STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO SABDA COFFEE DITENGAH PANDEMI DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN

6931248b-af49-4153-ac01-675aad58bd39

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung Oleh :

MU’IZZUDIN MA’RUF

NIM. 12402183316

Dosen Pembimbing Lapangan

SUMINTO, M.Pd.I

NIDN. 2007047902

 

 

JURUSAN EKONOMI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

OKTOBER

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha atau industri kecil yang dioperasikan oleh sekelompok kecil masyarakat dengan kemampuan modal yang terbatas. Dengan keterbatasan modal usaha tersebut membuat pelaku usaha kecil menengah menggunakan modal yang sudah ada dan yang sudah berjalan untuk melakukan kegiatan produksinya. Tentunya sebuah Inovasi produksi yang baru sangat diperlukan dengan melihat keterbatasan modal tersebut untuk menciptakan suatu karya produk yang terlihat efisien dan tentunya menarik minat konsumen dan sebisa mungkin harus meminimalkan biaya atau modal dan memaksimalkan keuntungan usaha. Di Indonesia banyak sekali UMKM yang berperan besar terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan sumber pendapatan, terutama di daerah pedesaan dan rumah tangga yang berpendapatan rendah. Terdapat tiga alasan mengapa negara berkembang memandang penting adanya UMKM. Pertama adalah karena kinerja UMKM lebih baik dalam hal menghasilkan tenaga kerja yang produktif. Kedua adalah UMKM sering mencapai peningkatan produktivitas bila permintaan pasar tinggi. Ketiga adalah UMKM memiliki keunggulan yakni dalam hal fleksibelitas usaha dibandingkan dengan usaha besar yang dengan segala urusannya di lingkup apapun.

UMKM sangat bermanfaat keberadaanya dalam hal sebagai sumber pendapatan masyarakat. Dengan adanya UMKM di masyarakat membuat sebagian masyarakat terbantu dalam hal perekonomiannya bila masyarakatnya memiliki atau berperan sebagai apapun yang kaitannya dengan UMKM dan sangat mungkin dengan adanya UMKM di lingkup masyarakat pedesaan mampu menyerap banyak tenaga kerja yang di butuhkan oleh UMKM tersebut dan dengan diserapnya tenaga kerja tersebut bisa mengurangi tingkat angka pengangguran di wilayah pedesaan. Selain itu, dengan adanya UMKM maka setiap individu atau kelompok bisa mampu menciptakan kreatifitas dalam usaha yang berguna untuk mempertahankan dan juga bisa mengembangkan usahanya agar tetap bisa bersaing dan bisa diterima oleh konsumen, dan juga bisa berguna untuk mengangkat perekonomian masyarakat setempat. Dengan demikian bahwa UMKM bisa dikatakan sebagai unsur yang banyak karya, menggunakan tehnologi yang sederhana serta mudah dipahami dan dapat menjadi sebuah wadah untuk bekerja bagi masyarakat.

Selengkapnya>>>MU'IZZUDIN MA'RUF_LAPORAN_PPL_3_2021<<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>