Strategi Pengembangan Usaha Pada Bengkel Per Gurit Jaya Di Masa Pandemi Covid 19

CamScanner 11-05-2021 15.26

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Tulungagung

Oleh

Reza Fauzi

NIM. 12405183247

 

Dosen Pembimbing Lapangan

Labib Muzaki Shobir, S.Hum.,M.Pd.I

NIDN. 2016048005

 

JURUSAN MANAJEMEN BISNIS SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN SATU TULUNGAGUNG

Pandemi covid-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada 2 Maret 2020, ketika 2 orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga Negara Jepang. Pada 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan Jawa Timur, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan sebagai provinsi paling terpapar. Upaya pencegahan penyebarannya saat ini sudah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda seluruh wilayah Indonesia bahkan seluruh dunia. Pandemi yang muncul di Indonesia ini mempengaruhi dan membawa perubahan pada semua aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang. Bahkan bukan hanya di Indonesia melainkan juga mempengaruhi orang-orang di dunia. Tidak pernah ada wabah atau bencana selain Covid-19 yang memiliki dampak terhadap pembatasan gerak manusia. Semua manusia yang ada di dunia saat ini, sangat dibatasi geraknya dalam bersosialisasi karena pandemi ini. Pembatasan gerak ini dilakukan untuk mengurangi, mencegah dan mengendalikan penyebaran dan penularan virus Covid-19. Namun kenyataannya, hingga saat ini adanya Covid-19 masih saja susah untuk dikendalikan. Hal tersebut lantaran virus Covid-19 memiliki tingkat penularan yang semakin cepat.

Home Industri memiliki peran penting dalam menopang perekonomian Indonesia dapat dilihat dari kontribusi Home Industri/UMKM terhadap PDB Indonesia yang terus meningkat sekitar 60% di masa saat ini. Sebenarnya peningkatan jumlah Home Industri juga disebabkan karena sistem pembelajaran yang dilakukan secara online. Tidak dapat dipungkiri, perlahan semua sudah beralih ke arah digital, sehingga interaksi antara manusia dan teknologi sudah tidak terelakkan lagi. Semua pemenuhan kebutuhan sudah tersedia secara digital, mulai dari jual beli, jasa, hingga transaksi pembayaran. Home Industri yang terguncang selama pandemi COVID-19 kebanyakan adalah para pengusaha Bengkel, makanan, minuman, dan juga usaha-usaha lainnya. Para pelaku Home Industri/UMKM di masa pandemi berusaha memanfaatkan peluang dan teknologi yang ada. Para pelaku Home Industri memasarkan produknya secara online di berbagai platform dan media sosial. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku Home Industri baru di masa pandemi diantaranya adalah berjualan masker, handsanitizer, makanan, kerajinan, dan sebagainya. Banyak dari orang-orang yang akhirnya memutar otak untuk merintis usaha dengan melakukan inovasi-inovasi terhadap produk yang sudah ada. Salah satunya adalah Bengkel Per Gurit Jaya. Bengkel Per merupakan pelengkap kenyamanan dalam mengendarai Sebuah Mobil. Hakikatnya semua orang adalah wirausaha dalam arti mampu berdiri sendiri dalam menjalankan usahanya dan pekerjaannya guna mencapai tujuan pribadinya, keluarganya, masyarakat, bangsa dan negaranya.

Selengkapnya>>> LAPORAN PPL REZA FAUZI 12405183247-dikompresi<<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>