MAHAD AL-JAMI'AH IAIN TULUNGAGUNG

Just another Blog iain Tulungagung site

RAPAT KOORDINASI KOORDINATOR MADIN DAN BTQ

RAPAT KOORDINASI KOORDINATOR MADIN DAN BTQ

MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN TULUNGAGUNG

IMG-20181101-WA0004[1]

Kamis, 01 November 2018, Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung mengadakan rapat koordinasi bersama tiga lembaga yang menjadi patrnernya, LP Ma’arif, Jam’iyyatul Qurra’ wa al-Huffadz, dan Himpunan Alumni Lirboyo (HIMASAL). Hadir dalam kesempatan ini semua wakil koordinator dan Mudir Ma’had al-Jami’ah, Dr.K.H. Teguh, M.Ag dan semua Murabby Ma’had al-Jami’ah. Rapat dilaksanakan dalam rangka untuk evaluasi pembelajaran yang sudah berjalan serta beberapa kebijakan lain terkait dengan peningkatan kualitas dan layanan pada pembelajaran Madin Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung. Dalam sambutannya beliau Mudir Ma’had al-Jami’ah banyak memberikan nasehat dan petuah sehubungan dengan pembelajaran ma’had al-jami’ah. Beliau menyampaikan bahwa tugas kema’hadan adalah tugas mulia dalam rangka untuk membentengi para mahasantri dari pengaruh pemikiran yang tidak sejalan dengan semangat salaf shalih dan khususnya aqidah ahlu sunah wa al-jama’ah. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga materi pokok yang harus ada di pembelajaran ma’had. Beliau mengatakan, “Berdasarkan forum komunikasi Mudir se-PTKIN Indonesia semua ma’had al-jami’ah di Indonesia wajib untuk melakukan tiga pembelajaran, yaitu Ta’lim al-Qur’an, Ta’lim Afkar dan Ta’lim al-Lughah.” Ta’lim al-Qur’an telah dilaksanakan dalam bentuk BTQ, Tilawah dan Tahfidz. Ta’limul Afkar dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran yang di dalamnya termasuk pembelajaran tauhid, fiqih dan akhlaq. Sedangkan ta’lim al-lughah di arahkan pada pembelajaran maharat al-kalam. Pembelajaran sebagaimana di atas dilaksanakan dalam upaya untuk membentengi seluruh mahasiswa dari berbagai paham radikalisme. Harapannya agar tercipta generasi muslim yang jauh dari paham radikalisme. Sementara dalam rapat ini banyak pembahasan yang dilaksanakan. Pembahasan tersebut mencakup distribusi sertifikat bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan dan dinyatakan lulus dalam pembelajaran madin tahun lalu, evaluasi pembelajaran madin 3 bulan berjalan, pelaksanaan UAS, rencana khatmil Qur’an serentak, mustahiq kelas, sertifikat yang akan datang dan seterusnya. Distribusi sertifikat Alhamdulillah telah 90% tersampaikan. Beberapa kendala yang terjadi di lapangan disebabkan karena telah banyak yang keluar dari group kelas, sementara mereka tersebar di semua jurusan dari fakultas yang berbeda. Berkaitan dengan pembelajaran, Alhamdulillah telah banyak peningkatan di semua kelas. Rata-rata mahasantri datang tepat waktu. Pagi hari sebelum pembelajaran dimulai mahasantri secara serempak melakukan lalaran di kelas masing-masing sesuai dengan mata pelajaran di kelasnya. Adapun UAS direncakan dilaksanakan pada awal bulan Desember, pada tanggal 4,5,6 dan 10 Desember 2018, dan pembelajaran di semester ini diakhiri dengan mengadakan khatmil Qur’an secara serentak pada 11 Desember 2018. Berdasarkan usulan dan masukan yang diberikan oleh masing-masing koordinator, rencana khatmil Qur’an yang insy. diikuti sekitar 6000 mahasantri dari mahasantri madin pagi dan lanjutan/malam hari, akan dilaksanakan pada pagi hari saat pembelajaran madin dan dipusatkan di Masjid Kampus IAIN Tulungagung. Di tahun ini, juga diberlakukan system mustahiq. Mustahiq kelas bertanggung jawab dalam mengkondisikan kelasnya, mulai dari ketertiban masuk, keaktifan dalam pembelajaran, membentuk perilaku mahasantri dengan akhlakul karimah sesuai dengan ketentuan syari’at serta mengamati kemajuan belajarnya. Selain itu juga memberikan bantuan dan solusi bagi mahasantri yang mengalami kendala belajar dan segala persoalan yang mereka hadapi selama menempuh proses pembelajaran. Selanjutnya sertifikat madin pada angakatan ini akan segera dicetak pada liburan semester. Sertifikat dicetak berdasarkan jumlah mahasantri yang dinyatakan layak untuk tetap mengikuti madin di semester berikutnya. Mahasantri yang sering meninggalkan kelas pembelajaran/sering izin yang tidak bisa ditolelir, secara otomatis tidak akan muncul namanya pada absensi semester mendatang dan diharuskan mengulang pembelajaran di tahun berikutnya. Sertifikat yang dicetak dalam bentuk “kosongan” yang nanti akan diisi oleh masing-masing mustahiq setelah UAS semester akhir dilaksanakan. Sertifikat akan diberikan pada saat haflah akhirus sanah dan bagi mahasantri yang tidak hadir, sertifikat tidak diberikan. Selain itu juga sedikit dilakukan pembahasan mengenai tampilan pada haflah. Tampilan pada haflah akhirus sanah kubro direncanakan merupakan produck pembelajaran selama setahun. Untuk BTQ menampilkan tartil dengan mengupas secara tuntas makharijul huruf, sifatul huruf dan lain sebagainya yang berkaitan dengan pembelajarannya. Tilawah dengan menampilkan tilawah dan tahfidz dengan hafalannya. Untuk madin ula tampilannya adalah lalaran aqidatul awam dari awal hingga akhir, wustha dengan lalaran imrithi dan ulya dengan alfiyah ibnu maliknya. Semua itu dimaksudkan untuk melihat seberapa progress peningkatan pembelajaran yang telah dilakukan. Khusus untuk tahfidz akan diadakan kelas tahfidz lanjutan yang akan diseleksi secara ketat. Kelas ini terkhusus lagi bagi mahasantri yang berangkat dari 0 hingga selama 4 tahun mereka benar-benar menyelesaikan 30 juz. Hal ini dimaksudkan agar nantinya akan muncul para huffadz murni yang lahir dari proses pembelaran tahfidz di IAIN Tulungagung. (fatoni)

Updated: November 27, 2018 — 4:14 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

PUSAT MAHAD AL-JAMI'AH IAIN TULUNGAGUNG © 2020 Frontier Theme