Book Review: EMHA AINUN NADJIB, “INDONESIA BAGIAN DARI DESA SAYA”

Oleh:

Ahmad Kholil

 Buku Ahmad Kholil 82

Buku yang penulis review berjudul “Indonesia Bagian dari Desa Saya” ini, ditulis oleh Emha Ainun Nadjib, yang merupakan cetakan ke III tahun 2016.

Emha Ainun Nadjib atau yang kerap disapa Cak Nun merupakan budayawan sekaligus cendekiawan yang begitu jeli dalam menyikapi berbagai macam persoalan. Pemikirannya yang “nyeleneh” (lain daripada yang lain) namun dianggap lebih tepat dan begitu visioner serta revolusioner membuat banyak orang dari berbagai kalangan dan lapisan untuk belajar dari Emha. Buah pemikirannya banyak dituangkan pada tulisan dalam bentuk esai, kolom, cerpen maupun puisi-puisi yang telah mengisi berbagai media cetak maupun media maya serta buku-buku. Selain itu, Emha secara rutin telah banyak menyelenggarakan dialog dengan masyarakat di berbagai daerah dengan kemasan dakwah bersama grup musik Kiaikanjeng.

Salah satu bukti kejelian dan visioneritas pemikiran Emha tertuang dalam buku ini, Indonesia Bagian dari Desa Saya. Dalam buku ini Emha menggambarkan beberapa permasalahan sosial-budaya yang ada di Indonesia pada tahun 70-an. Pergeseran nilai dalam masyarakat Indonesia pada skala desa pinggiran hingga perkotaan modern secara gamblang dijelaskan dalam 29 esai yang terhimpun dalam buku ini. Meski demikian, apabila dicermati, substansi problem sosial dalam buku tersebut sebenarnya masih terus berlangsung dan relevan pada zaman sekarang. Itulah salah satu alasan buku ini kembali diterbitkan setelah 30 tahun, yakni pada tahun 2013 dan 2016.

Esai-esai yang berjudul ‘Dari Kelontong Pinggiran ke Kubu-Kubu Metropolitan’, ‘Miskin Pola Ekspresi: Salah Satu Masalah Anak-anak Muda Kita’ dan ‘Indonesia Bagian dari Desa Saya’ merupakan bagian yang menurut saya paling jelas substansi persoalannya yang masih relevan dan berlangsung hingga saat ini. Emha menggambarkan berbagai macam degradasi bahkan dekadensi moral yang sedang berlangsung pada masyarakat, yang menjurus pada kegilaan sikap sosial-budaya yang Ia sebut sebagai “zaman edan”. Namun tak lupa Emha juga menggambarkan keutuhan manusia yang masih memegang teguh ketepatan nilai-dan norma dalam kehidupannya. Tidak hanya pada dimensi budaya, Emha juga menjajaki dimensi religiusitas yang begitu melekat dan khas. Kesemuanya dipadukan dalam analisa yang jeli, cerdas dan sampai pada substansinya.

Seperti biasanya, Emha selalu mengajak masyarakat untuk berdialog dan menyelenggarakan pendidikan pola pikir yang tepat kepada masyarakat. Tentu dalam buku ini, Emha senantiasa mengajak para pembaca untuk berdialog mengenai problematika sosial masyarakat, sekaligus beberapa formulasi pemecahannya. Pemikiran Reflektif Emha yang tertuang dalam buku tersebut mengajak kita untuk berpikir dan mendalami histori-realitas masyarakat yang terus berjalan. Menurut saya, buku ini sangat bermanfaat bagi generasi sekarang untuk menumbuhkan kesadaran akan pergeseran sosial masyarakat Indonesia yang kemudian dapat dicermati kembali dan direnungi bersama dalam menghadapi masa depan yang penuh akan dinamika dan tantangan secara lebih jernih dan kreatif.

Tentang Penulis:

Ahmad Kholil 82

Ahmad Kholil, lahir pada 28 Agustus 1997 di Blitar, Jawa Timur. Lulusan SMA Negeri 1 Srengat pada tahun 2016, kemudian menempuh kuliah di IAIN Tulungagung Jurusan Manajemen Pendidikan Islam mulai tahun 2016. Hobi musik, menulis dan terkadang olahraga airsoftgun. Aktif mengikuti organisasi di sekolah diantaranya, Ketua Umum Remaja Masjid SMA Negeri 1 Srengat tahun 2015/2016, dan sekarang aktif sebagai sekretaris umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam periode 2017/2018.

Aktif dalam pelestarian dan pengembangan seni musik etnik dan tradisional jawa (gamelan) sejak bangku SMP hingga sekarang. Pernah beberapa kesempatan menjadi pembicara materi keorganisasian dan administrasi di organisasi tingkat SMA. Saat ini bergabung dalam Lembaga RED-C IAIN Tulungagung sebagai wadah pengembangan minat dalam kepenulisan dan penelitian. (Tim RED-C)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>