Pelatihan Pidato 4 Bahasa Jelang HARLAH 1 manajemen Dakwah

IMG-20181003-WA0005IMG-20181003-WA0010

 

Repotase: Pelatihan Pidato Empat Bahasa (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa) Jurusan Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD).
Rabu, 3 Oktober 2018
Oleh: Zulva Ismawati dkk.

Pada hari Senin, bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2018 kegiatan pelatihan pidato empat bahasa kembali mengadakan pelatihan pidato kepada beberapa mahasiswa IAIN Tulungagung. Mahasiswa yang menjadi peserta pelatihan kali ini adalah beberapa mahasiswa dari Jurusan Manajemen Dakwah (MD) semester 1. Pelatihan pidato empat bahasa kembali mengadakan pelatihan adalah dalam rangka persiapan kegiatan Harlah MD untuk pertama kalinya. Harlah MD tersebut akan dilaksankan pada tanggal 10 Oktober 2018. Mengingat waktu persiapan yang sudah tinggal beberapa hari, sehingga dalam beberapa hari kedepan sampai puncak pelaksanaan kegiatan Harlah MD Pelatihan Pidato Empat Bahasa akan sering mengadakan pelatihan dalam seminggu kedepan.
Dalam pelatihan pidato empat bahasa pada hari ini, ada sesuatu yang special yaitu dengan hadirnya ditengah-tengah kami salah seorang ahli/pakar bahasa Jawa di IAIN Tulungagung beliau adalah Bpk. Fathur Rohman Nur Awwalin, M.Pd. yang lebih kerap disapa dengan Bpk. Fathur. Karena memang ahli bahasa Jawa, beliaupun sangat fasih dalam berbahasa Jawa. Sebuah bahasa yang kebanyakan orang Jawapun sudah tidak bisa mengerti atau memahami ilmu bahasa Jawa itu sendiri. Karena memang kalau kita belajar tentang ilmu bahasa Jawa, isi dan kandungan ilmu pembahasannya sangat kompleks dan tidak semata-mata seperti bahasa yang kita gunakan setiap hari. Dimana hampir bahasa Jawa kita tersebut sudah bercampur dengan bahasa Indonesia. Adapun di kalangan anak muda zaman sekarang pemahaman bahasa Jawa lebih parah lagi. Banyak sekali diantara mereka yang tidak mengerti dan tidak memahami bahasa Jawa meskipun itu bahasa yang masih lumrah yang pada umumnya digunakan. Ambil contoh selangkung, banyak diantara mereka yang tidak tahu selangkung artinya apa, padahal itu adalah bahasa krama dari selawe atau dua puluh lima pada bahasa Indonesia. Memang sekilas terlihat lucu, namun hal inilah yang terjadi. Maka dari itu, Mari kita cintai dan kita lestarikan bahasa daerah kita, yaitu bahasa Jawa. Supaya kedepannya bahasa ini tidak luntur bahkan bisa jadi akan diambil alih dan direbut oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab. Hal ini mungkin saja terjadi apabila kita sendiri tidak mau melestarikannya. Dalam rangka merawat kelestarian bahasa Jawa dan sebagai bentuk kecintaan kami terhadap bahasa Jawa, program pelatihan pidato empat bahasa bermaksud ikut menjaga dan merawat kelestarian Bahasa Jawa dengan menjadikannya sebagai salah satu bahasa dalam program pelatihan pidato empat bahasa tersebut.
Masih dengan bahasa Jawa, pada hari ini kami sangat beruntung, karena di sela-sela kesibukannya Bpk. Fathurrohman berkenan memberikan pelatihan dalam program pelatihan pidato ini. Beliau kami mintai bantuan untuk menjadi penterjemah dan pentasheh pidato bahasa Jawa pada program ini. Tidak hanya itu, beliau juga kami mintai bantuan untuk menjadi salah seorang pelatih dalam pelatihan pidato bahasa Jawa. Dan Alhamdulillah beliau, Bpk. Fathurrohman sangat welcome dan sangat sabar dalam memberikan arahan dan bimbingannya. Dan iya, beliau sangat ahli dalam berbahasa Jawa. Beliau memberikan terjemahan bahasa Jawa dengan sangat luwes sekali. Contoh pelafalan, intonasi, dan logat bahasa Jawa yang beliau contohkan terlihat sangat bagus dan asyik didengar. Mendengarkan contoh yang diberikan oleh Bapak Fathur saya menjadi teringat dengan suara MC yang ada di acara pernikahan yang menggunakan adat bahasa Jawa ataupun hampir mirip dengan suara seorang dalang dalam pewayangan. Mengingat bahasa Jawa ini logatnya tidak bisa langsung dikuasai oleh seorang yang baru belajar, terlebih hanya dalam waktu singkat. Maka kami pun memiliki inisiatif untuk merekam suara beliau. Sehingga nantinya para peserta pelatihan pidato empat bahasa ini akan mudah untuk belajar dan memutarnya sewaktu-waktu tanpa harus sering-sering merepotkan Bapak Fathur. Iya, karena beliau termasuk dosen yang mengajar dibeberapa jurusan, dan kesibukan beliau sangat luar biasa. Dan meski sangat sibuk dan padat sekali jadwal yang beliau miliki, Namun kami sangat senang dan bangga karena meskipun demikian beliau masih tetap berkenan memberikan bantuan dalam program pelatihan pidato empat bahasa ini. Terimakasih sebanyak-banyaknya kami sampaikan kepada Beliau, Bapak Fathurrohman atas segala waktu dan ilmunya. Semoga Allah membalas segala kebaikan Bapak.
Selain beliau Bpk. Fathurrohman, pelatihan pidato empat bahasa pada hari ini juga didampingi oleh dosen Manajemen Dakwah yang sekaligus sebagai penanggungjawab divisi Public Speaking. Dimana salah satu programnya adalah pelatihan pidato empat bahasa ini, dalam hal ini yakni saya sendiri, Zulva Ismawati. Dan tentunya juga dibantu oleh Bapak-Ibu dosen Jurusan Manajemen Dakwah yang lain, Bpk. Rifa’I, Bpk. Wahab, Bpk. Bobby, Ibu Nadia, Ibu Galuh, Ibu Ummah terimakasih kepada Bapak-Ibu semua.
Seperti yang kami ungkapkan diatas peringatan Harlah Jurusan Manajemen Dakwah (MD) akan dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2018. Dalam hal ini Program Pelatihan pidato empat bahasa mendapatkan tugas langsung dari beliau, Kajur Manajemen Dakwah, Bpk. Dr. Achmad Nurkholis, S.S., M.Pd.. Beliau memberikan amanah kepada program pelatihan pidato empat bahasa agar juga memberikan kontribusi dalam salah satu tampilan acara pada harlah MD yang yang akan datang. Dengan amanah tersebut program pelatihan pidato empat bahasa semakin bersemangat dan semakin terpacu untuk belajar dan berlatih. Dan Semangat pun ini terlihat baik dari pelatih, pendamping, maupun peserta pelatihan pidato empat bahasa. Dan semoga kedapan akan lebih baik dan lebih baik lagi, dan tentunya membawa manfaat kepada kita semua. Aaaamiiiinn. FUAD IAIN Tulungagung Maju, IAIN Tulungagung Jaya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *