Home » BERITA

Category Archives: BERITA

AGENDA FTIK IAIN TULUNGAGUNG PEDULI COVID-19

927674E4-3D8C-45DB-8CB4-D8B8EB8AAA09

 

______
COVID-19 membuat diterapkannya pembatasan mobilisasi pergerakan masyarakat. Hal ini membawa dampak pula bagi mahasiswa tidak bisa pulang kampung akibat pembatasan tersebut. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan berinisiatif membantu mahasiswa yang masih bertahan di tempat kos atau kontrakan.

Pada hari SENIN tanggal 17 Mei 2020, bantuan sembako dan uang akan didistribusikan kepada mahasiswa FTIK yang tidak bisa pulang kampung dan memerlukan bahan makanan untuk bertahan, sembari menunggu akses dibukanya transportasi. Semoga bantuan ini berkah dan bermanfaat. Aminnn Yaa Rabbal Alamin.

Prestasi Bunda Siti Zumrotul Maulida, Top 28 Puisi Terbaik Tingkat Nasional

61504D1C-1B42-4F80-B178-29E902C44B8D

Nak, Jangan Pulang
Oleh: Siti Zumrotul Maulida

Nak..
Sudahkah kau cium semerbak doa ibu?
yang menjuntai dari tengadah malam,
merayu fajar yang merapat pergi,
merangkak dalam genggaman asa.
Nak…
Jangan pulang,
Meski ibu sendiri
memilin sepi
Seperti kesepian mawar dalam aroma duri.
Nak…
Jangan pulang
Meski ladang kita menunggumu datang.
Biarkan tarian belalang mengurung padi.
Bajakmu pun tergantung sepi.
Nak…
Jangan pulang
Biarkan kelebat lebaran berlarian
Mengusir gemertak rindu kita
Sorban dan peci ayahmu pun masih mewangi.
Nak…
Tautkan doamu dengan doa ibu
Agar menembus langit ketujuh
Menebas tuntas mahakala
Agar bumi bermetamorfosa.

———-

Pretasi yang bisa direplikasi oleh mahasiswa. Ayo iku kompetisi dan berprestasi!

Rapat Koordinasi Ormawa 03/2020

WhatsApp Image 2020-03-06 at 16.24.11 WhatsApp Image 2020-03-06 at 16.24.11 (1)

Pada hari Jum’at, 06 Maret 2020 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan mengadakan sebuah kegiatan kemahasiswaan yakni rapat koordinasi ORMAWA FTIK. Acara bertempat di ruang Metting room II Gd.Arief Mustaqiem Lt.2 . Seluruh elemen kemahasiswaan di lingkup FTIK hadir tanpa kecuali. Mulai dari DEMA FTIK, SEMA FTIK, dan HMJ se-FTIK yang berjumlah 12 lembaga, dan seluruh Ketua Jurusan serta Sekretaris jurusan se-FTIK.

Pada kesempatan ini ibu Dekan FTIK Dr.Hj. Binti Maunah M. PD. I memberikan wejangan kepada seluruh ORMAWA FTIK terkait penggunaan dana kemahasiswaan. Dilanjutkan oleh Wakil Dekan III Dr. Muniri M. Pd yang mengumumkan rekapitulasi jumlah penerimaan DPP untuk seluruh ORMAWA FTIK, serta penyampaian informasi terkait fasilitas dari pihak kampus terkait biaya kompetisi bagi mahasiswa yang mengikuti lomba diluar kampus khususnya mahasiswa FTIK.

Wakil Dekan II Bapak Khoirul Anam menjelaskan secara rinci dan jelas terkait mekanisme keuangan lembaga dan sistem laporan kegiatan mahasiswa. Maka dengan adanya rapat koordinasi ORMAWA SE-FTIK, diharapakan seluruh lembaga dilingkup FTIK memahami terkait sistem otonomi fakultas. (DEMA-F/*)

Diskusi Literasi, Ancang-Ancang Pertama

WhatsApp Image 2020-03-07 at 09.57.55 WhatsApp Image 2020-03-07 at 09.57.54

Jumat, 05 Maret 2020 Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris bahsasa Indonesia (HMJ TBIN)  menyelenggarakan agenda Diskusi Literasi (Diksi) pertamanya. Acara yang digelar setiap minggu ini dilaksanakan di Gedung Stasiun lantai dua ini dihadiri mahasiswa TBIN dari seluruh angkatan. Acara ini menghadirkan pemateri  Muhammad Safi’i, S.Pd. yang merupakan alumni dari jurusan Tadris Bahasa Indonesia.

Diksi kali ini menarik, HMJ TBIN membedah buku kontroversial yakni novel Saman karya Ayu Utami. Novel yang mendobrak hal-hal tabu dalam dunia sastra. Mahasiswa TBIN begitu antusias dalam mengikuti acara bedah buku tersebut.

Acaranya Bagus,sebenarnya dari HMJ TBIN dulu sudah ada, tetapi tidak bedah  buku seperti ini, saya menggaris bawahi mungkin acara ini lebih baik apabila diadakan satu bulan sekali atau satu minggu sekali. Itu sangat bagus, agar mahasiswa khususnya TBIN  tahu novel-novel  di Indonesia itu seperti apa. Di dalam novel  tersebut dapat dipelajarari terciptanya, tertulisnya, kemudian dapat mengetahui sejarah-sejarah pada tahun tersebut, dan yang terpenting untuk membuka pikiran mahasiswa TBIN itu sendiri”, ujar Muhammad Safi’i.

Selain dari cerita novel yang menarik, pemateri juga kompeten di dalam penyampaian materi saat diskusi. Hal ini seperti yang di utarakan oleh Rizkia Meriko Satriawan  selaku peserta sekaligus mahasiswa TBIN.

Mas Safi’i dalam menyampaikan materi dari novel Saman yang dikarang oleh Ayu Utami sangatlah bagus dan sangat jelas. Sebagai orang awam, saya sangat mudah memahaminya”, ujar Rizkia Meriko Satriawan mahasiswa TBIN.

Acara ini diselenggarakan guna menggali lebih dalam makna dari novel saman. Seperti yang diungkapkan pemateri, bahwa novel saman ini mengandung kritik feminisme dan kritik pemerintahan yang di pimpin oleh Soeharto.

“Bedah buku ini dirasa penting, karena buku ini mengandung banyak hal yang bisa diambil pelajaran. Baik pengajaran hidup maupun menjadi manusia. Terutama menjadi seorang perempuan.jelas Nuril Hidayah selaku Ketua Umum HMJ TBIN.

WhatsApp Image 2020-03-07 at 09.57.55 (1)

Acara bedah buku ini sengaja diadakan di dalam kelas, agar suasana diskusi menjadi kondusif dan meminimalisir adanya gangguan yang menghambat kelancaran berdiskusi. Budaya diskusi ini harus senantiasa dilaksanakan guna menumbuhkan ketertarikan mahasiswa TBIN khusunya dalam dunia sastra.

Imam ghozali menjelaskan jika kalian bukan Ulama besar, bukan anak dari Imam besar, bukan anak dari Raja, Maka  menulislah. Jadi karya itu sangat bagus, apalagi TBIN itu kan terjunnya di bidang sastra dan pendidikan, apalagi kalau penulisan yang pasti sudah biasalah ya. Jadi kalau bisa menulis apalagi ini saya sudah menulis sama mas Harun demisioner HMJ TBIN 2016-2017, alhamdulillah punya sebuah novel. Kalau bisa dari adek-adek mahasiswa ini bisa menciptakan karya, meskipun itu sebatas antologi puisi atau cerpen itu ada karena supaya kalian tidak tertelan zaman. Selagi jadi mahasiswa maksimalkan, karena sebuah penyesalan selalu datang di akhir”. Penutup dan motivasi dari mas Safi’i. (*)

Workshop STEAM METHOD with LOOSE PARTS for CREATIVE LEARNING

photo6262597187481479430

Alumni PIAUD IAIN Tulungagung menggelar kegiatan “Workshop *STEAM METHOD with LOOSE PARTS for CREATIVE LEARNING* Acara yang diselenggaran pada tanggal 27 Februari 2020 di Lantai 6 Gd. KH Arief Mustaqiem IAIN Tulungagung tersebut dalam rangka menjalin silahturahmi kembali Alumni PIAUD dan sebagai kontribusi Alumni untuk Jurusan PIAUD IAIN TULUNGAGUNG. Alumni PIAUD IAIN TULUNGAGUNG yang hampir 100% telah bekerja di lembaga-lembaga PAUD, bermaksud untuk berbagi pengetahuan terbaru saat ini berkaitan dengan pembelajaran di PAUD. Workshop diisi oleh TEMAN GURU PAUD yang terdiri dari dosen-dosen PAUD, pemerhati dan pengelola lembaga PAUD yakni Bunda Anastasya, Bunda Ainur, Bunda Yulia, dan Bunda Sri Rahayu yang berpengalaman dalam pembelajaran di PAUD. Para pemateri mampu memeriahkan acara yang dihadiri ratusan peserta. Peserta yang hadir berasal dari mahasiswa, alumni, dan guru (RA, KB, TK) se-wilayah Kabupaten Tulungagung-Blitar.

Materi workshop merupakan metode pembelajaran terbaru yang dapat diterapkan di PAUD yang relevan dengan urgensi model pembelajaran era revolusi industri 4.0. Pertama, membahas tentang metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematic). Metode STEAM sudah diterapkan di negara-negara maju pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Namun saat ini, lembaga-lembaga pendidikan menerapkan metode STEAM pada lembaga PAUD. Kedua, pembelajaran dengan penggunaan Loose Parts yaitu barang atau bahan yang dapat dibawa, digabungkan, dirancang ulang, dipisahkan, dan disatukan kembali dengan berbagai cara yang ada di sekitar yang dapat diubah menjadi media pembelajaran. Acara Workshop lebih menarik lagi karena pemateri menyisipkan Ice Breaking agar peserta workshop dapat tetap fokus terhadap materi.

Dalam kesempatan memberikan sambutan, Ketua Jurusan PIAUD IAIN Tulungagung Dr. Hj. Luluk Atirotu Zahroh, M.Pd. menyampaikan bahwa acara workshop ini sangat penting. Selain sebagai wadah silaturahmi, namun juga
harapannya mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa terhadap metode pembelajaran yang sesuai perkembangan zaman. Kelak diharapkan mampu menjadi calon pendidik unggul sebagai alumni yang dapat menjunjung marwah IAIN Tulungagung. (*)