Home » Uncategorized » KEUTAMAAN BULAN RAJAB

KEUTAMAAN BULAN RAJAB

Oleh: Imam Nasirudin
(Peneliti di Pusat Studi Pesantren IAIN Tulungagung)

Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT., di antara bulan-bulan yang lain. Jika bulan Ramadhan adalah bulan bagi ummat Nabi Muhammad, maka bulan Rajab adalah bulan bagi Allah SWT., karena dalam bulan ini Allah SWT., akan memberikan banyak ampunan bagi hamba-Nya.

Kata “Rajab” atau رجب terdiri dari tiga huruf, yakni ro’, jim dan ba’. Huruf ro bermakna rahmatullah memiliki arti Kasih sayang Allah. Huruf jim bermakna Jurmul ‘Abdi yang memiliki arti dosa-dosa atau kesalahan hamba. Sedangkan ba’ bermakna birrullah yang memiliki arti kebaikan Allah. Oleh karenanya, kata Rajab memiliki maksud bulan di mana Allah memberikan kebaikan atau ampunan bagi kesalahan-kesalahan hambanya dengan lantaran sifat rahmat-Nya. (Duroh al Nashihin, hal: 40)

Diriwayatkan dari Nabi SAW., bahwasanya beliau bersabda:
“من احياء أول ليلة من رجب لم يمت قلبه إذا ماتت القلوب وصب الله الخير من فوق رأسه صبا، وخرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه و يشفع لسبعين ألفا من أهل الخطايا قد يستوجبوا النار”
“barangsiapa menghidupkan malam pertama di bulan Rajab maka hatinya tidak akan mati, dan jikapun hati itu mati maka Allah akan menuangkan kebaikan dari atas kepalnya dan mengeluarkan dosa-dosanya hingga bersih seperti halnya ketika ia dilahirkan oleh ibunya. Selain itu juga ia dapat menolong tujuh puluh ribu orang ahli maksiat yang berhak masuk neraka”. Subhanallah, begitu besar Rahmat Allah yang diberikan kepada hambanya. (Durroh al Nashihin, hal : 40).

Tak heran jika di bulan rajab ini banyak kaum muslim memperingatinya dengan berbagai macam amal. Di antaranya dengan bersedekah, mengadakan majelis dzikir, mengadakan majelis shalawat, mengadakan pengajian akbar dan lain sebagainya. Ada juga yang mengamalkannya dengan menjalankan puasa-puasa sunnah, hal ini karena ada keutamaan tersendiri bagi yang mau berpuasa di dalamnya sesuai dengan jumlah hari ia menjalankan puasa.

Disebutkan pula dalam kitab Durroh al Nashihin bahwasnya barangsiapa berpuasa sehari maka ia akan mendapatkan ridha Allah yang mulia. Barangsiapa berpuasa selama 2 hari maka ia akan mendapatkan pujian ahli langit dan bumi sebagai orang yang mulia di sisi Allah SWT. Barangsiapa berpuasa selama 3 hari, maka ia akan dijaga dari bencana alam, siksa akhirat, sifat gila dan fitnah dajjal. Barangsiapa berpuasa selama 7 hari, maka akan dikunci baginya 7 pintu neraka jahannam. Barangsiapa berpuasa selama 8 hari, maka ia akan dibukakan 8 pintu surga. Barangsiapa berpuasa selama 10 hari, maka Allah akan mengabulkan segala permintaannya. Barang siapa yang berpuasa selama 15 hari, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu dan mengganti keburukannya dengan kebaikan-kebaikan.

Diriwayatkan dari Sahabat Abu bakar Ash Shiddiq, bahwasanya beliau pernah berkata: Tatkala sepertiga malam jum’at pertama di bulan rajab telah berlalu, para malaikat di langit dan di bumi semuanya berkumpul di dalam Ka’bah. Maka, Allah melihatnya dan berkata “Wahai para malaikat, mintalah sesuatu sesukamu!” kemudian para malaikat menjawab “Wahai tuhanku, kebutuhan kami hanyalah ingin memintakan ampun bagi orang yang berpuasa di bulan Rajab”, maka Allah pun menjawab “qod ghoffartu lahum. Aku telah mengampuni mereka”. (Durroh al Nashihin, hal : 41)

Demikianlah beberapa keutamaan dari berbagai macam keutamaan bulan Rajab. Semoga kita semua mendapatkan kesempatan beribadah di bulan rajab dan sya’ban, serta di pertemukan lagi dengan bulan Ramadhan. Aamiin.[]


Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>