PELATIHAN STRATEGI BRANDING KREATIF BAGI SANTRI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN TULUNGAGUNG

PELATIHAN STRATEGI BRANDING KREATIF BAGI SANTRI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN TULUNGAGUNG

R 3 R 2 R 1

Minggu, 1 September 2019, Pusat studi RED-C bekerjasama dengan Program Studi Tadris Biologi mengadakan kegiatan Pelatihan “Strategi Branding Kreatif” Bagi santri Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung. Narasumber pelatihan tersebut adalah Hendrik Bayu Admiko, Direktur Markaz Design sekaligus pengusaha muda Jawa Timur dan Dr. Eni Setyowati, S.Pd., MM., Ketua Program Studi Tadris Biologi sekaligus Direktur pusat Studi RED-C FTIK IAIN Tulungagung.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Musrikah, M.Pd., (dosen IAIN Tulungagung). Pembukaan diawali dengan membaca ummul kitab bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang dipandu oleh Dr. Eni Setyowati, S.Pd., MM dan Hendrik Bayu Admiko.

Isi sambutannya, Eni menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para santri di Ma’had Al Jamiah IAIN Tulungagung, agar selain mendalami ilmu pendidikan biologi dan ke-Islaman, para santri juga mampu secara kreatif dan inovatif berwirausaha. Diharapkan santri akan menjadi sarjana dengan paket lengkap. Selain itu diharapkan agar Ma’had Al-Jami’ah IAIN Tulungaung selain sebagai pusat ke-Islaman juga sebagai pusat wirausaha yang islami.

Sebagai generasi Z, mempunyai sikap mampu menciptakan lapangan kerja adalah suatu keharusan. Mahasiswa yang merupakan generasi muda yang berdedikasi harus mampu menguasai bagaimana strategi branding yang kreatif. Kemajuan teknologi yang sangat pesat merupakan media yang sangat memudahkan untuk berwirausaha. Oleh karena itu diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para santri bisa melakukan aksi untuk berwirausaha. Wirausaha tidak harus dengan modal yang tinggi, yang terpenting niat dan kemauan kemudian dilanjutkan dengan aksi, papar Eni.

Pemberian materi dilanjutkan oleh narasumber utama, yaitu Hendrik. Selain memotivasi para santri, Hendrik menyampaikan strategi-strategi dalam berwirausaha serta memberikan contoh branding-branding yang sukses di pasaran dan mengubah kehidupan seseorang.

Hendrik juga menjelaskan bahwa saat ini telah melalui tiga generasi, yaitu generasi X (1961-1980), Y (1981-1994), dan Z (1995-2010). Saat ini mahasiswa sebagai generasi Z adalah generasi global, maka strategi wirausaha yang kreatif dapat dimulai dari selling (menjual), kemudian branding (menciptakan merek) dan akhirnya akan menjadi produktif (mampu memproduksi sendiri). Kalian bisa memulai dengan selling terlebih dahulu, papar Hendrik. Selling yaitu menjualkan, untuk tingkat pemula maka yang bisa dilakukan adalah dengan menjualkan produk orang lain. Jika sudah mempunyai modal, maka bisa berlanjut ke branding, yaitu memikirkan merek. Zaman sekarang branding sangat penting. Coba kita bandingkan kopi yang diramu di dalam gelas biasa dengan kemasan yang bagus, apa yang terjadi? Generasi saat ini tentunya akan memilih yang menggunakan dengan kemasan, karena mempunyai nilai yang lebih, presisi yang lebih tinggi. Sehingga harga jualnya lebih tinggi. Oleh karena itu mahasiswa harus bisa mencari pasar untuk kelas menengah ke atas. Dengan bantuan teknologi dan media sosial, semuanya tidak ada yang sulit.

Brand atau merek saat ini merupakan hal yang penting. Melalui strategi branding, diharapkan penjual akan bisa mempengaruhi brand awareness (kesadaran merek) bagi konsumen.

Brand awareness adalah kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah merek, termasuk nama, gambar, logo, dan juga slogan-slogan tertentu yang pernah digunakan oleh brand tersebut dalam mempromosikan produk-produk mereka. Kemampuan konsumen untuk mengenal dan mengingat brand berperan besar dalam keputusan seseorang untuk membeli barang.

Mengapa Brand Awareness Penting?

Brand awareness sangat penting bagi bisnis apapun karena tidak hanya mengundang konsumen untuk membeli dari bisnis anda untuk pertama kalinya, brand awareness juga membuat konsumen untuk terus membeli dari bisnis Anda. Orang-orang akan lebih mungkin membeli barang atau memakai jasa dari nama yang mereka percaya dan mudah dikenali, misalnya dari logo dan tagline bisnis anda, brand Anda adalah hal pertama yang akan muncul di pikiran konsumen ketika mereka akan membeli sesuatu. Selain itu, jika mereka puas dengan brand Anda, kemungkinan besar mereka akan memberi tahu orang lain mengenai brand Anda yang tentu saja akan sangat membantu brand Anda.

Sebagai penutup, pemandu acara menyampaikan pesan kepada santri, betapa pentingnya pelatihan ini sebagai bekal bagi para santri di kehidupan nanti, sehingga diharapkan para santri akan siap untuk berjiwa entrepreneurship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>