Monthly Archives: October 2021

IMG-20211031-WA0016

 

 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh:

Yulita Tri Septi Mulyana

NIM. 12405183161

 

 Dosen Pembimbing Lapangan

Nurul Fitri Ismayanti, M.E.I

 

 JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

2021

Usaha sektor peternakan merupakan bidang usaha yang memberikan peranan sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani dan  berbagai keperluan industri. Protein asal ternak ini memliki fungsi  penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Sub sektor peternakan  merupakan salah satu bagian dari sektor pertanian yang perlu  dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga perlu terus diupayakan pengembangannya.

Bebek pedaging merupakan salah satu daging yang selalu dicari oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein hewani sehari-hari. Bebek pedaging juga termasuk hewan peternak yang mempunyai masa panen relatif cepat yaitu sekitar 36-40 hari bebek tersebut sudah bisa dipanen. Maka, pihak peternakan berupaya untuk mencukupi ketersediaan jumlah daging bebek, penyediaan bibit ternak, kualitas bibit, ketersediaan pakan dan mengecek  kesehatan bebek agar saat terjadinya  berbagai  wabah  penyakit  ternak  yang  sangat  merugikan pemilik bisa mengatasi dengan sangat baik.

Di daerah Kabupaten Gresik terdapat banyak peternakan. Salah satunya peternakan bebek pedaging bapak Saidun. Oleh karena itu persaingan dari usaha Peternakan juga sangat ketat, masing-masing dari mereka harus meningkatkan usaha dan pelayanan terhadap konsumen serta meningkatkan pengembangan pada usahanya. Sebagai peternak bebek pedaging yang memiliki banyak pesaing maka pemilik usaha haruslah menentukan strategi yang tepat untuk usahanya supaya usaha tersebut dapat berkembang dengan baik. Dengan strategi yang tepat usaha peternakan bebek pedaging Bapak Saidun dapat mencapai harapan yang diinginkan yaitu dikenal luas oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Gresik.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL YULITA TRI SEPTI MULYANA 12405183161>>>

 

 

IMG_20211031_092952 (1)

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh

NANDA SEPTIANI

NIM. 12401183164

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si

NIP/NIDN.198008112011012007 / 201108800

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG 

Katering berasal dari bahasa Inggris catering, yang artinya melayani kebutuhan untuk pesta. Berdasarkan artinya tersebut, biasanya catering memang diperuntukan untuk penyediaan makanan dalam pesta, seperti pernikahan, ulang tahun, ataupun pesta perayaan lainnya. Bisnis catering pada umumnya adalah bisnis lokal yang melayani hanya pasar lokal yang masih bisa dengan mudah dijangkau melalui angkutan darat. Hal ini dikarenakan sifat dari bisnis catering yang membutuhkan persiapan yang sangat yang sangat intensif sebelum acara yang dilayani berlangsung.

Katering merupakan istilah umum untuk usaha yang melayani pemesanan berbagai macam makanan dan minuman siap saji untuk pesta maupun kebutuhan dalam suatu instansi dengan skala yang besar. Industri tata boga saat ini telah berkembang pesat. Hal ini dikarenakan keinginan setiap individu untuk memenui kebutuhan pangannya dalam kondisi yang sangat sibuk, sehingga mereka membutuhkan makanan yang praktis dan siap dikonsumsi. Karena tingginya tingkat kebutuhan, usaha ini menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan perpaduan menjalankan hobi sekaligus mendapatkan keuntungan, bisnis ini menadi sangat menarik terutama bagi kaum hawa.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL NANDA SEPTIANI_12401183164<<<

 

20211009_160632-compress1

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh.

Riski Ramadhani

NIM. 12401183184

Dosen Pembimbing Lapangan

Refki Rusyadi, M.Pd.I

NIDN. 2027128601

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

 

PPL atau Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh seluruh mahasiswa UIN SATU Tulungagung yang mengambil jurusan perekonomian, termasuk didalamnya yaitu Jurusan Perbankan Syariah. Sejak terjadi pandemi COVID-19 hingga sekarang ini, pihak kampus membuat kebijakan bahwa pelaksanaan PPL yang sekarang ini, dilakukan secara daring dan mahasiswa hanya di perkenankan untuk melakukan observasi dan wawancara pada lembaga yang berada di desa masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dijelaskan pada saat persiapan pelaksanaan PPL. Seperti pada Jurusan Perbankan Syariah, yang diperbolehkan melaksanakan PPL pada lembaga keuangan atau pada UMKM yang menggunakan pembiayaan dari lembaga keuangan.

Keberadaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dapat meningkatkan perekonomian di Negara tersebut. Salah satu faktanya yaitu ketika UMKM menjadi poros penting dalam meningkatkan dan memulihan kembali perekonomian nasional ketika pada Juli 1997 terjadi krisis nasional. UD. Ulinnuha merupakan salah satu UMKM yang terdapat di Desa Pagu Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. UMKM ini brgerak dibidang produksi dan menjual bahan bangunan seperti batako, pilar, roster (angin-angin) dan lainnya.  Dalam menjalankan usaha ini, pemilik usaha melakukan pengambian pembayaan dari beberapa lembaga keuangan seperti pada bank. Yang nantinya, pembiayaan yang telah diberikan oleh lembaga keuangan tersebut digunakan pemilik untuk menambah modal usahanya.

 

Selengkapnya >>>LAPORAN PPL PS_RISKI RAMADHANI_12401183184<<<

 

 

IMG-20211009-WA0065

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh:

ALFI SAFIRA FITRI

NIM. 12401183126

Dosen Pembimbing Lapangan:

Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si

NIP/NIDN.198008112011012007 / 2011088001

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN SAYYID ALI RAMHATULLAH TULUNGAGUNG

Indonesia adalah salah satu kawasan yang potensional terhadap usaha perkreditan. Hal ini disebabkan karena masih banyaknya masyarakat yang berpenghasilan rendah. Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2009 Pasal 1 dan 2 , kesejahteraan sosial merupakan suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi masyarakat sehingga dapat mengembangkan diri dan melaksanakan fungsi sosialnya yang dapat dilakukan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial. Pemerintah dan pihak swasta bekerja sama untuk berperan aktif dalam menunjang pembangunan melalui penyaluran kredit pada masyarakat. Penyaluran kredit merupakan bisnis utama lembaga keuangan sehingga aset terbesar dari lembaga keuangan berupa kredit, begitu pula dengan pendapatannya yang sebagian besar dari tiga pendapatan bunga kredit. Oleh karena itu, lembaga keuangan harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab penuh dalam menghimpun dan menyalurkan dana.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha kecil miliki perseorangan maupun kelompok masyarakat yang didirikan berdasarkan kemauan tersendiri untuk memperoleh pendapatan. Hadirnya UMKM ditengah masyarakat ini dapat memberikan kontribusi tidak hanya pada pasar domestik namun juga ekspor secara signifikan. Kelompok UMKM adalah wujud kehidupan ekomomi sebagian besar rakyat Indonesia. Keberadaanya tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut data Rusdin, UMKM dapat menyerap lebih dari 64 juta tenanga kerja dan memberikan kontribusi lebih dari 58,2% dalam pembentukan Porudk Domestik Bruto.  Menurut Kementerian UMKM dan Koperasi, perkembangan UMKM di Indonesia semakin berkembang. Dimana perkembangan usaha tersebut tidak lepas dari peran pemerintah dan lembaga keuangan lain dalam membantu permodalan bagi usaha kecil dan menengah.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_ALFI SAFIRA FITRI_12401183126<<<


 

WhatsApp Image 2021-10-29 at 20.20.30

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh

PUTRA IBRAHIMOV PARE

NIM. 12405183182

Dosen Pembimbing Lapangan

Nurul Fitri Ismayanti, M.E.I.

NIP. 198412312014032002

 

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH 

TULUNGAGUNG

2021

Pemasaran ditujukan untuk meraih pelanggan bagi produk dan jasa. Pada dasarnya keunggulan teknologi, kemampuan pengiriman, keahlian pelayanan, teori penetapan harga, dan kesempurnaan produk digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai salah satu faktor penentu dalam pemasaran, teknologi memiliki peranan yang sangat penting dalam meraih pelanggan, terutama dalam bidang teknologi informasi. Semakin mudah informasi mengenai suatu produk didapat akan semakin meningkatkan peluang untuk meraih pelanggan dan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan suatu produk. Salah satu bentuk teknologi informasi yang berkembang sangat pesat akhir-akhir ini ialah internet. Internet dapat menyediakan informasi yang cepat, murah, dan dalam ruang lingkup yang sangat luas. Internet merupakan sarana penyedia informasi yang tidak terbatas dimana informasi terus berubah dan sangat dinamis. Internet mampu menyediakan informasi bagi semua pihak dengan berbagai kepentingan.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_PUTRA IBRAHIMOV PARE_12405183182<<<

Screenshot_2021-10-31-20-08-25-23

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Ekonomi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh :

Puput Setia Riny

NIM : 12402183243

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Muhammad Aswad, M.A.

NIDN. 2014067503

 

JURUSAN EKONOMI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI  SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Hasil industri tidak hanya berupa barang tetapi juga dalam bentuk jasa. Umumnya industri rumahan menggunakan sumber daya masyarakat setempat, dan dibuat dengan buatan tangan.

Home industri adalah suatu unit atau perusahaan dalam skala kecil yang bergerak dalam bidang industri tertentu.  Home berarti rumah, tempat tinggal ataupun kampung halaman. Sedang industry, dapat diartikan sebagai kerajinan, usaha produk barang dan ataupun ataupun perusahaan.  Industri rumah tangga adalah rumah usaha produk atau juga perusahaan kecil.  Dikatakan sebagai perusahaan kecil karena jenis kegiatan ekonomi ini dipusatkan di rumah. Home industri pada dasarnya merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adanya pembangunan home industri bukan hanya memperbesar nilai tambah namun juga dapat menciptakan lapangan kerja sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_PUPUT SETIA RINY_12402183243<<<

 

WhatsApp Image 2021-10-19 at 07.54.42 (5)

Diajukan

Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

IAIN Tulungagung

Oleh

ILMA KUMALASARI

12401183020

Dosen Pembimbing Lapangan

 Ahmad Budiman, M.S.I  

NIP. 198002252014031001

 JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG 2021

 

 

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki potensi untuk menjadi yang terdepan dalam industri keuangan Syariah. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap halal matter serta dukungan stakeholder yang kuat, merupakan faktor penting dalam pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah Bank Syariah.

Bank Syariah memainkan peranan penting sebagai fasilitator pada seluruh aktivitas ekonomi dalam ekosistem industri halal. Keberadaan industri perbankan Syariah di Indonesia sendiri telah mengalami peningkatan dan pengembangan yang signifikan dalam kurun tiga dekade ini. Inovasi produk, peningkatan layanan, serta pengembangan jaringan menunjukkan trend yang positif dari tahun ke tahun. Bahkan, semangat untuk melakukan percepatan juga tercermin dari banyaknya Bank Syariah yang melakukan aksi korporasi. Tidak terkecuali dengan Bank Syariah yang dimiliki Bank BUMN, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.

Selengkapnya>>>>LAPORAN PPL III_ ILMA KUMALASARI_12401183020<<<<

 

3

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Ekonomi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

Alda Heryatma

NIM. 12402183258

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. H. Dede Nurohman, M.Ag.

  

JURUSAN EKONOMI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

Indonesia adalah salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia dengan garis pantai mencapai 81.000 km dan 70% dari luas Indonesia adalah laut. Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki potensi pada bidang perikanan yang sangat besar dan beragam baik dalam laut maupun perairan tawar. Di bidang perikanan, Indonesia dapat dikatakan sebagai Negara terkaya pertama karena tidak kurang dari 2.000 spesies ikan terdapat pada perairan Indonesia, baik laut maupun perairan tawar seperti danau, sungai, rawa dan lain sebagainya. Indonesia juga menempati posisi ketiga di dunia sebagai penghasil ikan air tawar. Dengan adanya kekayaan alam yang melimpah khususnya di bidang perikanan membuat Indonesia memiliki potensi yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai modal untuk menekan dinamika ekonomi yang terus menerus berubah akibat adanya globalisasi. Peningkatan pertumbuhan budidaya air tawar didasarkan pada potensi sumberdaya alam yang dimiliki oleh Indonesia, salah satu komoditas air tawar yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah ikan lele.

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_ALDA HERYATMA_12402183258

WhatsApp Image 2021-10-31 at 10.25.13

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

IAIN Tulungagung

Oleh:

KHARISMA ULUM ALFIAH

NIM.12401183159

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. BINTI NUR ASIYAH, M.Si

NIP.198008112011012007

 

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

2021

 

Membahas mengenai sejarah tidak luput dari awal berdirinya sebuah tempat atau lembaga. Koperasi Wanita Tunas Mulia resmi berdiri pada tanggal 11 mei 2011. Pada awal berdirinya koperasi ini cukup mendapat perhatian khusus dari dinas koperasi dan UMKM. Karena desa Klangon merupakan desa yang pada saat itu masih jauh dari peradaban kota dan masyarakatnya masih tertinggal. Sehingga pada awal berdirinya butuh perjuangan yang penuh dari pengurusnya. Pada awal berdiri koperasi ini di ketua oleh ibu Martini beliau adalah ibu rumah tangga pada saat itu. Banyak pasang surut yang beliau hadapi pada saat awal berdirinya koperasi.

Seiring berjalannya waktu koperasi wanita tunas mulia sempat mengalami keterpurukan. Dengan modal awal Rp.25.000.000,00 yang merupakan hibah dari dinas koperasi dan UMKM kabupaten Madiun. Bantuan modal ini untuk perkuatan permodalan koperasi tunas mulia desa Klangon kecamatan Saradan kabupaten Madiun. Tujuan pemberian hibah daerah adalah untuk pemberdayaan koperasi melalui perkuatan permodalan.yang digulirkan kepada anggota maupun calon anggota untuk peningkatan usahanya. Sumber berasal dari angggaran pendapatan belanja daerah yang dihibahkan kepada pemerintah kabupaten Madiun tahun anggaran 2011. Pada awal pembentukan anggota koperasi sejumlah 25 orang. Yang pada saat itu belum dapat dikatakan sebagai lembaga yang sehat karena tidak adanya keterbukaan dan ketertiban dari pengurus.

 

WhatsApp Image 2021-10-22 at 08.54.36

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Ekonomi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Oleh:

Ike Suryaningsih

NIM : 12402183260

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. H. Dede Nurohman, M.Ag.

NIP: 197112182002121003

 

JURUSAN EKONOMI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

2021

Kegiatan ekonomi merupakan suatu usaha untuk meningkatkan  daya dan taraf hidup masyarakat, semakin meningkatnya perumbuhan ekonomi maka kebutuhan masyarakat akan terpenuhi dan masyarakat akan merasakan kesejahteraan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup agar tercukupi, masyarakat yang mempunyai kemampuan dan dapat menilai potensi diri sendiri dan mampu mengidentifikasikan lingkungan serta dapat mencari peluang dan dapat membuka peluang untuk usaha masyarakat.

Indonesia merupakan negara agraris yag berarti negara yang mengandalkan sektor pertanian baik sebagai sumber mata pencahariaan maupun sebagai penopang pembangunan. Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk mengahasilkan bahan pangan, bahan bakku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Sebagai seorang petani tentu sangat penting untuk mengembangkan pembangunan pertanian agar mendapatkan hasil yang melimpah. Tetapi, dengan mudah dijumpai disektor pertanian dan pedesaan di Indonesia yang memiliki potensi ekonomi dan sumber daya sangat berlimpah.

Tembakau merupakan bahan baku utama dalam industri rokok. Bagian tanaman yang mempunyai nilai ekonomis yaitu daun, selain bahan baku rokok tembakau juga dimanfaatkan sebagai kunyahan (jawa: susur), terutama untuk kalangan ibu-ibu di pedesaan. Tanpa adanya budidaya tembakau, industri rokok maupun pemasaran tembakau dan rokok tidak akan mungkin berlangsung sebab tidak ada yang diolah maupun dipasarkan.