Monthly Archives: September 2021

1630564740680

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

MUHAMMAD ULUL ‘AZMI
NIM. 12401183266

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Sutopo, M.Pd
NIP. 197805092008011012

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
IAIN TULUNGAGUNG
2021

Setiap perusahaan pasti memiliki sebuah manajemen perusahaan guna menata, mengatur, dan mengelola suatu perusahaan agar berjalan dengan baik dalam rangka mencapai visi misi perusahaan. Termasuk manjemen tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) yang bertujuan untuk
memberikan kemajuan atau nilai tambah terhadap kinerja suatu perusahaan seperti serangkaian pola perilaku perusahaan yang diukur melalui kinerja,
pertumbuhan, struktur pembiayaan, dan perlakuan terhadap para pemegang
saham.

Dalam dunia perbankan Good Corporate Governance merupakan suatu keharusan dan sagatlah penting dalam penerapannya karena selain dapat memberikan nilai tambah terhadap kinerja perusahaan juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan guna menjaga loyalitas dan kepuasan para nasabah. Terlebih baru-baru ini perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan ditandai mergernya tiga bank besar yaitu PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), dan PT Bank Mandiri Syariah (BMS) yang sekarang menjadi satu bank syariah raksasa dengan nama PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL MUHAMMAD ULUL AZMI 12401183266<<<

IMG-20210909-WA0014

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh

ASMA’UL KUMALA SARI

NIM. 12406183157

 

Dosen Pembimbing Lapangan

                       Nadia Roosmalita Sari, S.Pd. M.Kom

 

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

Desa merupakan unit terkecil disuatu negara namun memiliki peran penting untuk mencapai cita-cita suatu berbangsa dan bernegara. Bahkan apabila kita ingin menilai suatu bangsa itu sejahtera atau tidak dapat dilihat dari kemajuan sebuah desa, tidak hanya itu saja harus adanya dorongan yang terus menerus bagi tumbuh kembangnya potensi alamiah dan potensi dinamik pedesaan. Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 menjadi awal dari sebuah desa untuk menentukan peran dan kewenangannya. Harapannya pemerintahan desa dapt nembangun perekonomian masyarakat desa yang mandiri.

Dalam rangka mengakomodasi potensi desa dan pemenuhan kebutuhan warga desa, melalui UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Desa, pemerintah memberikan dukungan besar agar desa memiliki badan usaha yang mampu mengembangkan dan menggerakkan perekonomian lokal.

Untuk menunjang peningkatan ekonomi desa perlu adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi wadah pemerintah desa dan warganya yang secara proposional melaksanakan program pemberdayaan perekonomian di tingkat desa. Keberdaan BUMDes diharapkan mampu menstimulasi dan menggerakkan roda perekonomian desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah sebuah lembaga yang dikelola oleh masyarakat desa dan kepengurusan terpisah dari pemerintah desa. Berdirinya BUMDes bertujuan untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausaha desa.

Selengkapnya >>>ASMA'UL KUMALA SARI-12406183157-MKS-PPL 2021_2<<<

 


 

 

 

IMG-20210909-WA0013

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

AYVA NADILA

NIM. 12406183147

 

Dosen Pembimbing Lapangan

NADIA ROOSMALITA SARI, S.PD., M.KOM.

 

MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Di dalam suatu wilayah, perkonomian merupakan sebuah tumpuan utama dalam kehidupan sehari-hari. Perekonomian dapat tercipta bila suatu usaha yang dibangun mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang akan dibantu dan didukung oleh pemerintahan desa. Pengaturan tentang keuangan desa di dalam Undang-Undang Desa telah jelas mampu memberikan ruang yang sangat besar dalam upaya meningkatkan pembangunan ekonomi desa guna peningkatan kesejahteraan rakyat. Rintangan yang justru sering muncul dari pengelolaan keuangan yang menuntut untuk memiliki akuntabilitas dan transparasi agar dukungan yang dilakukan oleh pemerintah ini dapat meningkatkan sektor ekonomi dalam pembangunan desa yang lebih maju.

Keuangan desa dapat berupa hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang dan dapat digunakan untuk kegiatan pengelolaan pemerintahan desa dan kepentingan masyarakat desa (UU No. 6 Tahun 2014). Dinilai dari objeknya, keuangan negara adalah segala kewajiban dan hak negara yang dapat diukur dalam mata uang, termasuk kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan pengelolaan aset milik negara. Dalam pengelolaan keuangan desa berupa perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban selama dalam 1 periode.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_AYVA NADILA_12406183147<<<


 

 

LAPORAN PPL-PUTRI VELLA MELIYANTI-12405183435

Screenshot_20210902_102127

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh :

PUTRI VELLA MELIYANTI

NIM. 12405183435

 

Dosen Pembembing Lapangan

Nurul Fitri Ismayanti, M.E.I,

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG 2021

Desa Sanggrahan  terkenal dengan banyaknya industri Batu Alam. Salah satunya Industri Batu Cobek Bapak Jaseni ini, Industri ini terletak di desa Sanggrahan kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung, dan di dirikan sejak tahun 2017 yang mana pemilik usaha bernama bapak Jaseni, awal mula mendirikan usaha Batu Cobek Bapak Jaseni ini pertama beliau mencari modal dengan cara menjadi TKI di luar negri selama 5 tahun dan setiap gaji yang di peroleh di tabung untuk mendirikan Usaha Batu Cobek, dan pada akhirnya setelah 13 tahun menjadi TKI di luar negri beliau di berikan kesempatan oleh Allah untuk membangun gilingan tebu tersebut pada tahun 2010 hingga sekarang

Penelitian ini di laksanakan di Desa Sanggrahan, Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Sebuah desa yang terkenal dengan usaha Batu Alam. Kurang lebih 50% penduduk Desa Sanggrahan bermata pencaharian sebagai pengusaha Batu Alam dan salah satunya Industri Batu Cobek Bapak Jaseni.

Saya memilih Desa Sanggrahan karena letak desanya yang strategis, Selain itu, banyaknya usaha Batu Alam.

Pelaksanaan penelitian praktik pengalaman lapangan di laksanakan pada tanggal 16 Juli hingga 17 juli, Pada hari pertama peneliti melaksanakan observasi dan melaksanakan wawancara kepada pemilik usaha, pada hari ke dua peneliti melihat proses pembuatan mulai dari awal sampai akhir pencetakan produk, hingga produk siap di pasarkan. Kegiatan produksi Batu Alam dimulai dari proses batu besar di masukkan ke mesin pemotong 1 kemudian batu besar yang sudah di potong di masukkan lagi ke mesin pemotong 2 agar mendapatkan hasil yang lebih kecil, kemudian batu kecil tersebut di masukkan ke dalam mesin pembubut yakni mesin yang berfungsi untuk membentuk batu menjadi cobek, kemudian setelah selesai pembubutan cobek siap untuk di pasarkan.

Selengkapnya***LAPORAN PPL Putri Vella meliyanti(435)***

 

WhatsApp Image 2021-09-09 at 12.09.13

Pandemi Covid-19 yang sedang melanda didunia yang tidak terkendali ini banyak membuat para umkm harus gulung tikar. Pendemi tersebut tidak hanya menjadikan krisis kesehatan di dunia tapi banyak juga dampaknya pada berbagai sektor, diantaranya sektor ekonomi. Lesunya omzet UMKM Indonesia saat ini sangat berpengaruh pada merosotnya perekonomian Indonesia. Pemerintah telah berupaya dalam berbagai hal untuk membantu rakyat kecil para pelaku UMKM dalam kelangsungan hidup. Namun, kunci kebertahanan mereka nyatanya, yaitu pada kelancaran usaha.

Untuk tetap bertahan dan berkembang pada masa pandemi ini maka para pelaku usaha harus melakukan strtegi pemasaran yang baik. Strategi Pemasaran adalah rencana yang menyeluruh terpadu dibidang pemasaran dan target pemasaran dalam mencapai tujuan umkm melalui bauran pemasaran yang meliputi strategi produk (product), harga (price), Tempat (Place), dan Promosi (promotion).

selengkapnya LAPORAN-PPL-SINGGI BAHARUDIN MOOR-12405183439-MBS

 

 

aplud

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan

Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

IAIN Tulungagung

Oleh

EVA YUNITA AGUSTINA

NIM. 12403183237

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Nadia Roosmalita Sari, S.Pd., M.Kom.

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

2021

Berdasarkan Undang – Undang Nomor 6 tahun 2014 Pasal 1 ayat 6 disebutkan bahwa BUMDesa (Badan Usaha Milik desa) merupakan suatu badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan untuk mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Sedangkan yang dimaksud dengan BUMDesa simpan pinjam merupakan suatu badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan untuk mengelola aset desa dengan melakukan usaha jasa berupa simpan pinjam untuk tujuan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam mengelola BUMDesa tersebut tentu saja dibutuhkan adanya laporan keuangan. Laporan keuangan yang dikelola oleh suatu BUMDesa tentu saja harus berlandaskan SAK ETAP. SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas tanpa Akuntabilitas ) merupakan suatu standar laporan keuangan yang digunakan oleh Entitas tanpa Akuntabilitas Publik, yakni entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial  statement) bagi pengguna eksternal. Contoh pengguna eksternal disini adalah seorang pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit. SAK ETAP disini biasanya digunakan oleh lembaga-lembaga maupun badan usaha mikro kecil menengah (EMKM).

Selengkapnya >>>PENERAPAN SAK ETAP TERHADAP LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA “MITRA USAHA” DI DESA KARANGANYAR GANDUSARI <<<

foto ppl

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungangung

Oleh

Ali Muhamad Rizky

12401183290

Dosen Pembimbing Lapangan

Nadia Roosmalita, S.Pd., M.Kom.

NIP. 199109042019032019

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

2021

BUMDes merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Dari hasil wawancara menyatakan bahwa BUMDes sudah mejalankan peran sebagai pengembangan potensi masyarakat yang menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang, contohnya memberikan kredit dengan bunga yang murah. Hambatan dalam pemberdayaan atau kendala ngunu Menurut Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan FE UB (2007, h.7) Badan Usaha  Milik Desa (BUMDES) adalah sebagai berikut.  “Lembaga  usaha  desa  yang  dikelola  oleh masyarakat  dan  pemerintahan  desa  dalam upaya  memperkuat  perekonomian  desa  dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa”.

Pengertian Badan Usah Milik Desa (BUMDES) Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010, BUMDes merupakan usaha desa yang dibentuk/didirikan oleh pemerintah desa dimana kepemilikan modal dan pengelolaannya dilaksanakan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Tujuan dari dibentuknya BUMDES merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan keuangan pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui berbagai kegiatan usaha ekonomi masyarakat perdesaan. Keberadaan BUMDes ini juga diperkuat oleh UU Nomor 6 Tahun 2014 pasal 87-90 antara lain menyebutkan bahwa pendirian BUMDes disepakati melalui musyawarah desa dan dikelola dengan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan

Selengkapnya >>> 290_Ali muhamad rizky_PPL,, <<<

 

PPL GELOMBANG 2 -YESI FEBRI ZULAIKA-IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA BUMDES MITRA  USAHA (Studi Kasus BUM Desa Mitra Usaha Desa Karanganyar Kabupaten Trenggalek)

PPL GELOMBANG 2 -YESI FEBRI ZULAIKA-IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA BUMDES MITRA
USAHA
(Studi Kasus BUM Desa Mitra Usaha Desa Karanganyar Kabupaten Trenggalek)

YESI FEBRI ZULAIKA _12403183235_PPL okk-dikompresi

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan

Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Tulungagung Oleh: YESI FEBRI ZULAIKA NIM. 12403183235 Dosen Pembimbing Lapangan NADIA ROOSMALITA SARI, S. Pd.,M.Kom. NIP. 199109042019032019 JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Indonesia merupakan suatu negara kepulauan dengan unit pemerintahan terkecil desa yang jumlahnya cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diadakannya suatu pendekatan yang diharapkan dapat menstimulus dan menggerakan roda perekonomian di masyarakat pedesaan yaitu melalui pendirian kelembagaan ekonomi yang dikelola masyarakat desa. Salah satu program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010, BUMDes merupakan usaha desa yang dibentuk/didirikan oleh pemerintah desa dimana kepemilikan modal dan pengelolaannya dilaksanakan oleh pemerintah desa dan masyarakat.1Adanya perkembangan Teknolgi Informasi dan Komunikasi saat ini, telah banyak melakukan perubahan dari dulunya manual sekarang sudah beralih pada sistem online data processing. Salah satu sistem informasi yang sangat membantu dalam pengelolaan keuangan adalah Sistem Informasi Akuntansi (SIA), dimana sistem informasi akuntansi merupakan sistem yang berfungsi untuk mengumpulkan data, menyimpan data tentang aktivitas transaksi keuangan dan memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.Adapun Badan Usaha Milik Desa yang dikelola bersama juga menerapkan Sistem Informasi Akuntansi untuk memproses data informasi menjadi sebuah laporan dan dijadikan pertimbangan dalam pengambilan sebuah keputusan. Salah satu contoh dari penerapan Sistem Informasi Akuntansi ini terletak pada Kegiatan BUMDes MITRA USAHA yang ada di Desa Karanganyar Kabupaten Trenggalek. BUMDes ini memiliki program khusus "SIMPAN PINJAM PASAR DEPOK" dimana didalamnya terdapat aktivitas peminjaman modal khusus untuk anggota yang berjualan di pasar tersebut, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pedagang. Selengkapnya...

 

WhatsApp Image 2021-09-07 at 10.07.49

 

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

FAJRIAN BERNADINE SAMUDRA

NIM: 12406183172

 

 

Dosen Pembimbing Lapangan

  Novi Khoiriawati, S.E., M.Acc.

NIP. 199302252019032021

 

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN SATU TULUNGAGUNG

2021

 

Kebutuhan UMKM akan pembiayaan sekarang ini semakin tinggi apalagi dengan diperparahnya pandemi covid 19.UMKM membutuhkan pembiayaan baik untuk kebutuhannya maupun untuk modal usaha  sehingga mengakibatkan semakin banyak pula lembaga pembiayaan baik itu bank maupun lembaga pembiayaan bukan bank yang mana lembaga pembiayaan tersebut menadi tujuan dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan khususnya pembiayaan,baik itu pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana maupun barang modal

Meskipun lembaga pembiayaan merupakan lembaga keuangan bersama sama dengan lembaga perbangkan ,namun dilihat dari padanan istilah dan penekanan usahanya antara lembaga pembiayaan dan lembaga perkeuangan berbeda.lembaga pembiayaan ini kegiatan usahanya lebih menekankan pada fungsi pembiayaan,yaitu dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat .ada pun lembaga-lembaga keuangan menjalankan usahanya di bidang keuangan ,baik penyediaan dana untuk membiayai usaha produktif dan kebutuhan konsumtif ,dengan demikian istilah lembaga pembiayaan lebih sempit pengertiaannya dibandingkan dengan istilah lembaga keuangan .lembaga pembiayaan adalah bagian dari lembaga keuangan

selengkapnya>>> LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN-FAJRIAN BERNADINE S-12406183172<<<

 

 Image 2021-09-01 at 22.18.24

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Akuntansi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

 IAIN Tulungagung

 

Oleh :

TRI APRILIA KARTIKASARI

NIM. 12403183217

 

Dosen Pembimbing Lapangan

SRI DWI ESTININGRUM, SE., AK. MM. C.A.

NIP. 19720908 200710 2 001

 

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan sebuah usaha yang yang dikelola oleh pemerintah desa dan memiliki badan hukum. Keberadaan BUMDes menjadi salah satu pengaruh dalam perkembangan suatu desa. Dengan adanya BUMDes diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan perekonomian desa, mengembangkan potensi desa, mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di desa. Pendirian BUMDes adalah salah satu program yang diberi perhatian lebih dan dijadikan unggulan oleh Kemendes dalam upaya menjadikan Desa menjadi lebih maju dan sejahtera.

BUMDes wajib membuat laporan keuangan seluruh unit usaha BUMDes secara akuntabel dan transparan yang dilakukan setiap bulannya. Selain itu, BUMDes juga wajib memberikan laporan perkembangan unit-unit usaha BUMDes kepada masyarakat desa melalui musyawarah desa yang sekurang-kurangnya dua kali dalam satu tahun. Laporan keuangan menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh suatu entitas pelaporan selama satu periode pelaporan.

Selengkapnya >>>LAPORAN PPL GEL. 2 - TRI APRILIA KARTIKASARI_12403183217_AKS<<<