KEGIATAN LABORATORIUM FEBI

IMG_20210824_222226

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan

Jurusan Akuntansi Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Oleh:

Ani Rodhiyah

NIM. 12403183197

Dosen Pembimbing Lapangan:

Dedi Suselo, M.M

JURUSAN AKUNTANSI SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

2021

Pengelolaan keuangan desa merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan penerapannya. Dalam mengelola keuangan desa harus memperhatikan azas transparansi, Akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran. Untuk menciptakan tata kelola keuangan desa yang bersih, transparan, akuntabel, efektif dan efisien, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Ditjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri bekerjasama membuat sebuah aplikasi yang disebut Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Sistem keuangan desa (Siskeudes) merupakan aplikasi yang digunakan desa dalam proses penganggaran, penatausahaan serta pelaporan keuangan desa. Secara otomatis Sistem keuangan desa (Siskeudes) akan mengahasilkan laporan yang diperlukan, sehingga lebih efisien biaya dan waktu, meminimalisir adanya kesalahan dan kecurangan, serta dapat membantu meringkas dan mengelompokkan data. Siskeudes dapat diakses secara online maupun offline. Selanjutnya>>>Ani Rodhiyah - 12403183197 - Laporan PPL Upload New_compressed<<<

IMG20210724100911-min

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh :

NUR FITROTUL LAILIN

NIM. 12401183262

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Deny Yudiantoro, S.AP.,M.M

NIP. 198403052019031011

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG

Pada kondisi pandemic sekarang ini, masyarakat kalangan usaha kecil yang sangat berdampak. Apalagi pasca peraturan yang menganjurkan tutup toko di jam yang sudah ditentukan. Dalam kondisi pandemic sekarang ini, selain berdampak pada kesehatan juga berdampak pada sector perekonomian. Akibat dampak wabah ini pertumbuhan ekonomi mitra dagang di Indonesia tumbuh secara negative. Menurut Mentri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami kontraksi hingga 0,4 persen di akhir tahun dan mengalami scenario berat pada kisaran 2,3 persen. Dampak dari pandemic ini meluas juga pada sector keuangan yang misalnya risiko akan gagal bayar kredit atau peningkatan rasio kredit macet. Namun, pada sector Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM masih mampu bertahan dalam setiap krisis yang mungkin saja berdampak akan lebih parah karena kegiatan social yang diharuskan pelaku usaha berhenti. Sri Mulyani menyatakan bahwa UMKM masih mampu penopang ekonomi Indonesia pada saat krisis ekonomi di tahun 1998 tapi UMKM sekarang terpukul paling depan karena tidak ada kegiatan diluar rumah. Dengan begini, lembaga keuangan menjadi peran penting bagi pelaku usaha yang membutuhkan dana modal. Lembaga keuangan semakin tahun mengalami perubahan yang signifikan maka tak heran masyarakat meliriknya sebagai perantara membantu permodalan. Salah satu lembaga yang di lirik masyarakat adalah Baitul Maal wat Tamwil (BMT).

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL (2021) NUR FITROTUL LAILIN (12401183262)<<<

EA86FF15-FADE-4DA2-BB12-ECC31B917620 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Tulungagung Oleh : NUR IMAM HAQIQI NIM. 12401183236 Dosen Pembimbing Lapangan Elok Fitriani Rafikasari, M.Si NIP. 19890921 201801 2 002 JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG 2021 Satu dari sekian permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Kecil dan Mikro (UKM) adalah ketersediaan modal serta sulitnya akses permodalan terhadap lembaga keuangan bank sebagai pemberi pinjaman dan kredit modal usaha. Selama ini masih banyak para pelaku usaha kecil dan mikro mendapatkan kredit modal usaha dari bank keliling atau dari para pelepas uang dengan tingkat suku bunga yang tingggi dan memberatkan. masalah permodalan masih menjadi kendala utama bagi UKM untuk tumbuh dan berkembang. Masalah mendasar yang menyebabkan UKM menemui kesulitan dalam pembiayaan usaha; Pertama, masalah jaminan. Hampir seluruh UKM mengeluhkan sulitnya mendapatkan pembiayaan dari perbankan karena ada ketentuan jaminan. Akibatnya, permodalan UKM hingga kini lebih banyak menggantungkan pada pemupukan modal sendiri (self financing) yang sangat terbatas.  Kedua, masalah bunga pinjaman di sektor UKM masih dirasakan sangat tinggi. Dalam kaitan dengan pembiayaan setidaknya ada dua tipe kelompok UKM. Kelompok pertama adalah  UKM yang bankable yang ditandai dengan (1) telah memiliki perangkat legalitas formal yang memadai; (2) manajemen yang lebih rapi; (3) akses pemasaran yang cukup; (4) penyajian informasi keuangan dapat diterima sesuai persyaratan bank teknis; (5) akses informasi dan pengetahuan terhadap produk perbankan cukup luas; dan (6) jaminan (collateral) dapat memenuhi persyaratan bank teknis. Kelompok kedua adalah UKM yang unbankable group, yang ditandai dengan (1) belum memiliki perangkat legalitas formal yang memadai; (2) manajemen belum rapi; (3) akses pemasaran terbatas; (4) penyajian informasi keuangan belum memenuhi persyaratan bank teknis; (5) akses informasi dan pengetahuan terhadap produk perbankan terbatas. dan (6) membutuhkan peran koperasi sebagai penghubung dan mitra dalam membangun hubungan dengan perbankan. Melihat pentingnya koperasi bagi pengembangan UKM di seluruh wilayah Indonesia, maka penulis merasa tertantang untuk meneliti mengenai masalah ini. Pemberdayaan usaha kecil dan mikro serta koperasi merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. selengkapnya>>>>>>>>>> LAPORAN-PPL_NUR IMAM HAQIQI__GEL_02-dikonversi (1)<<<

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung
Oleh
AGNES DAMAYANTI
NIM. 12401183225

Dosen Pembimbing Lapangan
Muhammad Aqim Adlan, S.Pd. I., M.E.I.
NIP.197404162008011008

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
IAIN TULUNGAGUNG
2021

IMG_20210805_160035-compress1

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Oleh:

MUHAMAD RIZAL ARIFIN

NIM: 12401183330

  Dosen Pembimbing Lapangan

Refki Rusyadi, M.Pd. I

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

IAIN TULUNGAGUNG

 

Pada asal mula berdirinya tempat pada café pasar kawasan ini yang di bangun di tahun 2015 pada rencana pembangunan awal tempat ini mau di jadikan pasar rakyat oleh pemkab Trenggalek untuk menunjang perekonomian masyarakat yang berapa di desa pandean dan sekitarnya, tempat ini bernama pasar kawasan yang terletak dan beralamatkan di Jl. Raya Pandean, Ds. Pandean, Rt 01 / Rw. 01 Kec. Durenan Kab. Trenggalek. Yang dulunya tempat ini ingin di buat pasar akan tetapi pada akirnya sejak tahun berdirinya yaitu tahun 2015 sampai saat ini, Pembangunan pasar ini sudah berhenti dan akirnya sampai saat awal pembangunan pasar ini pun belum beroperasi sama sekali di karena ada masalah dari pemkab itu sendiri, dan yang akirnya pasar kawasan yang berada di desa pandean ini tidak beroprasi dengan semestinya padahal dalam pembangunan pada pasar ini sudah berdiri tegak dan masyarakat pun tinggal menampati dan mengoperasikan pasar ini dan sangat di sayangkan harus mangkraknya pasar ini.

Dengan begitu lamanya pasar ini sudah mangkrak selama bertahun-tahun dan sudah tidak ada yang mengurus ataupun menempati tempat pasar ini, pada akirnya oleh bapak kades yaitu bapak Suwarno S.Pd. selaku kepala desa yang ada di desa Pandean yang pada akirnya membuka peluang untuk masyarakat sekitar desa pandean untuk memperbolehkan dan memanfaatkan bangunan yang sudah lama tidak di tempati ini, yang di peruntukan untuk kusus masyarakat desa pandean yang ingin membuka usaha UMKM, dan memanfaatkan fasilitas yang ada di pasar kawasan desa pandean ini. Dengan adanya pembukaan peluangan di pasar kawasan ini ada 3 pelaku usaha UMKM yang telah menempati pasar kawasan desa pandean, dan salah satunya yaitu usaha UMKM Cafe Pasar Kawasan yang di kelola oleh pemuda setempat yaitu mas rega, Café Pasar Kawasan ini didirikan sejak 23 September 2019 .

Selengkapnya>>>>LAPORAN PPL_MUHAMAD RIZAL ARIFIN_12401183330- Perbankan Syariah<<<<

IMG20210216190312-mnt

 

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir

Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung

Oleh:

Muhamad Atsan Fatkur Rohman

NIM. 12406183023

Lapangan Dosen Pembimbing:

Citra Mulya Sari, SESy., ME

JURUSAN MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAG U NG

2021

      Sistem ekonomi merupakan salah satu aspek yang mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan bernegara khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dana kekayaan. Standar ekonomi dalam kehidupan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan mensejahterakan keluarganya. Dalam perekonomian, pendapatan merupakan faktor yang terpenting untuk melihat tingkat kesejahteraan. Dengan adanya pendapatan dalam kegiatan perekonomian dapat berjalan, yaitu ekonomi pendapatan merupakan balas jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh sektor rumah tangga, oleh sektor perusahaan yang dapat berupa gaji dan upah, sewa, bunga serta keuntungan atau keuntungan. [1]Indonesia memiliki Ribuan desa. Untuk mengembangkan desa-desa tersebut dibuatlah program pemberdayaan desa. Salah satu program pemberdayaan desa itu adalah dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang cikal-bakal Resepnya berasal dari Lembaga Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP).

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan program pemberdayaan desa yang bergerak di bidang keuangan untuk mendukung dan mendorong perekonomian yang produktif. Dengan adanya program tersebut masyarakat bisa membuka dan mengembangkan usaha. Hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat. Program pemberdayaan desa yang mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi. Peran di sini adalah sebuah personel yang dimiliki sehingga tercipta atau terbentuknya sebuah usaha, jika masyarakat tidak terlibat aktif dalam menggunakan program tersebut maka tidak akan pernah tercipta sebuah usaha perekonomian yang produktif.

selengkapnya>>> LAPORAN PPL M.Atsan fatkur Rohman_023_MKS5A  <<<

 

 

 

WhatsApp Image 2020-11-23 at 09.38.18(1)

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syari’ah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung
Oleh:
TAHTA ALVINA
12401173406
Dosen Pembimbing Lapangan
SYAMSUL UMAM, S.H.I., M.H
NIP/NIDN. 200911802
JURUSAN PERBANKAN SYARI’AH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISALAM IAIN TULUNGAGUNG

Perkembangan perbankan dengan menggunakan prinsip syariah atau
lebih dikenal dengan nama bank syariah di Indonesia bukan merupakan hal yang asing lagi. Mulai awal tahun 1990 telah terealisasi ide tentang adanya bank Islam di Indonesia, yang merupakan bentuk penolakan terhadap sistem riba yang bertentangan dengan hukum Islam. Riba merupakan tambahan nilai yang diperoleh dengan tanpa risiko dan bukan merupakan hadiah atau kompensasi kerja. Hal inilah yang mendorong berdirinya lebih dari 300 BMT pada akhir Oktober 1995.

Baitul Māl wa at-Tamwīl (BMT) lahir sebagai salah satu solusi alternatif terhadap persoalan pertentangan antara bunga bank dengan riba. Dengan demikian, kerinduan umat Islam Indonesia yang ingin melapaskan diri dari persoalan riba telah mendapat jawaban dengan lahirnya bank maupun lembaga keuangan syariah. Baitul Māl wa at-Tamwīl (BMT) adalah lembaga keuangan syariah informal yang didirikan sebagai pendukung dalam meningkatkan kualitas usaha ekonomi pengusaha mikro dan pengusaha kecil. 

Selengkapnya>>>LAPORAN PPL_TAHTA ALVINA_12401173406_PS (1)_compressed

 

 

 

 

 

 

Pengumuman persiapan PPL/Magang Gelombang 1 Tahun 2021. Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa FEBI semester V (angkatan tahun 2018) ke atas (angkatan tahun 2016, 2017) bahwa akan dilaksanakan PPL/Magang Gelombang 1 Tahun 2021dengan ketentuan sebagai berikut;

1. PPL/Magang dilaksanakan pertengahan januari sampai februari 2021

2. Mahasiswa yang melaksanakan PPL/Magang Gelombang 1 Sudah di tentukan. <<lihat disini PPL12021FEBIIAINTA >>

3. info lebih lanjut mahasiswa masuk grup telegram : https://t.me/joinchat/C2EnlhTpdj_ea162Szb5iA atau hubungi Kepala Laboratorium FEBI : Siswahyudianto, MM (085234845434)

IMG-20200913-WA0002

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Praktik Pengalaman
Lapangan Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan
Bisnis Islam IAIN Tulungagung
Oleh:
KAROMATUS SOLEKAH
NIM. 12401173303
Lapangan Pembimbing Dosen
Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI
DAN BISNIS ISLAM IAIN TULUNGAGUNG 2020

Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir penggunaan dan
pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas prinsip prinsip ??? prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup
anggota dengan demikian koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan
soko guru perekonomian nasional. Koperasi diharapkan menjadi salah satu
pelaku pembangunan untuk membantu membangun ekonomi bangsa dan
kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran koperasi atau lembaga keuangan di tengah-tengah
masyarakat merupakan suatu hal yang menguntungkan. Hal tersebut karena
banyaknya kebutuhan setiap orang yang ingin
terpenuhi. Koperasi tidak hanya dijadikan tempat untuk menyimpan uang
saja, melainkan koperasi kini sudah mulai dilirik oleh masyarakat yang
ingin mengajukan pembiayaan yang digunakan sebagai modal usaha
maupun untuk konsumsi guna meningkatkan taraf hidupnya.

Selengkapnya >>> LAP PPL_12401173303_KAROMATUS SOLEKAH_compressed

 

IMG-20200906-WA0001

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir
Praktik Pengalaman Lapangan Jurusan Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung
Oleh:
Khoirul Ni’mah
NIM : 12401173301
Dosen Pembimbing Lapangan:
Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
NIP. 198008112011012007
JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
IAIN TULUNGAGUNG

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran
penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain
berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi tenaga
kerja, UMKM juga berperan dalam mendistribusikan hasil-hasil
pembangunan. UMKM juga telah terbukti tidak terpengaruh terhadap
krisis. Ketika krisis menerpa, UMKM tetap mampu berdiri kokoh.Pada
Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik
Indonesia pada tahun 2017-2018 menunjukkan jumlah UMKM di
Indonesia sekitar 1.271.440. Pada tahun ini, jumlah pengusaha di
Indonesia sebanyak 56.539.560 unit. Dari jumlah tersebut, Usaha Mikro
Kecil dan Menenga (UMKM) sebanyak 56.534.592 unit atau 99.99%.
sisanya, sekitar 0,01% atau 4.968 unit adalah usaha besar. Data tersebut
membuktikan, UMKM merupakan pasar yang sangat potensial bagi
industri jasa keuangan, terutama bank untuk menyalurkan pembiayaan.
Karena sekitar 60-70% pelaku UMKM belum memiliki akses pembiayaan
perbankan.

Selengkapnya>>>>LAPORAN PPL_KHOIRUL NI'MAH_PS 7G_12401173301_compressed