Institute for Javanese Islam Research

laboratorium pemikiran jurusan Aqidah & Filsafat Islam - IAIN Tulungagung

Sambutan Rektok IAIN Tulungagung dalam Diskusi Bersama Ulil Abshar Abdalla

13265832_1616699685314811_1979748386365167257_n

Rektor IAIN Tulungagung Dr. Maftuhin, M.Ag mengapresiasi kehadiran pembicara dalam acara Insitut Transvaluasi, Ulil Abshar Abdalla. Dia juga mengungkapkan tentang kekayaan kuliner di Tulungagung. Tidak ketinggalan, kekayaan geografis juga disinggungnya seperti gunung. Gunung dalam budaya jawa sering disebut sebagai girindra. Dan ini menjadi penanda pusat peradaban khususnya di Jawa. Kita bisa melacak dengan banyaknya beberapa gelar yang menggunakan kata girindra. Pada puncaknya, Jawa pernah mencapai puncak peradaban dengan didukung oleh kekuatan dan pendidikan. Bahkan, Tulungagung disukai oleh kerajaan-kerajaan kala itu. Dalam ramalannya, Jaya Baya mengatakan bahwa Tulungagung akan jadi Kedung, Blitar akan jadi latar, dan Kediri akan jadi kali. Bahkan, tradisi semacam ilmu dalam seperti dukun juga disinggung. Dengan berbagai latar belakang yang ada tersebut ketika Islam datang ke Jawa, maka akan muncul suatu akulturasi agama dan budaya. Karena itu, Islam Jawa memiliki corak yang berbeda dengan Islam di tempat kelahirannya, Arab. Terakhir, beliau mengingatkan bahwa acara ini berada dalam ranah akademik. Karena itu, segala tanggapan bisa disampaikan dalam bingkai akademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Institute for Javanese Islam Research
Jurusan Aqidah & Filsafat Islam
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah
IAIN Tulungagung
Jl. Mayor Sujadi Timur 46, Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia.
Kodepos: 66221
email: pusatkajianislamjawa@gmail.com

Frontier Theme