HUMANIS RED-C MENGABDI

HUMANIST RED-C MENGABDI

b7662ac2-e6c5-4920-8d5a-6f01a9910fb5 9a6aadc0-07c8-4b1b-a946-f031a8009774 6efba860-7efa-4f92-b131-be97af0a82a8

Pidato dan Membaca Puisi merupakan  Keterampilan Berbicara. Keterampilan tersebut sudah diajarkan di pendidikan dasar. Sebagai bentuk apresiasi terhadap Keterampilan tersebut, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung mengadakan lomba Pidato Bahasa Indonesiadan Baca Puisi pada tanggal 24 Agustus 2019 di MI Progresif “Al Huda”, Ketanon Kedungwaru, Tulungagung. Yang bertindak sebagai Juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I, Dosen Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FTIK IAIN Tulungagung sekaligus anggota Bidang Humaniora Red-C. Dalam lomba tersebut terpilih juara pertama putra dan putri yang akan berlaga di tingkat Provinsi Jawa Timur, bertempat di Kabupaten Lumajang Jawa Timur pada tanggal 24-25 September 2019. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I. melatih para juara untuk persiapan lomba ke tingkat provinsi setiap Kamis dan Jumat.

PELATIHAN STRATEGI BRANDING KREATIF BAGI SANTRI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN TULUNGAGUNG

PELATIHAN STRATEGI BRANDING KREATIF BAGI SANTRI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN TULUNGAGUNG

R 3 R 2 R 1

Minggu, 1 September 2019, Pusat studi RED-C bekerjasama dengan Program Studi Tadris Biologi mengadakan kegiatan Pelatihan “Strategi Branding Kreatif” Bagi santri Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung. Narasumber pelatihan tersebut adalah Hendrik Bayu Admiko, Direktur Markaz Design sekaligus pengusaha muda Jawa Timur dan Dr. Eni Setyowati, S.Pd., MM., Ketua Program Studi Tadris Biologi sekaligus Direktur pusat Studi RED-C FTIK IAIN Tulungagung.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Musrikah, M.Pd., (dosen IAIN Tulungagung). Pembukaan diawali dengan membaca ummul kitab bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang dipandu oleh Dr. Eni Setyowati, S.Pd., MM dan Hendrik Bayu Admiko.

Isi sambutannya, Eni menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para santri di Ma’had Al Jamiah IAIN Tulungagung, agar selain mendalami ilmu pendidikan biologi dan ke-Islaman, para santri juga mampu secara kreatif dan inovatif berwirausaha. Diharapkan santri akan menjadi sarjana dengan paket lengkap. Selain itu diharapkan agar Ma’had Al-Jami’ah IAIN Tulungaung selain sebagai pusat ke-Islaman juga sebagai pusat wirausaha yang islami.

Sebagai generasi Z, mempunyai sikap mampu menciptakan lapangan kerja adalah suatu keharusan. Mahasiswa yang merupakan generasi muda yang berdedikasi harus mampu menguasai bagaimana strategi branding yang kreatif. Kemajuan teknologi yang sangat pesat merupakan media yang sangat memudahkan untuk berwirausaha. Oleh karena itu diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para santri bisa melakukan aksi untuk berwirausaha. Wirausaha tidak harus dengan modal yang tinggi, yang terpenting niat dan kemauan kemudian dilanjutkan dengan aksi, papar Eni.

Pemberian materi dilanjutkan oleh narasumber utama, yaitu Hendrik. Selain memotivasi para santri, Hendrik menyampaikan strategi-strategi dalam berwirausaha serta memberikan contoh branding-branding yang sukses di pasaran dan mengubah kehidupan seseorang.

Hendrik juga menjelaskan bahwa saat ini telah melalui tiga generasi, yaitu generasi X (1961-1980), Y (1981-1994), dan Z (1995-2010). Saat ini mahasiswa sebagai generasi Z adalah generasi global, maka strategi wirausaha yang kreatif dapat dimulai dari selling (menjual), kemudian branding (menciptakan merek) dan akhirnya akan menjadi produktif (mampu memproduksi sendiri). Kalian bisa memulai dengan selling terlebih dahulu, papar Hendrik. Selling yaitu menjualkan, untuk tingkat pemula maka yang bisa dilakukan adalah dengan menjualkan produk orang lain. Jika sudah mempunyai modal, maka bisa berlanjut ke branding, yaitu memikirkan merek. Zaman sekarang branding sangat penting. Coba kita bandingkan kopi yang diramu di dalam gelas biasa dengan kemasan yang bagus, apa yang terjadi? Generasi saat ini tentunya akan memilih yang menggunakan dengan kemasan, karena mempunyai nilai yang lebih, presisi yang lebih tinggi. Sehingga harga jualnya lebih tinggi. Oleh karena itu mahasiswa harus bisa mencari pasar untuk kelas menengah ke atas. Dengan bantuan teknologi dan media sosial, semuanya tidak ada yang sulit.

Brand atau merek saat ini merupakan hal yang penting. Melalui strategi branding, diharapkan penjual akan bisa mempengaruhi brand awareness (kesadaran merek) bagi konsumen.

Brand awareness adalah kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah merek, termasuk nama, gambar, logo, dan juga slogan-slogan tertentu yang pernah digunakan oleh brand tersebut dalam mempromosikan produk-produk mereka. Kemampuan konsumen untuk mengenal dan mengingat brand berperan besar dalam keputusan seseorang untuk membeli barang.

Mengapa Brand Awareness Penting?

Brand awareness sangat penting bagi bisnis apapun karena tidak hanya mengundang konsumen untuk membeli dari bisnis anda untuk pertama kalinya, brand awareness juga membuat konsumen untuk terus membeli dari bisnis Anda. Orang-orang akan lebih mungkin membeli barang atau memakai jasa dari nama yang mereka percaya dan mudah dikenali, misalnya dari logo dan tagline bisnis anda, brand Anda adalah hal pertama yang akan muncul di pikiran konsumen ketika mereka akan membeli sesuatu. Selain itu, jika mereka puas dengan brand Anda, kemungkinan besar mereka akan memberi tahu orang lain mengenai brand Anda yang tentu saja akan sangat membantu brand Anda.

Sebagai penutup, pemandu acara menyampaikan pesan kepada santri, betapa pentingnya pelatihan ini sebagai bekal bagi para santri di kehidupan nanti, sehingga diharapkan para santri akan siap untuk berjiwa entrepreneurship.

Article Review: Orwela, Citra, & Rohman, Khabibur. IMAJI SALEHAH DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM KASUS RINA NOSE

Oleh:

Defi Safitri

Article Review: Orwela, Citra, & Rohman, Khabibur. (2017). Imaji Salehah dalam Media  Sosial Instagram dalam Kasus Rina Nose. Jurnal Perempuan dan Anak, Vol. 1, 352-368.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengulas kajian bagaimana media membuat frame atas diri Rina Nose yang memutuskan melepas hijabnya menurut analisis Sara Mills. Kepesatan dari media massa terdapat sisi yang menawarkan keuntungan dan di sisi lain menjerumuskan. Namun, tatkala media massa juga memiliki manfaat untuk merepresentasikan perempuan yang terlihat banyak media massa yang menggunakan perempuan sebagai subjek manusia. Media memiliki kuasa membentuk framing mengenai konsep perempuan. Pernyataan diatas sebagai tanda gemparnya berita tentang pembawa acara Rina Nose yang memutuskan untuk melepas hijabnya pada hari kamis, 09 November 2017 setelah setahun yang lalu memutuskan untuk berhijab.

Continue Reading

Article Review: YUSUF MOHAMAD YASIN, PENDIDIKAN ISLAM INKLUSIF-MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF TEORI GESTALT

Oleh:

Muhamad Choirul Ichsan

 

Artikel yang direview ini terdapat dalam jurnal Ta’allum, Vol. 2, No. 2, Hal. 195-214 (2014) yang berjudul Pendidikan Islam Inklusif-Multikultural dalam Perspektif Teori Gestalt, ditulis oleh Mohamad Yasin Yusuf.

Artikel ini dibuat atas jawaban dari banyaknya fenomena kelompok agama yang memiliki ideologi yang mengarah pada kebenaran yang berlebihan, sepihak, dan eksklusif. Oleh sebab itu penulis mengajak untuk mengembangkan paradigma pendidikan Insklusif-Multikultural yang menghargai pluralitas dan heterogenitas sebagai konsekuensi dari keragaman budaya, etnis, dan agama.

Continue Reading

Article Review: SUBORDINASI PEREMPUAN DALAM ORGANISASI MAHASISWA IAIN TULUNGAGUNG TAHUN 2015

Oleh:

Romafi WK

 ROMAWI 1-1

Artikel yang ditulis Ni’matun Naharin dengan judul ‘Subordinasi Perempuan dalam Organisasi Mahasiswa IAIN Tulungagung Tahun 2015’ menempati halaman pada angka 175-194 dalam jurnal ‘MARTABAT: Jurnal Perempuan dan Anak’. MARTABAT adalah jurnal publikasi ilmiah yang dikelola Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Tulungagung. E-ISSN: 2581-0472, P-ISSN: 2581-2076. Volume 1, Nomor 1, Juli 2017.

Continue Reading

Article Review: HABIB AHMAD, “FUNGSI MANIFES DAN FUNGSI LATEN PESANTREN MAHASISWA BAITUL HIKMAH SURABAYA”

Oleh:

M. Irfan Firdaus

Artikel yang direview ini dapat pembaca temukan dalam link journal.unair.ac.id/download-fullpapers-aunc53d8a41f9full.pdf. Artikel dengan judul “Fungsi Manifes dan Fungsi Laten Pesantren Mahasiswa Baitul Hikmah Surabaya” merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Habib Ahmad, Jurusan Antropologi, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya dan telah dipublikasikan pada jurnal AntroUnairdotNet, Vol. VI/No 1/Pebruari 2017, halaman 72-83.

Penelitian ini membahas mengenai spesialisasi perkembangan pesantren mahasiswa dilihat dari fungsi manifes dan fungsi latennya dalam rangka membentuk santri yang berketerampilan dan berdaya saing disamping harus cerdas dan berakhlakul karimah dalam mengarungi perkembangan zaman milenial ini.

Continue Reading

Book Review: EMHA AINUN NADJIB, “INDONESIA BAGIAN DARI DESA SAYA”

Oleh:

Ahmad Kholil

 Buku Ahmad Kholil 82

Buku yang penulis review berjudul “Indonesia Bagian dari Desa Saya” ini, ditulis oleh Emha Ainun Nadjib, yang merupakan cetakan ke III tahun 2016.

Emha Ainun Nadjib atau yang kerap disapa Cak Nun merupakan budayawan sekaligus cendekiawan yang begitu jeli dalam menyikapi berbagai macam persoalan. Pemikirannya yang “nyeleneh” (lain daripada yang lain) namun dianggap lebih tepat dan begitu visioner serta revolusioner membuat banyak orang dari berbagai kalangan dan lapisan untuk belajar dari Emha. Buah pemikirannya banyak dituangkan pada tulisan dalam bentuk esai, kolom, cerpen maupun puisi-puisi yang telah mengisi berbagai media cetak maupun media maya serta buku-buku. Selain itu, Emha secara rutin telah banyak menyelenggarakan dialog dengan masyarakat di berbagai daerah dengan kemasan dakwah bersama grup musik Kiaikanjeng.

Continue Reading

ARTICLE REVIEW: ARY NUR WAHYUNINGSIH, PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERGAMBAR MATERI SISTEM SARAF UNTUK PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN STRATEGI PQ4R

Oleh:

Ayu Rosyidah

jurnal Ayu

Penelitian yang dilakukan Wahyuningsih ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan sumber belajar media komik bergambar sistem saraf manusia untuk pembelajaran yang menggunakan strategi PQ4R di SMA Negeri I Bojong yang valid efektif dan praktis. Artikel ini dimuat dalam Journal of Innovative Science Education. Diterima pada Januari 2012, disetujui Februari 2012, dan dipublikasikan Juni 2012.

Continue Reading

BOOK REVIEW: Beetlesstone, Florence. Creative Children, Imaginative Teaching, Janet Moyler (ed.)

Oleh:

Ahmad Sam’ani Fauzi

Beetlesstone, Florence. Creative Children, Imaginative Teaching, Janet Moyler (ed.), Philadepia: Open University, 1998, ISBN : 033519783 (pb) 033519784 (hb). Halaman 152, 6 Bab.

Kreatifitas dan imajinasi seringkali dipahami sebagai sesuatu yang individual, mengacu bakat, dan sulit dilakukan secara kolektif. Akan tetapi, sulit bukan berarti mustahil. Bagaimana mungkin menghubungkan imajinasi yang berlangsung dalam otak masing-masing orang ke dalam proses kreatif secara berkelompok, misalnya, dalam pembelajaran? Buku Florence Beetlesstone ini menjawab kemungkinan tersebut.

Continue Reading

JUMLAH REVIEW MAHASISWA MAGANG MENCAPAI 126

Setelah diberikan waktu dua minggu (20 April – 4 Mei 2018) untuk membuat review, baik review buku, artikel jurnal, video dan lain-lain, maka sejumlah 126 buah hasil review mahasiswa telah terkumpul dan dalam proses seleksi. Jumlah hasil review yang mencapai angka lebih dari 100 ini menunjukkan kabar menggembirakan bagi RED-C dan FTIK IAIN Tulungagung sekaligus merupakan tantangan bagi RED-C agar lebih eksis lagi ke depan. Terdapat beberapa kenyataan dari jumlah review tersebut, antara lain: (1) sebenarnya minat mahasiswa untuk membaca dan menulis adalah cukup besar meskipun harus ada sedikit paksaan, (2) minat mahasiswa untuk ingin melakukan penelitihan cukup besar, dan (3) minat mahasiswa di bidang saintek sangat besar (hal ini ditunjukkan dengan mahasiswa magang dengan minat terbesar adalah bidang saintek).

Dari 126 review yang masuk terdiri dari: 21 review bidang sosial humaniora, 25 review bidang pendidikan Islam dan sisanya 80 review adalah bidang saintek. Kondisi tersebut merupakan tantangan bagi RED-C untuk segera menindaklajutinya. (Tim RED-C)