kedekatan secara langsung dengan masyarakat. Salah satu cara melakukan percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan perekonomian desa dengan dikembangkannya Badan Usaha Milik Desa. BUMDes merupakan pendekatan baru yang dilakukan pemerintah pusat untuk mampu menggerakan dan merangsang perekonomian di pedesaan yang dikembangkan pemerintah desa dan masyarakat desa. BUMDes merupakan pendekatan baru yang dilakukan pemerintah pusat untuk mampu menggerakan dan merangsang perekonomian di pedesaan yang dikembangkan pemerintah desa dan masyarakat desa. Pendekatan ini merupakan cara baru karena pendekatan sebelumnya belum mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan. Badan Usaha Milik Desa merupakan lembaga dalam bidang pengelolaan aset-aset desa dan sumberdaya ekonomi yang terdapat di desa. Untuk mengembangkan BUMDes diperlukan pelaporan keuangan yang berkualitas. Pelaporan keuangan menggambarkan sejauh mana keberhasilan pengelolaan BUMDes. Semakin baik kualitas pelaporan keuangan akan semakin baik juga perkembangan BUMDes. Untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dibutuhkan tenaga kerja di bidang akuntansi yang memiliki kualitas dan kuantitas yang memadai. Bendahara BUMDes memiliki beberapa tanggung jawab yang diemban selaku pembuat laporan keuangan dan pelaksana operasional. Dibutuhkan pengendalian internal yang memadai untuk memberikan tanggungjawab dan pemisahan tugas yang jelas agar tidak terjadi beban berlebih. Beban kerja berlebih ini akan ikut mempengaruhi kualitas dari pelaporan keuangan yang dihasilkan.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL - NADILA HANANINGRUM - 12403183218<<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>