Strategi Bank Syariah Indonesia KCP Nganjuk Yos Sudarso Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Di Tengah-tengah Migrasi

1630916534690

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

 

Oleh:

SULIH RIANTO

 NIM: 12401183286

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Sutopo, M. Pd.

NIP. 197805092008011012

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

2021

Dalam situasi yang seperti ini peran lembaga perbankan sangat berpengaruh pada masyarakat, umumnya pada umkm di masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Pebankan Syariah menyatakan bahwa perbankan syariah adalah segala sesuatu yang menyangktu tentang bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas bank umum syariah (BUS), unit usaha sayriah (UUS), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).[1]

Bank syariah cukup banyak di minati oleh masyarakat Indonesia kususnya di UMKM, walaupun perkembanganna masih jauh dibanding dengan bank konvensional. Akan tetapi bank syariah tetap berusaha meningkatkan kualitas pelayanan yang baik melauli berbagai hal. Standar pelayanan bank syariah yang menggunakan prinsip syariah menjadikan perbedaan dengan bank konvensional. Akan tetapi melihat situasi sekarang yang lagi terpuruk dengan muculnya pandemi Covid-19 dan masih tetap menjadi salah satu pengahambat kegiatan operasional bank syariah membuat pendapatan dan pembiayaan bank syariah menjadi melemah.

Belakangan ini muncul di permukaan sebuah merger (penggabungan) bank-bank syariah milik BUMN. Bank-bank syariah BUMN yang sedang meger (penggabungan) adalah PT. BRI Syariah, PT. Bank Mandiri Syariah dan PT. BNI Syariah. Di sektor perbankan, merger merupakan sesuatu hal yang biasa dialami. Yang di maksud merger adalah proses peleburan satu bank atau lebih ke dalam bank yang lain dimana satu bank tetap mempertahankan identitasnya dengan melakukan pengambilan kekayaan, tanggung jawab dan kuasa atas bank yang meleburkan diri tersebut.

Merger  bank perlu dilakukan untuk menciptakan bank yang lebih baik lagi yang pada akhirnya dapat memberikan dampak signifikan dan positif pada sistem perbankan yang sehat, efisisen dan mampu berkompetisi di kancah perekonomian global dan pasar bebas. Merger ini di setujui oleh otoritas jasa keuangan, ketiga bank tersebut digabung menjadi satu dengan nama PT Bank Syariah Indonesia dengan alasan upaya dan komitmen pemerintah dalam memajukan ekonomi syariah sebagai pilar baru kekuatan ekonomi nasional yang juga secara jangka panjang akan mendorong Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah global.

Adanya proses merger atau yang disebut dengan Migrasi rekening dari legacy BRIS, BNIS dan juga BSM ke rekening BSI. Maka dari itu juga di perlukan beberapa strategi guna untuk mengantisipasi nasabah pada saat migrasi. Migrasi ini dilakukan melalui ketiga legacy bank syariah tersebut. Pada situasi pandemi memungkinkan adanya pembatasan nasabah atau social distancing. Hal tersebut membuat proses migrasi menjadi sedikit terhambat dan perlu keketatan dalam menjaga protokol kesehatan. Selain itu petugas atau SDM yang ada di perusahaan juga terbatas sehingga cukup kuwalahan pada saat menangani proses migrasi. Proses migrasi ini dilaksanakan berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan di masing-masing area seperti halnya area kediri yang dilaksanakan mulai tanggal 05 Juli 2021 hingga sekarang. Dengan adanya berbagai hambatan dan rintangan yang dilalui terutama di Bank Syariah Indonesia KCP Nganjuk Yos Sudarso maka dari itu dengan adanya permasalahan tersebut penulis memiliki ketertarikan untuk mengangkatnya persoalan ini sabagi laporan penulis yang berjudul “Strategi Bank Syariah Indonesia KCP Nganjuk Yos Sudarso Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Di Tengah-tengah Migrasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>